> Trenggalek : Menengok Pelaksanaan MOS di SBI SMPN 1 Trenggalek | Prigibeach Trenggalek

Trenggalek : Menengok Pelaksanaan MOS di SBI SMPN 1 Trenggalek

Trenggalek (prigibeach.com) - Sebagai sekolah berstandar Internasional, SMP Negeri 1 Trenggalek melaksanakan MOS sesuai dengan petunjuk dari Kantor Dinas Pendidikan yang mengacu pada peraturan Kemendiknas terkait penerimaan peserta didik baru dan Masa Oerientasi Siswa Tahun 2010.

Ada yang beda dari sekolah ini dibanding dengan sekolah lainnya. Selama masa orientasi siswa baru, untuk murid kelas VIII dan IX masih tetap masuk dan kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung sebagaimana biasanya pada hari-hari efektif.

"Kami memang harus memberikan penonjolan dan keistimewaan dari status lembaga sebagai sekolah berstandar internasional", kata Drs. Catur Winarno, MM, Kasek SMP Negeri 1 Trenggalek. Selanjutnya
dia menambahkan bahwa dalam MOS tahun 2010 ini dewan guru lebih menitik-beratkan pada pengenalan lapangan dan sosialisasi kurikulum yang akan diterima oleh siswa baru. Terutama menyangkut larangan  dan kewajiban mereka selama duduk di sekolah ini, seperti larangan berkenalan dengan miras, narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.


MOS di sekolah ini berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak Senin (12/7) hingga hari Rabu (14/). Kegiatan yang dijadwalkan cukup padat. Walaupun demikian, terlihat para siswa baru mengikuti seluruh kegiatan dengan antusias dan gembira. Hal ini disebabkan susunan acaranya yang tertata rapi berselang-seling antara "keseriusan" dan "kegembiraan" seperti olahraga gembira, seni, outbond dan game.

Tidak Mengenal KKN Dalam PPDB

Pagu siswa SMP Negeri 1 Trenggalek sebanyak 70, terbagi dalam 9 kelas. Tidak ada satu pun siswa yang
diterima melalui "jalur khusus", alias tidak mengenal KKN.

"Sudah sejak lama sekolah ini tidak mengenal istilah KKN dalam penerimaa siswa baru, Mas. PPDB melalui seleksi prosedural", kata Catur pada prigibeach. Sambil menambahkan bahwa dewan guru sepakat untuk menjunjung nilai-nilai profesionalisme dan kualitas pendidikan, sehingga tidak akan menerima siswa melalui "jalur khusus", sekalipun itu putera kandung dari guru di sekolah ini.

Dalam pada itu, Dra. Mihartati selaku wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum menegaskan, bahwa dalam
MOS kali ini siswa baru diharapkan dapat lebih mengedepankan kemampuan berbahasa Inggeris, setelah penguasaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. 
 
 
Serta metode tekonologi informasi merupakan hal paling urgens dan sejak dini diperkenalkan pada para peserta didik yang baru.

"Selain itu MOS di sini ada yang berbeda dari sekolah lain ialah adanya materi "matrikulasi", yang memberikan penekanan khusus pada mata pelajaran MIPA, Matematika, dan Sains yang disampaikan dalam Bahasa Inggeris", kata Mihartati.(Haz)

0 Komentar:

Poskan Komentar

Bila Anda suka dengan entry blog ini, sudilah menuliskan komentar di sini.
Terimakasih.