> Oktober 2010 | Prigibeach Trenggalek

Trenggalek : Enam Dokter Spesialis Mengancam Akan Mundur

Dr. Noto Budiant (pbc).

Trenggalek (prigibeach.com) - Enam orang dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah dr Soedomo, Trenggalek, Jawa Timur, mengancam akan mengundurkan diri. Mereka menggelar aksi sebagai bentuk protes atas penunjukan dr Noto Budiyanto sebagai direktur baru mereka. Aksi boikot yang juga diikuti sejumlah dokter umum dan pejabat level menengah di rumah sakit pemerintah itu dilakukan diam-diam, tertutup dengan menyampaikan aspirasi keberatan ke Komisi IV DPRD Trenggalek, Jumat (29/10).

Saat dikonfirmasi melalui selularnya soal aksi tersebut, Pj. Direktur  RSUD dr Soedomo, Noto Budianto terkesan menghindar. 

"Kita tungu saja setelah pengumuman rolling pejabat oleh Bapak Bupati, Anda akan saya telepon," jawabnya. Hal yang sama juga dilakukan sejumlah dokter spesialis maupun karyawan RSUD lain yang ikut rombongan aksi. Mereka memilih bungkam ketika ditanya tentang materi dialog mereka dengan perwakilan Komisi IV.

"Maaf, kami belum bisa berkomentar," kata salah seorang dokter menolak diwawancarai. Kepastian adanya resistensi atas penunjukan dr Noto Budiyanto sebagai Direktur RSUD dr Soedomo akhirnya diperoleh dari Ketua Komisi IV, Ahmad Jauzy Turseno.

Meski awalnya juga sempat menolak berkomentar, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Trenggalek ini secara umum membenarkan adanya suara keberatan dari kalangan internal RSUD. Hanya, dia mengatakan objek penolakan itu tidak disampaikan Jauzy secara spesifik.

"Intinya enam dokter spesialis ini mengancam akan mundur dari jabatannya jika penunjukan direktur (RSUD) yang baru tidak tepat," kata Jauzy singkat.

Ia menolak berkomentar kepada media soal materi protes yang mereka dialogkan dengan perwakilan karyawan RSUD di ruang Komisi IV. Ia hanya berjanji akan memberikan keterangan secara mendetail jika prosesi mutasi atau pengambilan sumpah/janji pejabat struktural di pendopo Trenggalek, yang dimulai Jumat siang, sekitar pukul 13.30 WIB selesai.

Namun hingga acara itu selesai pukul 16.00 WIB, Jauzy justru tak memperlihatkan diri sama sekali. Dr Noto Budiyanto sendiri akhirnya tetap dilantik sebagai Direktur RSUD dr Soedomo Trenggalek menggantikan direktur sebelumnya, dr Agus Harijono. Mantan Kepala Dinas Kesehatan Trenggalek yang terakhir kali menjabat sebagai staf ahli bupati bidang kesehatan masyarakat itu sejak terpilihnya Mulyadi sebagai bupati memang telah disebut-sebut bakal dipromosikan menjadi direktur RSUD dr Soedomo. Akhir April 2010 lalu, dia sepertinya sengaja dicongkel karena dinilai tidak loyal mendukung pencalonan Bupati Trenggalek sebelumnya, Soeharto.(pbc/haz)

Related Posts with Thumbnails
Read more..

Trenggalek : Pendaftaran CPNS Mulai 14-25 Nopember 2010

Trenggalek (prigibeach.com) - Akhirnya Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Trenggalek, Jawa Timur mengeluarkan pernyataan tentang rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dalam hearing dengan Komisi I DPRD Trenggalek, BKD Trenggalek menyampaikan bahwa pengumuman dan pendaftaran rekrutmen CPNS akan dilaksanakan tanggal 14-25 november 2010, tes tulis 4 Desember 2010.

Kuota kebutuhan Calon Pegawai negeri Sipil (CPNS) 2010 di Kabupaten Trenggalek yang telah disetujui adalah sejumlah 310 orang. Dengan rincian 91 tenaga guru, 81 tenaga kesehatan dan 138 tenaga teknis. Rincian formasi kebutuhan tenaga pegawai akan disampaikan secara tertulis kepada DPRD. 

Menurut Sukono, Ketua Komisi I, mengenai akurasi kebutuhan CPNS bisa diterima, sedangkan teknis penyelenggaraan sepenuhnya menjadi kewenangan pihak BKD.

"Mereka sudah membentuk Panitia, sedangkan kuota yang disetujui oleh Kementerian PAN & RB,adalah sebesar 310 personil, terdiri dari 91 guru, 81 tenaga kesehatan dan138 tenaga teknis," ujarnya.

Ditambahkan Sukono, teknis penyelenggaraan tes sejak awal pendaftaran hingga pengumuman hasil tes dikomando langsung oleh Gubernur Jawa Timur.(Haz)
Read more..

Trenggalek : Bupati Mulyadi WR Rolling 226 Pejabat

Trenggalek (prigibeach.com) - Bupati Trenggalek, Jawa Timur, H.Mulyadi WR, Jum'at merolling 226 pejabat di lingkungan Pemkab setempat. 21 antaranya pejabat eselon II. Selain itu, Mulyadi juga me-rolling 71 pejabat eselon III, 137 pejabat eselon IV dan 7 pejabat eselon V. Pelantikan kemarin digelar di aula Pendopo kabupaten sekitar pukul 13.30 WIB, artinya molor sekitar setengah jam dari waktu yang dijadwalkan.

Beberapa pejabat Teknis yang terkena rolling dari 21 pejabat eselon II adalah , Ir. Ekanto Malipurbowo yang sebelumnya menjabat Kadis Pekimsih menjadi Kepala Badan Kesbanglimaspol, Drs. Puji Purwandi yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pengairan menjadi Staff Ahli Bupati, sedang jabatan kepala PU Bina Marga dan Pengairan yang baru dijabat oleh Ir. Soleh sebelumnya menjabat KTU DPPKAD dan Kepala Dinas Perkimsih dijabat oleh Drs. Ali Mustofa sebelumnya menjabat kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana. Kepala Dinas Pendidikan Abu Mansur ditetapkan sebagai Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, selanjutnya jabatan Kepala Diknas dijabat Drs. Kusprigianto, MM yang semula Kepala Disporaparibud.

Sedang tiga pejabat eselon II yang tidak terkena Rolling adalah Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan, Dinas Peternakan, Ir. Joko Surono, Dinas Perhubungan dan Infokom, Ulang Setyadi SH serta Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Ir. Surya Admaja.

Pelantikan dan mutasi jabatan itu sesuai PP No. 41/2007 tentang Pedoman Organisasi Perangkat Daerah. Kemudian, Surat Keputusan (SK) Bupati Trenggalek No. 821.2/216/406.073/2010 tentang Pengangkatan/Alih Tugas PNS dalam Jabatan Eselon II di Lingkungan Pemkab Trenggalek. Kemudian SK No. 821.2/217/406.073/2010 untuk pengangkatan pejabat eselon III. Lalu, SK No. 821.2/218/406.073/2010 tentang Pengangkaan Pejabat Eselon IVA dan IVB.Bupati mengatakan, dirinya mengharapkan agar pelantikan dan mutasi jabatan yang telah dilaksanakan jangan dianggap suatu yang luar biasa. Sebab, pelantikan dan mutasi ini telah sesuai dengan kebutuhan organisasi perangkat daerah. ''Pelantikan dan mutasi hal yang biasa di dalam instansi pemerintah. Karena, merupakan bagian dari kehidupan organisasi dan bagian pola pembinaan karir pegawai," katanya.

Kebijakan tersebut bagian dari upaya untuk memantapkan organisasi, sesuai dengan PP No. 41/2007 dimaksud agar setiap aparatur dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara prima serta terukur. Di samping itu, mutasi jabatan juga dimaksudkan guna menumbuhkan suasana baru dan meningkatkan prestasi kerja.Mulyadi menyatakan, tujuan utama mutasi jabatan adalah sebagai upaya untuk mendewasakan organisasi agar bisa beradaptasi dengan lingkungan strategis yang senantiasa berubah sedemikian cepat. Karena itu, pelantikan hendaknya dimaknai dari sudut kepentingan organisasi. Bukan sekadar penempatan figur-figur aparatur pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu. Terutama adalah dalam rangka pengembangan karir PNS.

Sudah barang tentu, mutasi ini mempertimbangkan nilai-nilai kemampuan, kompetensi, integritas, moralitas, pangkat, pendidikan, pelatihan, dan pengalaman jabatan. Selain itu, juga dipertimbangkan loyalitas, nilai pengabdian dan komitmen terhadap tugas, serta tanggung jawab kepada negera dan bangsa," katanya.

Dia juga mengharapkan dengan ditetapkannya pejabat baru dalam struktural Pemkab Trenggalek, agar dapat menunjukkan kinerja secara maksimal dan berpedoman pada tupoksi. Sehingga, yang menjadi tujuan organisasi dapat tercapai dengan baik.Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Kholiq SH, Sekkab Ir. Cipto Wiyono, dan Ketua DPRD S.Akbar Abas SE MM. (Haz)

Read more..

Trenggalek : Gerbong Mutasi Diluncurkan Bupati H. Mulyadi WR.

Trenggalek ( prigibeach.com) - Pemerintahan Mulyadi-Kholiq akan memulai babak barunya. Pertanyaan masyarakat akan adanya mutasi besar-besaran, hari ini Jum'at (29/10) sekitar pukul 13.00 nanti sehabis sholat Jum'at akan benar-benar terjadi. Tidak hanya pejabat yang me-nakhodai SKPD (Satuan Kerja Pemerintah Daerah) saja, tetapi banyak Kabid serta Kasi yang akan dipindah dari tempat kerjanya nanti.

Seperti dijelaskan Kabid Mutasi Badan Kepegawaian Daerah ( BKD) Drs. Puguh Subiyanto bahwasannya Mutasi nanti memang akan dilaksanakan . Proses sebelum ini mulai dari wacana evaluasi masing-masing SKPD sampai sharing antar pimpinan juga telah dilakukan , sehingga sekarang ini telah masuk finalisasai.
Tetapi baik Puguh maupun Yoso Mihardi selaku Kabag Humas juga enggan berkomentar kepada prigibeach.com tentang berapa jumlah personal maupun data valid SK Bupati tentang mutasi ini. " Tolong nanti saja kita bertemu Jam 13.00 di Pendopo " Ucap Yoso sewaktu dihubungi melalu pesawat selularnya.

Terpisah , banyak rekanan pekerja proyek yang sedang beraktifitas di Dinas PU Binamarga dan Pengairan mengeluhkan tentang khabar mutasi hari ini. Ini disebabkan banyak kontraktor yang sudah membuat komitmen sendiri dengan beberapa pejabat yang ada di SKPD tersebut. "Waduh, ini gimana kelanjutan komitmen kita kalau mereka pindah," ujar salah satu kontraktor yang namanya tidak mau di sebutkan sambil menghindar dari wartawan.

Lilik Retnohadi ,SE penggiat LSM di kota "Kripik" ini berkomentar tentang mutasi nanti. " Pada dasarnya hal ini adalah hak prerogratif Bupati, tetapi saran kepada Bupati agar seyogyanya tetap mengacu pada azaz profesionalitas serta akuntabilitas personal yang akan ditempatkan." tegasnya. ( Haz)
Read more..

Sherina Munaf Yang Bikin "Gregeten"

Nama: Sherina Munaf
Tanggal lahir: 11 Juni 1990
Status: Single  
Zodiak: Gemini
Lahir di: Bandung  
Debut: Album 'Andai Aku Besar Nanti' (1999)

Gadis bernama lengkap Sinna Sherina Munaf ini lahir di Bandung, Jawa Barat. Sherina adalah penyanyi Indonesia yang sudah tenar sejak masih berumur 9 tahun. Sherina adalah anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Triawan Munaf dan Luki Ariani.

Sherina muncul pertama kali pada tahun 1999 dengan album "Andai Aku Besar Nanti". Pehobi melukis ini membawakan lagu-lagu gubahan Elfa Secioria. Di album ini terdapat 7 lagu yang masing-masing berjudul Andai Aku Besar Nanti, Balon Udaraku, Bermain Musik, Dua Balerina, Kembali Ke Sekolah, Pelangiku dan Putri Dalam Cermin. Lagu-lagunya itu menggebrak pasar Indonesia. Lantunan suara Sherina kecil membuat anak-anak seolah mendapat  musik alternatif yang sesuai.

Di tahun yang sama, Sherina muncul di layar lebar pada 2001 melalui Petualangan Sherina bersama Derby Romero, Didi Petet, Mathias Muchus dan  Butet Kertaradjasa. Film dimulai dengan permusuhan Sherina dan Sadam yang diperankan Derby Romero. Namun permusuhan kedua anak ini berubah menjadi persahabatan saat Sadam dan Sherina menghadapi penculikan Pak Raden (diperankan Butet Kertaradjasa) yang ingin menguasai tanah pertanian Ardiwilaga, ayah Sadam. 

Peran kedua bocah ini dalam film arahan sutradara Riri Reza mendapat sambutan luar biasa dari penonton Indonesia. Film 'Petualangan Sherina' disebut-sebut sebagai awal kebangkitan perfilman Indonesia. Setelah kesuksesan  Petualangan Sherina, beberapa film  musikal anak kemudian bermunculan. Lagu-lagu Sherina yang ditampilkan di film itu langsung menarik perhatian khalayak. Demam Sherina pada tahun itu sempat melanda anak-anak di seluruh Indonesia.

Selain itu, Sherina bersama beberapa rekannya seperti Maisy, Saskia, Geofanny, Joshua, dan Kenny bermain dalam operet musikal Bobo berjudul Misteri Naga Ungu. Masa itu, Sherina adalah tolok ukur keberhasilan artis anak-anak di Indonesia.

Di masa kecil, lulusan British International School ini juga pernah tampil sepanggung bersama Westlife, grup band asal Inggris, menyanyikan lagu 'I Have A Dream', yang sedang tenar kala itu. Di saat karirnya sedang di puncak, Sherina memutuskan untuk mundur sejenak. Dia berkosentrasi untuk pendidikan dan meninggalkan dunia hiburan hingga menginjak umur 16 tahun.

Tahun 2008, Sherina muncul dengan penampilan yang beranjak remaja. Dia berubah menjadi seorang penyanyi remaja dengan lagu-lagu yang mulai beraroma percintaan. Sherina kemudian bergabung untuk membuat lagu dalam film "Laskar Pelangi" dan Ayat-Ayat Cinta".  Dan tahun 2009 kembali ia mengeluarkan album "Gemini".

Di awal tahun 2007, saat berumur 16 tahun, Sherina muncul kembali dengan sebuah album baru yang bertajuk "Primadona". Keponakan penyanyi senior Indonesia, Fariz Rustam Munaf ini muncul dengan jenis lagu yang sangat berbeda dengan saat dia masih kecil. Pada tahun ini juga, Sherina ditunjuk sebagai ikon Panasonic menggantikan Dian Sastrowardoyo.

Walaupun album yang menandai dirinya terjun sebagai penyanyi dewasa tak terlalu diterima pasar, Sherina tetap optimis untuk bertahan di jalur musik. Sherina juga tak menyerah untuk terus menggubah syair-syair lagu sesuai suasana hatinya. Banting tulang, ia terus mencari jenis musik yang cocok untuk didengar kawula muda Indonesia.

Pada tahun 2008, selain membuat lagu untuk film Laskar Pelangi dan Ayat-ayat Cinta, Sherina ditunjuk sebagai ikon Grand Indonesia Shopping Town. Di tahun 2009, kerja kerasnya membuahkan hasil. Album yang bertajuk "Gemini" benar-benar diterima pasar. Gemini adalah album kelima Sherina Munaf. Diluncurkan pada 9 Juli 2009 di Hard Rock Cafe Plaza eX. Berisi 12 buah lagu yaitu Ku Mau Kau Mau, Cinta Pertama dan Terakhir, Geregetan, Simfoni Hitam (versi Band), Pikir Lagi, Battle of Dance, Bukan Cinta Segitiga, Pergilah, Kau, Semoga Kau Datang, Simfoni Hitam (versi Orkestra), Jalan Cinta.

Sherina mengaku di album anyar  yang membuktikan transformasinya sebagai penyanyi dewasa. Tak tanggung-tanggung ia ikut terjum langsung dalam pembuatan lagu, aransemen hingga proses rekaman. Meski banyak yang menyebut dirinya sebagai seorang idealis dalam menghasilkan karya, Sherina mengaku dia hanya menginginkan hasil karyanya sempurna dan sesuai keinginannya. 

Pada pembuatan single kedua dalam album Gemini, "Geregetan", sebelum mengacungkan jempol tanda puas atas hasil akhirnya, Sherina sempat mengubah lirik lagu beberapa kali, menyanyikan dan mengaransemen lagu berulang-ulang, serta mengulangi proses rekaman lagu itu. Hasilnya tak mengecewakan. Sejak dirilis ke pasar, lagu Geregetan kerap tampil di radio dan layar televisi.  Kesuksesan penyanyi penyuka Marylin Manson, Peterpan, Slank,  dan Gigi tak membuatnya puas.

Sherina berkeinginanan melakukan kolaborasi dengan beberapa penyanyi, seperti Fariz RM. Dia pun sempat berduat dengan dua grup musik tenar di Indonesia, Gigi dan Slank. Soal keinginan kembali ke layar lebar, Sherina mengatakan akan mempertimbangkan lebih dulu. Meski sukses semasa kecil sebagai aktris cilik, ia tak mau setengah-setengah jika terjun kembali ke film. Agar akting maksimal, gadis yang piawai bermain gitar ini  mengaku perlu belajar akting karena ia tak memiliki latar berperan. Bilapun ingin berakting, Sherina memilih film musikal yang dulu membesarkan namanya. (omg.yahoo)
Read more..

Trenggalek : Samsul Anam Wakil Ketua DPRD, Gantikan Kholiq

Trenggalek (prigibeach.com) - Gelanggang politik di Kabupaten Trenggalek kembali diramaikan dengan pentas babak baru, paska dilantiknya Kholiq, S.Ag,Msi. sebagai Wakil Bupati Periode 2010-2015. Terjawab sudah polemik yang menyelimuti tubuh partai bercirikan bintang sembilan itu. Padahal sebelumnya Drs .Sukarodin adalah calon kuat yang paling banyak disebut untuk menggantikan Ketua Cabang, Khloliq, yang sekarang menduduki kursi No 2 di pemerintahan.

Samsul Anam nampak menunjukkan sikap biasa saja sewaktu di temui prigibeach.com di Gedung DPRD kemarin Selasa(26/10) , malahan terlihat aktif saat menerima tamu dari DPRD Magelang. " Tugas ini merupakan amanah partai , jadi sejogyanya kita emban untuk laksanakan tugas berat ini" Kata politisi asal Kedunglurah ini.

Mahfud Effendy Sekretaris DPRD Trenggalek menjelaskan bahwasannya hasil dari keputusan rapat Paripurna DPRD pagi itu masih akan kita usulkan ke propinsi. " Mekanisme sudah dijalankan , mulai surat dari DPC PKB no 159/DPC-02/A.1/X/2010, perihal usulan penetapan sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Trenggalek serta hasil dari rapat Paripurna DPRD tentang persetujuan usulan pemberhentian dan usulan pengangkatan Pimpinan " Jelas mantan Bawas itu.

Sementara itu Mukyarti, Sag, MAg , Bendahara Cabang PKB Trenggalek ketika disinggung tentang adanya perbedaan pendapat pada calon pengganti wakil ketua dewan tersebut, langsung menyanggahnya. " Semua sudah dilalui, mekanisme rapat Cabang partai sudah selesai, jadi tidak benar bila ini menjadi masalah di partai kami" Terangnya.(haz)
Read more..

Trenggalek : Upacara Sumpah Pemuda, YPC Trenggalek Raih Juara I Nasional PIK

Trenggalek (prigibeach.com) - Tema Sumpah Pemuda ke-82 tahun ini adalah "Bangun Karakter Pemuda demi Bangsa Indonesia yang Maju dan Bermartabat" mengandung pesan bahwa langkah menuju Indonesia yang maju dan bermartabat sangat bergantung pada karakter pemuda yang kokoh di atas semangat persatuan dan kesatuan Indonesia. Karakter yang kokoh ini bercirikan semangat patriotik, jiwa nasionalis, jati diri yang mengakar, wawasan luas, kecerdasan yang mencerahkan, keperdulian yang merekatkan, serta keteguhan untuk bersatu yang semuanya dinaungi oleh nilai-nilai Pancasila dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Demikian H. Mulyadi WR, Bupati Trenggalek, Jawa Timur, membacakan sambutan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga yang dibacakan oleh Bupati Trenggalek menyatakan bahwa hari Sumpah Pemuda selalu memicu inspirasi dan motivasi baru untuk memajukan bangsa Indonesia.

Upacara berlangsung di halaman Pendopo Kabupaten Trenggalek, hari ini Kamis, (28/10), diikuti pelajar dan mahasiswa, organisasi kepemudaan, korpri, TNI dan POLRIb dengan Inspektur Upacara, Bupati Trenggalek, H. Mulyadi WR.

Dalam akhir sambutan, Bupati berharap semoga keluhuran dan keteladanan pemuda-pemuda pada kongres Pemuda Indonesia kedua di Tahun 1928 terus mengilhami pemuda Indonesia untuk berjuang demi bangsanya di hari dan masa depan.

Dalam kesempatan itu, diserahkan penghargaan kepada Kesehatan reproduksi Remaja Youth Partnership Center, Pusat Informasi dan Konseling Tongkrongan Informasi dan Konsultasi remaja sebagai Juara I PIK Remaja Tingkat nasional Tahap tegar. Diserahkan pula mobil dinas penerangan Keluarga Berencana kepada Badan Pemberdayaan Perembuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek. (haz)

"Bangun Karakter Pemuda 
Demi Bangsa Indonesia Yang Maju dan Bermartabat"



 
Read more..

Panji Patrem Selenggarakan Pameran Tosan Aji 1000 Pusaka

Trenggalek (prigibeach.com) - Memperingati Hari Pahlawan 10 Nopember 2010 sekaligus dikaitkan dengan momentum Sumpah Pemuda, Paguyuban Panji Patrem akan selenggarakan Pameran Tosan Aji, dengan thema Gebyar 1000 Pusaka. Acara akan digelar mulai tanggal 10 hingga 14 Nopember 2010 bertempat di Gedung Serba Guna Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek, Jawa Timur. 

Panji Patrem adalah paguyuban para penggemar benda-benda pusaka (tosan aji), diprakarsai dan dimotori oleh tokoh-tokoh muda yang peduli pada eksistensi nilai-nilai budaya tradisional yang ada di daerah Trenggalek. Anggota paguyuban ini paling sedikit memiliki dan menyimpan 5 buah benda pusaka dari jenis besi (wesi-tosan) baik berupa keris, tombak maupun bentuk lain yang lebih spesifik dan jarang dikenal oleh masyarakat.

"Namun kami juga membuka diri dan menerima anggota yang secara pasif menggemari benda-benda pusaka peninggalan nenek moyang, sekalipun yang bersangkutan sama sekali tidak meiliki tosan aji", demikian Mukti Harsaya, Sekretaris Panitia Pameran Gebyar 1000 Pusaka. 

Pecahkan Rekor MURI 

Pemaran kali ini diselenggarakan dengan dana swadaya hasil urunan dari anggota. Bertujuan untuk memperkenalkan berbagai bentuk dan jenis tosan aji yang ada di Trenggalek dan seluruh Indonesia. Peserta pameran bukan hanya lokal, tetapi juga datang dari daerah seperti Tulungagung, Blitar, Kediri, Ponorogo, Pacitan, Magetan, bahkan dari Madiun, Solo dan Surakarta, juga paguyuban lain di luar Jawa, yakni Bali, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Papua, Maluku dan Nusa Tenggara. Diperkirakan ada 25 Paguyuban penggemar Tosan Aji seluruh Indonesia sudah menyatakan siap untuk hadir. Serta tujuh kolektor benda pusaka terkenal di Indonesia, akan mengikuti pameran secara total dengan mengeluarkan semua koleksi benda pusaka mereka yang sudah terbilang sangat langka.

"Kami berharap pameran ini bisa menggugah rasa nasionalisme dan kebanggan terhadap nilai-nilai budaya bangsa sendiri. Sehingga masyarakat tidak begitu saja terpolusikan oleh kemajuan teknologi modern yang memang semakin canggih", kata Mukti Harsaya. Selanjutnya, dia dan seluruh anggota Paguyuban Tosan Aji Panji Patrem, sangat mengharapkan uluran kepedulian dari pihak Pemerintah Kabupaten Trenggalek. 

"Paling tidak dukungan moril berupa pemberian kemudahan administrasi, fasilitas dan sosialisasi tentang perlunya masyarakat kita untuk mempertahankan dan memelihara benda-benda pusaka. Dukungan nyata dari instansi pemerintah daerah melalui Dinasi Pariwisata, Pemuda, Olahraga dan Budaya (Disporaparibud). Sesuai dengan undang-undang dan peraturan kepurbakalaan yang diberlakukan oleh pemerintah kita", katanya.

"Kami sangat antusias, pameran ini akan bisa memecahkan rekor MURI  (Museum Rekor Indonesia) sebagai pameran Tosan Aji terbesar, koleksi terlengkap dan terlangka, serta terpopuler. Selanjutnya, kami juga ingin pameran semacam ini akan menjadi agenda rutin dalam pameran budaya daerah yang setiap tahun diselenggarakan," tambahnya.

Sementara itu terpisah, Ketua Panitia, Mamba Udin mengatakan "Memecahkan rekor MURI masih wacana sebab Kabupaten Wonogiri pernah pameran 1000 pusaka, Nah, jika nantinya Pameran Gebyar 1000 Pusaka mencapai kuota lebih maka akan menjadi rekor MURI," ujarnya melalui email. 
Panji Patrem adalah satu-satunya paguyuban Tosan Aji di Trenggalek yang sudah terdaftar di Sekretariat Nasional Keris Indonesia (SNKI). Oleh sebab itu, pada upacara pembukaan pameran akan hadir dan memberikan sambutan adalah Ketua Bidang Organisasi (KBO) Sekretariat Nasional Indonesia, Santosa Adi Wibowo dan Muyoko, KORWIL SNKI Jatim Selatan.(haz)
Read more..

Trenggalek : Siap Berangkatkan 380 Calon Haji

Trenggalek (prigibeach.com) - Demi keselamatan dan kelancaran perjalanan Jama'ah Calon Haji (JCH), Pemerintah kabupaten Trenggalek menggelar Istigotsah sekaligus pelepasan JCH pada hari Selasa, 26 Oktober 2010 bertempat di Pendopo kabupaten Trenggalek. Hadir dalam acara tersebut, Forum Pimpinan Daerah Trenggalek, Bupati Trenggalek, dan kepala SKPD lingkup Pemkab Trenggalek.

Menurut laporan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Trenggalek, Drs. Ngudiono, jumlah JCH dari Kabupaten Trenggalek untuk tahun ini adalah 380 orang terdiri dari 190 jama'ah putra dan 190 jama'ah putri. Jumlah jama'ah terbanyak berasal dari Kecamatan Trenggalek yaitu 62 orang dan jumlah paling sedikit dari Kecamatan Dongko sejumlah 6 orang. Sedangkan untuk Kecamatan Pule dan Bendungan untuk tahun ini tidak ada yang berangkat ke Tanah Suci.

Selanjutnya, Drs. Ngudiono juga melaporkan bahwa pada tahun ini peserta tertua berasal dari Desa Masaran Munjungan atas nama Ibu Tumilah dengan usia 91 tahun, dan peserta termuda berasal dari Kec. Trenggalek atas nama Anis Sholihah dengan usia 26 tahun. Pada tahun 2010 ini, pemondokan haji untuk Kabupaten Trenggalek yang masuk kloter 67 berada pada ring 1 dengan jarak 2 km dari Masjidil Haram. Direncanakan pada tanggal 23 Nopember mendatang JCH berangkat bersama-sama dari Pendopo pada pukul 04.30 WIB dan pada pukul 05.40 WIB JCH terbang dari Bandara Juanda, Surabaya.

Bupati Trenggalek,  Mulyadi WR dalam sambutannya menyatakan bahwa meningkatnya jumlah JCH menandakan bahwa kesejahteraan masyarakat dan kesadaran akan ibadah haji juga meningkat. Tetapi Dr. Ir. H. Mulyadi WR, MMT menyayangkan atas kosongnya JCH dari Kecamatan Pule dan Bendungan. Oleh karena itu, Bupati Trenggalek memerintahkan kepada Kepala KUA setempat untuk lebih meningkatkan sosialisasi diwilayahnya.

Bupati juga menghimbau para Kepala SKPD yang hadir pada kesempatan tersebut untuk segera mendaftarkan diri sebagai JCH, karena saat ini perlu antri yang cukup lama untuk mendapat panggilan. Sedangkan kepada para jamaah, Mulyadi WR,  berpesan agar selama di Tanah Suci selalu menjaga kesehatan karena suhu di sana sangat ekstrim. Disarankan pula kepada para Jama'ah untuk tidak memaksakan diri untuk mencapai hajar aswad, karena yang terpenting adalah memelihara kerukunan selama di sana. Dan kepada petugas, diminta untuk serius mengurusi para Jama'ah. Selain istigotsah, pada kesempatan tersebut juga disampaikan santapan rohani kepada JCH oleh Kepala MUI Tulungagung yang juga Ta'mir Masjid Al-Munawar Tulungagung, Drs. Abu Sofyan.(haz)
Read more..

Nelayan Munjungan Selenggarakan Upacara Adat "Longkangan"

Trenggalek (prigibeach.com) - Para nelayan di Kecamatan Munjungan, Trenggalek, Jawa Timur kemarin menggelar Upacara Adat Labuh Laut "Longkangan" yang merupakan tradisi tahunan masyarakat pesisir Pantai Munjungan. Penyelenggaraan kegiatan ini didukung oleh Pemkab Trenggalek, dipusatkan di Pantai Blado pada hari Minggu, 24 Oktober 2010. Bupati Trenggalek H. Mulyadi WR. hadir sarimbit dengan ibu Penny Mulyadi dan beberapa kepala SKPD seusai menghadiri acara "Sembonyo" di Pantai Prigi pada pagi harinya.

Upacara ini dimulai pukul 14.30 WIB dengan Kirab Tumpeng Agung dari Pendopo Kecamatan Munjungan sampai di Pantai Blado dipimpin langsung oleh Camat Munjungan diiringi Kepala Desa se-Kecamatan Munjungan yang berpakaian adat Jawa serta para dayang disusul rombongan jaranan. Masyarakat Munjungan berduyun-duyun menyaksikan Upacara Adat ini dan mengelu-elukan sepanjang jalan yang dilewati rombongan Kirab sampai di Pantai Blado. Upacara Labuh Laut Longkangan ini diakhiri dengan menghanyutkan sesajin Tumpeng Agung ke tengah samudera.

Camat Munjungan Joko Susanto menyampaikan terima kasih atas telah diperbaikinya jalan akses Kampak-Munjungan, dan menyampaikan harapan masyarakat Munjungan agar Pemkab Trenggalek memperbaiki jalan antar kecamatan yang sampai sekarang masih rusak parah. Jalan yang dimaksud melewati tiga desa,  Craken, Ngulungkulon dan Sobo.

Bupati Trenggalek memastikan bahwa potensi wisata  Munjungan sangat luar biasa namun kurang berkembang antara lain karena akses jalan ke Munjungan masih sulit. Untuk itu diharapkan dengan pembangunan Jalan Lintas Selatan ( JLS ) yang direncanakan selesai pada tahun 2013, pariwisata di Kecamatan Munjungan dapat berkembang pesat. Program utama Pemkab Trenggalek pada tahun 2011 yaitu Pemerataan Pembangunan, utamanya pemerataan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.

Bupati Trenggalek memohon dukungan dari masyarakat untuk kelancaran pelayanan KTP dan Catatan Sipil lainnya yang pada awalnya hanya dapat dilayani di Dinas Catatan Sipil, namun mulai awal bulan Nopember 2010 akan mulai dibuka pelayanan di Kantor Kecamatan masing-masing. "Pelayanan KTP mulai Nopember cukup di Kantor Kecamatan", katanya.
Read more..

Trenggalek : Pemkab Selenggarakan Musrenbang

Trenggalek (prigibeach.com) -Dalam rangka menyusun Rencana Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005 – 2025 dan Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2010 – 2015, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Trenggalek menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) 2010 pada hari Kamis, 21 Oktober 2010 bertempat di Pendopo kabupaten Trenggalek. Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Trenggalek dan dihadiri oleh Kepala Bakorwil I Madiun dan seluruh Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Trenggalek.

Dalam laporannya, Kepala BAPPEDA, Imam Suprapto, SH menyatakan bahwa Musrenbang kali ini dilaksanakan guna mencari masukan dan saran untuk membangun Trenggalek ke depan. Sedangkan keluaran yang diharapkan yaitu berupa masukan dan saran untuk mengubah konsep RPJPD dan RPJMD.

Kepala Bakorwil I Madiun, Ir. Priyo Dharmawan, M.Sc berharap kepada stake holder agar aktif memberI sumbang saran sehingga dapat memperbaiki konsep RPJPD dan RPJMD. Dalam kesempatan tersebut Kepala Bakorwil I Madiun juga menyampaikan visi dan misi Provinsi Jawa Timur 2010 – 2015.

Setelah program Suramadu selesai, Pemerintah provinsi Jawa Timur akan berkonsenterasi untuk menyelesaikan program Jalan Lintas Selatan (JLS). Diharapkan Program JLS ini mendapatkan perhatian khusus sehingga akan menjadikan Trenggalek sebagai salah satu Kawasan Pertumbuhan ekonomi yang baru. Demikian diantaranya disampaikan Kepala Bakorwil I Madiun.

Bupati Trenggalek, Mulyadi WR,  menyatakan bahwa Rencana RPJPD merupakan acuan untuk menyusun RPJMD. RPJPD hasil Musrenbang ini akan dikirim ke DPRD untuk disahkan menjadi Peraturan Daerah dan RPJMD akan disahkan menjadi Peraturan Bupati. Untuk pembangunan 5 tahun kedepan, Bupati Trenggalek akan menggunakan motto “NOTO ROSO, AMONG ROSO, MIJIL TRISNO AGAWE KARYO” yang berarti Bekerja dengan hati, menata diri terlebih dahulu, masyarakat sebagai subjek bukan objek. 

Isu strategis yang menjadi perhatian Bupati saat ini adalah pelayanan publik. Bupati bertekad akan mempermudah masyarakat untuk memproses KTP, KK, dan juga masalah perijinan. Karena banyak keluhan dari masyarakat mengenai hal tersebut. Selain itu, Bupati Trenggalek juga mengungkapkan bahwa akan dilaksanakan reformasi birokrasi. Dalam hal ini akan dicari dari mana masalah timbul. Apakah sistemnya atau pelakunya. Bila sistemnya yang salah, maka akan segera diganti.

Ke depan, Pembangunan di Kabupaten Trenggalek tidak hanya berkonsenterasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga pembangunan Sumber Daya Manusia-nya. Selain itu dna stimulant juga akan dihidupkan kembali. “Mohon dukungan dari semua pihak,” ungkap Bupati Trenggalek. 

Dalam kesempatan tersebut disampaikan bantuan kepada Desa yang terkena bencana dan asuransi kepada Kepala Desa yang meninggal dunia.(haz)Related Posts with Thumbnails
Read more..

Trenggalek : Upacara Adat Larung Sembonyo Menanti Uluran Investor

Trenggalek (prigibeach.com) - Setiap tahun peristiwa ini akan selalu dilangsungkan di sini, upacara tradisaional Larung Sembonyo di pantai Prigo Kecamatan Watulimo, Trenggal;ek, Jawa Timur. Tahun ini kegiatan berlangsung pada hari Minggu (24/10). dan seperti biasa ribuan warga sekitar ikut serta memeriahkan dan menyaksikan.

Prosesi diawali dari balai Desa Tasikmadu, kecamatan Watulimo, sebuah tumpeng berukuran raksasa dengan sesajian diarak oleh puluhan tokoh desa setempat dan sekitarnya. Para pengiring memakai busana adat Jawa, berjalan menuju lokasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Di TPI Prigi prosesi dilanjutkan dengan pembacaan sejarah terjadinya tradisi Larung Sembonyo; Sementara di lokasi yang sama namun terpisah dari tempat prosesi digelar kesenian khas daerah berupa Langen Tayub, Kuda Lumping, dan tari-tarian.

Setelah prosesi adat selesai, tumpeng agung serta sesaji yang telah disiapkan tersebut dinaikan di atas rakit yang telah disiapkan, untuk kemudian ditarik menggunakan kapal motor menuju ketengah laut dan dilarung (dibiarkan hanyut)ke tengah samudera.

Bupati Trenggalek Mulyadi WR mengatakan, acara Larung Sembonyo ini bukan hanya menjadi agenda warga pesisir pantai Prigi atau Watulimo dan sekitarnya saja, namun sudah menjadi agenda tahunan sebagai asset budaya dan pariwisata Kabupaten Trenggalek.

"Saya ingat, dulu acara ini hanya dilakukan oleh warga sekitar sini, kemudian saya berinisiatif untuk mengangkat acara ini menjadi daya tarik wisata dan Alhamdulillah sampai sekarang masih tetap dilaksanakan," kata Mulyadi mengenang masa ketika dirinya pertama kali menjabat sebagai Bupati Trenggalek periode 2000-2005.

Dengan adanya Sembonyo tersebut, diharapkan musim paceklik ikan segera berakhir dan hasil panen nelayan dan petani menjadi melimpah. selain itu Mulyadi juga mayampaikan, ditahun 2013 nanti Jalur Lintas Selatan (JLS) yang saaat ini sedang dibangun, sudah bisa menghubungkan antara kabupaten Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, sampai Kabupaten Malang. Dengan demikian diharapkan perekonimian masyarakat pesisir selatan jawa lebih meningkat.

"Tadi pak Lurah mengatakan saat ini kondisi tangkapan ikan masih memprihatinkan karena adanya cuaca buruk, dengan Larung Sembonyo ini, semoga hasil tangkapan ikan nelayan menjadi bertambah melimpah," imbuh Bupati yang pernah menjabat sebagai PLT Walikota Mojokerto ini.
Dia berharap, masa akan datang pantai Prigi semakin berkembang dan merupakan andalan wisata di Jawa Timur. "semoga nanti ada investor yang mau bekerjasama, sehingga pantai Prigi bisa lebih maju, seperti Wisata Bahari Lamongan (WBL) di Kabupaten Lamongan, yang saat ini menjadi andalan wisata di Jawa Timur," ujar Mulyadi.

Dalam pada itu, Akbar Abas secara terpisah menegaskan, bahwa bila ad ainvestor yang berminat mengelola obyek wisata pantai Prigi, maka Pemkab Trenggalek akan memberikan kemudahan baik dalam hal birokrasi maupun dukungan fasilitas prasarana yang diperlukan. "Kami akan memberikan prioritas dan kemudahan-kemudahan khusus, sehingga pembangunan obyek wisata ini dapat terwujud dan bisa menjadi andalan regional Jawa Timur", katanya.(haz)
Related Posts with Thumbnails
Read more..

Banggar DPRD Dikagetkan Dana Siluman Milyaran Rupiah

Trenggalek (prigibeach.com) - Badan Anggaran DPRD Trenggalek, Jawa Timur, dibuat bingung karena munculnya anggaran senilai lebih dari Rp.5 miliar yang diajukan oleh Pemkab Trenggalek dalam perubahan anggaran keuangan (PAK), APBD-P Kabupaten Trenggalek tahun 2010.

"Ada dua pos anggaran yang nilainya tiba-tiba membengkak. Padahal saat pengajuan PAK atau perubahan APBD (APBD-P) tidak segitu," kata Soegino Pudjosemito aleg dari Partai Demokrat, Jumat (22/10).

Dua dari anggaran siluman tersebut satu diantaranya diajukan Dinas Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan (Disperhutbun) Trenggalek. Dari hasil revisi APBD-P, tiba-tiba anggaran yang dialokasikan untuk dinas tersebut mencapai Rp1,3 miliar.

Padahal, pengajuan sebelumnya yang disepakati Banggar (Badan Anggaran) hanya Rp.300 juta. "Itu salah satunya yang kami temukan dalam draft PAK," ungkap Soegino.
Selain di Disperhutbun, anggaran siluman disinyalir juga muncul untuk Persatuan Sepak Bola Trenggalek (Persiga). Nominalnya cukup besar, yakni mencapai Rp700 juta.

Sementara itu, kata Soegino pos anggaran untuk Persiga (Persatuan Sepak Bola Trenggalek) pun terjadi kejanggalan, sebelumnya tidak pernah ada
dalam pembahasan Badan Anggaran. "Tiba-tiba muncul begitu saja dalam revisi APBD-P. Padahal, ini masih proses pembahasan," ujarnya. Ketika dikonfirmasi munculnya anggaran Persiga tersebut mungkin dikarenakan sebagian besar pengurus Persiga adalah Anggoda Legeslatif, Soegino tersenyum seraya berucap, "Sebaiknya Mas, jangan berprasangka dulu." (haz). Related Posts with Thumbnails
Read more..

Polres Trenggalek Kembali Ringkus Penggila Judi Klotok


Trenggalek (prigibeach.com) - Jajaran Kepolisian Resor Trenggalek, Jawa Timur, terus menggiatkan operasi Pekat (Penyakit Masyarakat). Dalam bulan Oktober, ada belasan penggila judi berhasil dibekuk lalu digiring ke Mapolres untuk diinterogasi dan selanjutnya ditahan menunggu proses lebih lanjut.  Kemarin Kamis (21/10), Petugas Polsek Kecamatan Pule telah menangkap empat penjudi yang sedang asyik bermain judi klotok. Keempat penjudi adalah warga desa Sukokidul Kecamatan Pule, Trenggalek,  masing masing  Karni (46), Sujito (45), Suryanto (45) dan Jono (60).

Kasat Reskrim Polres Trenggalek, Saiful Rohman mengatakan , penggerebegan itu tidak lepas dari bantuan masyarakat yang proaktif memerangi kejahatan, utamanya perbuatan judi di lingkungan masing-masing.  Saat itu polisi mendapat informasi masyarakat, bahwa di rumah Jono sering dijadikan lapak perjudian jenis klotok. Dari  informasi itu, Kapolsek Pule langsung menerjunkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan.

"Setelah diselidiki, ternyata memang benar ada perjudian, maka langsung saja Kapolsek Pule beserta anggotanya melakukan penggerebegan", kata Saiful, seraya menambahkan bahwa pihaknya jugan menyita berhasil menyita barang bukti uang tombokan senilai Rp. 57 ribu dan peralatan klotok.

Ssatu minggu sebelumnya, Tim Buser Polres Trenggalek juga telah membekuk maniak judi di desa Sukowetan, Kecamatan Karangan, Trenggalek. Sayang, tiga orang pelaku berhasil buron, sedang yang tertangkap hanya dua orang yakni Giyo (51) (potholan TNI AD) dan Suyadi (53). Salah seorang yang buron adalah Agus Yunianto, yang diketahui berprofesi sebagai bos penambang emas di kota Sampit, Kalimantan Tengah. Dalam kesempatan itu, Tim Buser juga menyita barang bukti 5 buah sepeda motor, dua stel kartu remi dan uang pasangan bernilai ratusan ribu. 
Saat ini para maniak judi yang diringkus ditahan di Mapolres unntuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut, bila terbukti bersalah mereka akan terancam pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan hukuman maksimal 6 tahun. AKP Saiful Rohman menegaskan, bahwa para pelaku yang buron tetap akan jadi DPO dan harus diproses sebagaimana mestinya. "Kami ingin mewujudkan keinginan mayoritas masyarakat Trenggalek yang menentang perjudian dan segala bentuk penyakit masyarakat", katanya.(haz).
Read more..

Milisi Abbas Tangkap 8 Pimpinan dan Pendukung Hamas

Tepi Barat-Infopalestina: Milisi Abbas terus melanjutkan aksi penangkapan di semua distrik Tepi Barat. Menurut sumber-sumber lokal pada Kamis (21/10) milisi menangkap 8 pimpinan dan pendukung Hamas di distrik Ramallah, Hebron dan Tulkarm.

Di Distrik Ramallah

Milisi Abbas menangkap eks tahanan Syaikh Majid Abu Khadijah (55) setelah menyerbu rumahnya di kota Tulkarm. Syaikh Majid sebelumnya mendekam di penjara Israel selama tiga tahun. Ia adalah ayah dari tahanan Ismail Abu Khadijah, anggota Al Qassam yang dihukum tujuh tahun penjara. Saat ini Syaikh Majid menderita beberapa penyakit kronis, seperti tekanan darah tinggi, diabetes dan lainnya.

Milisi Abbas juga menangkap eks tahanan Syaikh Maher Abu Kuwaik (55) setelah menyerbu rumahnya. Ia pernah mendekam di penjara Israel selama beberapa tahun dan di tahanan milisi di Ramallah.

Milisi juga menangkap Syaikh Ishmat Abu Bakar (55) setelah menyerbu rumahnya di desa  Deirebzia, sebelumnya ia pernah menjadi tahanan milisi.

Pada sisi lain, para interogator milisi menggunakan beragam cara penyikasaan brutal. Sejumlah tahanan yang dibebaskan menegaskan penggunaan beragam cara brutal oleh para interogator milisi dalam menginterogasi para tahanan di penjara Baitunia, cara paling brutal adalah mengikat tahanan selama satu jam, tahanan diikat dan digantungkan pada roller lalu kedua kaki diangkat dari tanah dan roller diputar dengan alat khusus. Cara ini digunakan terhadap tahanan Hamas segera setelah mereka ditangkap dan terus berlangsung selama 36 jam tanpa diijinkan shalat, istirahat atau tidur.

Sumber terdekat dari keluarga tahanan Syaikh Ibrahim Abdul Majid menyatakan kondisi kesehatan beliau semakin memburuk akibat siksaan keras yang dialaminya, di samping isolasi dari tahanan lainnya dalam sel tersendiri.

Dalam konteks yang sama, milisi menangkap Muhammad Kifayah dan Toha Badr dari kamp Am’ari, mereka ditempatkan di ruang penyelidikan. Kifayah pernah mendekam selama lima tahun di penjara Israel dan mengalami interogasi brutal sejak satu setengah bulan lalu.

 Dalam konteks yang sama, sumber dekat keluarga dua tahanan, Abdul Jawwad dan Yusuf Ghaidan, menyebutkan penangguhan pengadilan militer kepada mereka untuk beberapa hari. Ghaidah ditahan sejak dua pekan lalu dan pernah mendekam lima bulan setengah di penjara keamanan preventif, selama ditahan mengalami penyelidikan brutal dan dibebaskan sebelum idul fitri yang lalu.

Di Distrik Nablus


Sebagai kelanjutan dari aksi PHK, Kabinet Ilegal Fayyad memecat tujuh karyawati Asosiasi Solidaritas Kebaikan, mereka adalah: Sabrine Salous, dan Berlant Alafore, dan Siham Abu-Soud, Amer Eman, Ola Aleeli, Inas Hamad, dan Hanen Darwaza. Pemecatan mereka setelah pertemuan seorang petugas preventif, Abu Husain Sharawi dengan Dewan Majlis Asosiasi.

Mereka semua pernah diperiksa milisi tiga bulan lalu, mereka ditahan dalam kondisi yang tidak kondusif yang menyebabkan menurunnya kondisi kesehatan dan kejiwaan mereka akibat tekanan dan interogasi yang mereka alami. Salah seorang dari mereka, Hanen Darwaza dilarikan ke rumah sakit akibat kesehatannya yang memburuk. Sementara itu milisi Abbas masih menahan beberapa pegawai asosiasi.

Dalam konteks yang sama milisi Abbas menangkap Bassam Duwaikat sejak dua pekan lalu, sebelumnya ia telah menjadi tahanan milisi.

Di Distrik Tulkarm

Milisi Abbas menangkap Rifat Abu Syarifah dari kota Tulkarm dan Syaikh Murad Abdullah dari Shaida. Keduanya pernah menjadi tahanan milisi. Dalam pada itu, milisi menangkap Bilal Adib Nasrullah dari kamp Nur Syams, Aiman Qauzah dari Azbah, Amir Basyir, Abdul Ghani, Ghassan Madhi, Mushab Qauzah dari kamp Tulkarm sejak sebulan lalu. Mayoritas mereka pernah ditahan berulang kali oleh milisi.

Di Distrik Al Quds

Milisi Abbas menangkap anggota majlis Qurawil Jaib, Abbas Abu Diyah dan eks tahanan Amir Abu Hammad dari Azriyah.

Di Distrik Hebron

Milisi Abbas menangkap eks tahanan Haji Salamah Ibrahim Faqih (58) dari desa Barj setelah menyerbu rumahnya di desa tersebut. Ia pernah mendekam sebelumnya di penjara Israel dalam penahanan administratif selama tiga tahun setengah. 

Dalam konteks yang sama, sumber terdekat keluarga tahanan Isa Shalih, menyebutkan ia dipindahkan ke penjara Yerikho untuk lanjutan interogasi. Disebutkan bahwa milisi Abbas memindahkan lebih dari 20 tahanan dari distrik Hebron ke penjara Yerikho pada akhir-akhir ini.(info-palestina)
Read more..

Sekda Trenggalek Terus Lakukan Sidak Disiplin PNS

Trenggalek (prigibeach.com) - Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Ir. Cipto Wiyono, M.Si berturut-turut sidak di beberapa SKPD. Selasa (19/10) Sidak ke Dinas Koperasi, Industri, Perdagangan, Pertambangan dan Energi (Diskoperindag Tamben), Dinas Perumahan, Permukiman dan Kebersihan (Perkimsih) dan Sekretariat KPU. Rabu, (20/10), giliran Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan (Dispertanhutbun) dan Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (Bappeluh). Dan untuk apel dilaksanakan secara bersamaan di Dispertahutbun.

Hasil Sidak di Dinas Perkimsih, dari 142 pegawai, hadir 100 orang, tidak hadir 42 orang. Dari 42 orang tersebut yang tidak masuk tanpa keterangan sejumlah 4 porang, sakit 1 orang dan dinas luar 37 orang. Sedangkan di Diskoperindagtamben, dari 51 pegawai, yang hadir 15 orang, 29 orang tidak masuk tanpa keterangan, 2 orang dinas luar dan 5 pegawai mengikuti prajabatan. Sedangkan untuk Sekretariat KPU Daerah Kabupaten Trenggalek, ternyata mempunyai jam kerja yang berbeda dengan PNS di lingkup Pemkab Trenggalek, yaitu mulai pukul 07.30 WIB.

Selanjutnya, untuk Dispertanhutbun dalam sidak kali ini, dari 76 pegawai yang hadir 54 orang dan tidak hadir 22 orang. Dari keterangan yang diperoleh, diketahui bahwa 5 orang tidak hadir tanpa keterangan, 2 orang ijin, 9 orang dinas luar, 1 orang sakit, 2 orang turun jaga, dan 3 orang dinyatakan terlambat.

Kepada para peserta apel, baik di Dinas Perkimsih maupun Dinas Pertahutbun Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Ir. Cipto Wiyono, M.Si mengingatkan kepada PNS untuk meningkatkan disiplin sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu , kepada kepada para pegawai dihimbau untuk loyal kepada lembaga, bukan pada pribadi pimpinan, sehingga bila terjadi pergantian pimpinan akan mudah untuk adaptasi. Selain itu, Sekretaris daerah juga mensosialisasikan PP No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

Sedangkan kepada pegawai yang tidak hadir, melalui Sekretaris Dinas, Ir. Cipto Wiyono, M.Si. meminta untuk segera membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi, dan apabila melanggar, maka mereka harus siap untuk menerima sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.(haz)
Read more..

Awas!!! Daging Ayam Glonggongan Beredar di Pasaran Trenggalek

Trenggalek (prigibeach.com) - Tim gabungan yang terdiri dari kepolisian dan Diskoperindagtamben Trenggalek, Jawa Timur menemukan sejumlah daging ayam potong gelonggongan diperjual-belikan secara bebas di sejumlah pasar tradisional setempat.

"Kami masih menyelidiki kemungkinan itu. Senin (18/10), tim gabungan dari kepolisian dan diskoperindagtamben melakukan razia dan menemukan ada belasan potong daging ayam yang telah digelonggong," kata Kasat Reskrim Polres Trenggalek AKP Saiful Rahman kepada wartawan, Rabu (20/10).

Selain menyita barang bukti puluhan ekor daging ayam gelonggongan, petugas gabungan juga mendapati alat bukti berupa semprot air. Menurut keterangan Saiful Rahman alat inilah yang digunakan pedagang untuk memasukan air ke dalam daging.

Tujuannya, agar berat daging bertambah jika ditimbang. Sebagai barang bukti, puluhan potong daging ayam gelonggonggan serta alat semprot air yang digunakan menggelonggong kemudian disita polisi untuk kepentingan penyidikan.

Belasan daging ayam gelonggongan tersebut disita petugas dari warung milik Ftm,24, Swt,57, Mis,50, serta Rkm,46.

Tiga pedagang yang disebut pertama merupakan warga Kecamatan Panggul yang tertangkap tangan menjual daging gelonggongan, sementara yang disebut terakhir merupakan warga Kecamatan Dongko.

Diduga kuat, terdapat banyak daging gelonggongan lain yang dijual bebas di pasar-pasar di Kabupaten Trenggalek. Sinyalemen itu mencuat setelah beberapa pedagang mengakui bahwa motif tersebut sudah bukan rahasia umum lagi.

"Hampir sebagian besar pedagang ayam selalu mengunakan cara seperti ini, untuk menambah untung," ucap Ftm.

Dihadapan petugas yang menyidiknya, beberapa pedagang juga mengakui jika praktik menjual daging ayam gelonggangan sangat mudah dilakukan. Mereka memiliki alat semprot air yang disambungkan dengan pompa air.

Teknisnya, alat semprot yang ujungnya berbentuk jarum tersebut disuntikan kedalam daging ayam untuk diisi air sebanyak-banyaknya. Untuk mengelabui pembeli, pedagang melakukan aksi nakalnya di rumah.

Di pasar, mereka tidak melakukan aktivitas mencurigakan. Hanya saja, daging ayam potong yang telah dibeli biasanya mengeluarkan air dalam jumlah cukup banyak. Ciri-ciri lain daging ayam menjadi lebih gemuk dan tidak tercium bau amis sedikitpun.

"Sesuai peraturan yang berlaku, kelima pedagang penjual daging ayam gelonggongan akan dijerat Undang-Undang nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman pidana lima tahun penjara," tutur Kasat Reskrim Polres Trenggalek AKP Saiful Rahman. (Haz)
Related Posts with Thumbnails
Read more..

Trenggalek : Sepasang Suami Isteri Asal Tulungagung Tewas Dilindas Truck Gandeng

Trenggalek (prigibeach.com) - Sebuah tragedi memilukan terjadi di jembatan Ngasinan, jalan P. Sudirman, selatan Hotel Widowati Trenggalek, Jawa Timur, Minggu (10/10). Sepasang suami isteri asal Swaloh Tulungagung, tewas terlindas truck gandeng saat melintas di jalan tersebut, pukul 15.43.

Suami isteri tersebut diketahui bernama Sujaim (65) dan Darmini (45) melaju dari arah kota Trenggalek, mengendarai sepeda motor Mio Nopol AG 2797 TI menuju arah selatan tujuan Tulungagung. Menurut Kapolres Trenggalek, AKBP Eddy Hermanto melaui Kanit Laka lantas Aiptu Agustyo, keduanya terlindas truck gandeng saat berusaha menyalip dari jalur kiri. Sujaim yang menyetir tiba-tiba saja oleng, sehingga sepeda motornya yang menyenggol bak truck, terpental ke kiri, sedangkan pengendara yang berboncengan justru tersuruk ke kenan. Akibatnya tak ayal lagi, tubuh suami isteri itu dilindas ban truck bagian tengah.

AIPTU Agustyo mengatakan, korban sujaim meninggal dunia di lokasi kejadian (TKP)sedangkan Darmini meninggal dunia setelah beberapa saat dirawat dirumah sakit dr Soedomo Trenggalek.
"Yang meninggal di TKP itu Sujaim, kalau istrinya mengalami luka berat, namun setelah di rawat di RSUD akhirnya juga meninggal" kata AIPTU Agustyo.

Ia menjelaskan, Sujaim mengendari motornya dengan kecepatan tinggi, seakan tidak perduli dengan kondisi jembatan yang sedang dalam pembangunan, dan sesampai di jembatan ngasinan, yang dipenuhi beton pancang dan alat berat, justru korban bermaksud mendahului truk gandeng yang ada di depannya.

"Karena lokasinya sempit, korban nekat nyalip lewat kiri. Selanjutnya, terjadilah tragedi memilukan itu. Korban mental ke kanan dan terlindas oleh ban truk bagian tengah, jadi ban truk gandenganya yang melindas," imbuh Agustyo.

Mendegar benturan keras dari kecelakaan itu, puluhan warga sekitar langsung mendatangi TKP, dan menemukan sujaim meregang nyawa di tengah jalan, sedangkan istrinya Darmini mengalami luka parah.

"Darmini langsung dilarikan ke rumah sakit, namun setelah dirawat beberapa saat nyawanya pun tidak tertolong" imbuhnya.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan maut tersebut. Sedanghkan sopir truk naas tersebut diamankan di mapolres Trenggalek untuk dimintai keterangan. "Sopirnya masih dimintai keterangan, untuk truknya kita amankan di mapolres" pungkas Agustyo.(Haz)
Related Posts with Thumbnails
Read more..

Trenggalek : Memalukan!! Oknum RT Pendopo Diduga Biang Raibnya Perabotan Pendopo Agung

Sukono, aleg Fraksi Golkar, Ketua Komisi I DPRD
Trenggalek (prigibeach.com) - Hasil Sidak Komisi I DPRD Trenggalek Usai Boyongan Mantan Bupati Soeharto, beberapa barang inventaris Pendopo Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, raib. Hal tersebut terungkap saat inspeksi mendadak(sidak) Komisi I DPRD Kabupaten Trenggalek Rabu(6/10) sekitar pukul 10.00.

Tim Komisi I, Inspektorat, serta Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) mendapati beberapa jenis perobat rumah tangga di Pendopo Agung Trenggalek tidak ada lagi ditempatnya. Barang yang hilang tersebut diantaranya, springbed, TV, rak makan, kursi makan serta perabotan dapur.

Sukono, aleg Fraksi Golkar, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Trenggalek yang ikut melakukan sidak, mengungkapkan bahwa barang-barang itu baru diketahui hilang dua hari lalu, yakni pasca mantan Bupati Soeharto boyongan. "Fakta temuan kami dilapangan seperti itu," ujarnya. Sambil menegaskan bahwa Komisi I beserta tim langsung membuat berita acara raibnya inventaris Rumah Tangga yang merupakan aset daerah.

"Seluruh hasil sidak kita jadikan laporan untuk ditindaklanjuti. Pokoknya kami meminta kasus ini diusut hingga tuntas," kata Sukono, sambil menambahkan Komisi I mendesak kepada yang berkompeten untuk mengusut masalah ini. Terutama bagian protokoler dan rumah tangga pendopo sebagai pihak yang bertugas mengurusi segala sesuatu di Pendopo.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek Suparyo dikonfirmasi membenarkan hasil temuan tersebut. Pihaknya mengakui memang ada beberapa inventaris Pendopo Kabupaten Trenggalek yang hilang pasca boyongan mantan Bupati Soeharto usai masa tugasnya habis.

"Hilangnya ya habis Pak Harto boyongan," jelasnya. Suparyo memastikan inventaris milik Pendopo Kabupaten Trenggalek tidak dibawa serta oleh mantan Bupati Soeharto. Melainkan dibawa secara sengaja oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

"Kami yakin bukan beliau (Soeharto/red) yang membawa. Pasti ada oknum lain di lingkungan rumah tanggan pendopo," terang Paryo.

Hanya saja, lanjut Paryo barang yang diketahui hilang tidak seperti yang disampaikan Komisi I. Berdasar hasil pemeriksaan, dari empat jenis inventaris tersebut hanya satu yang saat ini memang diketahui hilang. Yakni, Spring Bed serta peralatan dapur. Sedangkan TV ternyata hanya berpindah tempat. Begitu pula dengan rak serta kursi makan. "Masih ada kok. Sudah kita periksa lagi," kilah Paryo.

Terkait masalah tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Trenggalek Cipto Wiyono sehari sebelumnya sudah memanggil beberapa oknum bersangkutan untuk dimintai keterangan. "Pak Sekda marah besar.Beliau kecewa kok barang begituan sampai hilang," imbuhnya.(haz)
Related Posts with Thumbnails
Read more..

Check Out

Blog Sahabat Saya

Recent Posts