> Prigibeach Trenggalek
Tampilkan postingan dengan label Illustrasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Illustrasi. Tampilkan semua postingan

Rhani Juliani Pernah Melakukan Aborsi?




Rhan
i Juliani Pernah Melakukan Aborsi?

Isteri siri almarhum Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen, Rhani Juliani, ternyata pernah hamil sebelum keduanya menikah. Apakah Rhani pernah melakukan aborsi?

Sampai saat ini tidak diketahui apakah Rhani memiliki keturunan dari hasil pernikahan sirinya dengan Nasrudin yang tewas dalam pembunuhan tersebut.

"Kamu hamil duluan, ya?" tanya salah satu pengacara terdakwa Antasari Azhar, M Assegaf, seperti dituturkannya kembali usai persidangan tertutup di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Kamis (5/11/2009).

Assegaf menceritakan, saat ditanya seperti itu, Rhani mengiyakan. Jawaban yang sama juga dikatakan perempuan berusia 23 tahun itu ketika ditanya bukankah perbuatan tersebut merupakan zina.

"Mengapa anda melakukannya?" tanya Assegaf lagi. Kali ini Rhania terdiam.

Menurut pengacara gaek itu, dalam kesaksiannya Rhani selalu membawa nama Tuhan untuk membenarkan apa yang dia sampaikan.

"Di ujung persidangan dia bilang demi Allah apa yang saya katakan adalah benar," ungkap Assegaf.

Rhani menjalani persidangan yang tertutup sebagai saksi selama 6 jam. Selama menjalani proses persidangan, mantan caddy itu tidak sekalipun dibawa keluar dari ruang sidang. Padahal hakim menskors sidang sebanyak dua kali pada saat salat Ashar dan Magrib.

Sebelumnya, pengacara Rhani Jimmy Simandjuntak mengatakan, usai persidangan
Rhani akan memberikan keterangan kepada wartawan. Namun, setelah sidang rampung, Rhani langsung menuju halaman samping gedung pengadilan dengan kawalan ketat polisi tak berseragam.

"Kalian nggak merasakan bagaimana kehilangan suami," tutur Rhani kepada wartawan yang mengerubunginya sambil berlalu.


Read more..

Ngintip Lokasi Syuting Julia Roberts

Sahabat blogger gimana kalo kita iseng-iseng Ngintip Lokasi Syuting Julia Roberts di Bentuyung, Ubud, Bali. Kita intip bareng-bareng aja yuk… :D


Julia Roberts Syuting di Sawah

Film Julia Roberts ‘Eat, Pray, Love’ melakukan syuting perdana di Bentuyung, Ubud, Bali pada Kamis (15/10/2009). Sang sutradara Ryan Murphy pun memilih sawah menjadi latar belakang film tersebut.

Berdasarkan pantauan tim detikhot di Bentuyung, Ubud, Bali, Kamis (15/10/2009), kru film ‘Eat, Pray’ Love’ membangun sebuah pondok khas Bali di areal persawahan. Pondok yang menjadi obyek syuting berada hamparan sawah luas dan bertingkat-tingkat yang menambah kesan eksotis.

Lokasi syuting ‘Eat, Pray, Love’ berjarak dua kilometer dari pasar Ubud. Untuk menuju lokasi syuting, kita harus melewati jalan menanjak dan berliku. Di kanan-kiri jalan terdapat pura, sementara hiasan-hiasan bekas perayaan Galungan pun masih tampak tergantung rapi.

Syuting hari pertama film tersebut pun berakhir sekitar pukul 19.00 WITA. Puluhan kru asing dan lokal tampak bersiap meninggalkan lokasi yang dekat dengan cottege Marilyn’s.


Lokasi Syuting ‘Eat, Pray, Love’ Dijaga Ketat

Syuting hari kedua dimulai sejak Jumat (16/10/2009) pagi. Pantauan detikhot pukul 05.00 WITA sejumlah kru film ‘Eat, Pray, Love’ terlihat sudah bekerja.

Pengamanan lokasi syuting di desa Bentuyung, Ubud masih dijaga ketat oleh puluhan pecalang dan petugas Polsek Gianyar.

Akses jalan menuju lokasi ditutup sepanjang sekitar 500 meter dan dijaga di kedua sisinya. Selain kru dan pihak yang berkepentingan, masyarakat dilarang melintas atau pun mengambil gambar.

Saat seorang wartawan kedapatan mengambil gambar, salah seorang kru asing langsung menghampirinya.

“Apa yang kamu lakukan? Tidak boleh mengambil gambar disini” ujarnya dengan bahasa Inggris.

Sang kru film langsung memintanya untuk meninggalkan lokasi syuting.

“Kamu tidak tidak boleh berada disini” cetusnya.

Sementara itu petugas kepolisian langsung memasang tanda ‘Jalan Jebol/Road Closed’ di depan akses masuk menuju lokasi.

Sampai pukul 10.00 WITA sejumlah petugas terlihat masih berjaga-jaga di sekitar lokasi.


Film Julia Roberts Kerahkan Puluhan Truk

Kamis (15/10/2009), ‘Eat, Pray, Love’ film yang dibintangi Julia Roberts melakukan syuting perdananya di Bentuyung, Ubud, Bali. Untuk keperluan film tersebut, Julia pun mengerahkan puluhan truk.

Berdasarkan pantauan tim detikhot di Bentuyung, Ubud, Bali, Kamis (15/10/2009) malam, lebih dari 50 truk berukuran sedang dan besar terlihat terparkir rapi di lokasi syuting. Truk-truk tersebut mengangkut segala macam peralatan pendukung untuk proses syuting film tersebut.

Salah satu truk tampak membawa kostum yang akan digunakan aktor-aktris pendukung film ‘Eat, Pray, Love’. Berbagai macam kostum tergantung rapi di truk tersebut.

Sementara truk lainnya mengangkut lighting dan properti yang akan digunakan. Genset berukuran besar juga terlihat di sana.

Sebelum pukul 19.00 WITA selain warga setempat, warga asing pun dilarang untuk melewati lokasi syuting. Puluhan pecalang dan polisi berjaga-jaga di dekat lokasi syuting. Mereka pun mengenakan rompi bertanda khusus.


Syuting di Bali, Julia Roberts Bawa Kostum Satu Truk

Julia Roberts sudah syuting di Bali sejak 15 Oktober hingga 11 November 2009 mendatang. Tim produksi film hollywood menyiapkan truk untuk mengangkut kostum bintang ‘Pretty Women’ itu.

Pantauan detikhot di lokasi syuting, di Ubud, Bali, tampak beberapa truk terlihat mengangkut kostum. Namun ada satu truk berukuran sedang berisikan banyak pakaian yang terparkir cukup dekat dengan lokasi syuting.

Di dalam truk itu terlihat beberapa kostum tergantung rapi. Kostum-kostum tersebut pun dibungkus dengan plastik tranparan.

Di depan truk, tampak kru asing tengah mengutak-utik salah satu kostum dengan mesin jahit. Selain mesin jahit, truk tersebut juga dilengkapi dengan mesin cuci, pengering, dan meja seterika.


Film ‘Eat, Pray, Love’ Didukung Kru dari Berbagai Negara

Aktris Hollywood, Julia Roberts sedang syuting film ‘Eat, Pray, Love’ di Bali. Film yang mengambil lokasi syuting di sejumlah negara itu juga didukung kru dari berbagai kewarganegaraan.

“Ada dari Inggris, Prancis, Brazil, Australia, New Zealand dan Amerika tentunya,” ujar Claire Raskind, juru bicara film ‘Eat, Pray, Love’ saat ditemui detikhot di lokasi syuting di Bentuyung, Ubud, Bali, Jumat (16/10/2009).

Claire mengungkapkan ada lebih 80 kru asing yang ikut menggarap film tersebut. Mereka merupakan kru-kru utama yang mengikuti Julia saat syuting di Italia dan India.

“Mereka terjun langsung mengangkat barang, memasang lampu, mengatur setting hingga mengurusi kostum,” ujarnya.

‘Eat, Pray, Love’ yang dibintangi Julia Roberts diadaptasi dari memoar yang ditulis oleh Elizabeth Gilbert. Film yang akan rilis awal 2011 itu pun disutradarai oleh Ryan Murphy.


250 Kru Lokal dikerahkan Untuk Film Julia Roberts

Mulai 15 Oktober lalu, aktris Julia Roberts melakukan syuting ‘Eat, Pray, Love’ di Bali. 250 kru lokal pun dikerahkan untuk proses syuting film itu.

“Kita pakai 250 kru lokal, ada yang dari Bali tapi ada juga dari Jakarta,” ujar Claire Raskind, juru bicara film ‘Eat, Pray, Love’ saat ditemui detikhot di lokasi syuting di Bentuyung, Ubud, Bali, Jumat (16/10/2009).

Claire mengungkapkan kru lokal tersebut bertugas untuk membantu kru asing untuk proses pengambilan gambar di Ubud, Bali. Sayangnya, Claire enggan untuk mengungkapkan hal teknis lainnya.

“Ini baru hari kedua, jadi semuanya masih sangat sibuk,” ujarnya.

Sudah dua hari ini, film yang disutradarai Ryan Murphy melakukan syuting di Bentuyung, Ubud, Bali. Setting yang digunakan adalah areal persawahan. Pemandangan sekitarnya pun sangat eksotis. So, bisa dipastikan unsur khas Bali akan sangat kental di ‘Eat, Pray, Love’.

Dirangkum dari detikHot

Read more..

Singa Pemakan Manusia Menyantap 35 Orang Tahun 1898


The Ghost dan The Darkness, dua singa Tsavo yang dikenal luas karena menyantap sedikitnya 35 orang.
Rabu, 4 November 2009 | 17:47 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com — Sergapan-sergapan di malam hari oleh dua singa pemakan manusia telah menghantui para pekerja rel kereta api lebih seratus tahun lalu. Kisah nyata yang kemudian diangkat ke layar lebar dalam film berjudul The Ghost and The Darkness itu menjadi cerita pembantaian yang sangat mengerikan di Afrika. Namun, menurut penelitian baru-baru ini, jumlah mereka yang mati karena dimangsa kedua singa itu tidak sebanyak dugaan semula.

Selama lebih dari sembilan bulan, kedua singa ganas yang dikenal sebagai "The Ghost dan The Darkness" itu mencabut 35 nyawa pekerja. Ini bukan jumlah yang kecil, tetapi jauh lebih sedikit dari perhitungan semula yang menyebut 135 korban.

Peristiwa terjadi tahun 1898 saat Pemerintah Inggris mengerahkan para buruh dari India dan penduduk setempat untuk membangun jalur kereta dari Uganda melewati Kenya. Saat melintasi daerah bernama Tsavo, para pekerja dihantui oleh singa-singa tanpa rambut yang doyan manusia. Tidak seperti layaknya singa jantan yang berambut panjang, singa jantan Tsavo tidak berambut sehingga mirip singa betina. Satu demi satu, pekerja dibunuh dan dijadikan santapan.

Jumlah yang mati dikisahkan mencapai 28 buruh ditambah banyak orang setempat yang terlibat dalam proyek sehingga keseluruhan mencapai 135 jiwa. Namun, para peneliti yang ingin tahu jumlah sebenarnya kemudian mempelajari jasad kedua singa yang kini dipajang di Museum Sejarah Alam di Chicago. Mereka menguji jenis-jenis karbon dan nitrogen dalam gigi dan rambut keduanya.

Rasio bahan kimia itu kemudian dibandingkan dengan karbon dan nitrogen pada singa modern di wilayah yang sama, juga terhadap singa yang memangsa hewan dan singa yang memangsa manusia.

Tulang dan gigi bisa menyimpan isotop karbon dan nitrogen dalam waktu lama, sedangkan rasio di bulu akan berubah lebih cepat sehingga memungkinkan para peneliti menentukan jenis makanan singa dalam waktu lama dan perubahan selama bulan-bulan terakhir.

Ternyata, salah satu singa diketahui menjadikan daging manusia sebagai separuh dari makanan pokoknya selama bulan-bulan terakhir ia hidup, dan diduga ia makan setidaknya 24 orang. Adapun singa yang lain telah menyantap 11 orang.

Peneliti yang dipimpin antropolog Nathaniel J Dominy dan Justin D Yeakel dari Universitas California, Santa Cruz, itu mencatat bahwa jumlah kematian yang dilaporkan saat itu berkisar 28 orang seperti dilaporkan Perusahaan Kereta Uganda, dan hingga 135 orang seperti diutarakan Letkol John H Patterson, perwira Inggris yang membunuh kedua singa itu pada Desember 1898.

Dalam laporan yang dimuat Proceedings of the National Academy of Sciences hari Selasa (3/11) itu disebutkan bahwa jumlah 35 yang disebutkan adalah jumlah orang yang dimakan, tidak termasuk yang sekadar dibunuh. Menurut cerita, kedua singa itu juga suka membunuh bukan untuk dimakan. Bila yang dibunuh ikut dihitung, jumlahnya bisa mencapai 75 orang.

Kedua singa itu membunuh manusia ketika terjadi kekeringan yang menyebabkan mangsa mereka hilang. Pada waktu yang sama, para pekerja rel berdatangan ke lokasi mereka sehingga seolah menggantikan mangsa mereka. Hal yang sedikit aneh menurut para peneliti adalah bahwa kedua singa itu sepertinya bekerja sama membunuh orang yang mereka incar. Ini adalah hal biasa ketika mereka memburu mangsa yang besar, seperti kerbau atau zebra, tapi tidak perlu bila mereka memburu manusia atau hewan yang lebih kecil.

Meski begitu, salah satu singa diketahui memiliki masalah gigi dan luka di rahang sehingga mengurangi kemampuannya untuk berburu. Dengan demikian, keduanya mungkin bekerja sama, yang satu makan lebih banyak orang, sementara yang lain lebih memilih mangsa lain, tetapi juga doyan manusia.


Read more..

"Jangan Ah Sayang, Ada Si kecil Tuh!"



Sabtu, 31 Oktober 2009

KOMPAS.com — Mesra di depan anak boleh aja, asal tidak terkesan erotis....

Kemesraan bukan hanya milik pengantin baru. Pasangan yang sudah tahunan menikah pun tetap butuh suasana hangat dan saling menyayangi (baca mesra). Sebab, kemesraan ibarat oase di tengah gurun pasir yang dapat menjaga hubungan Anda dan pasangan tetap segar meski dihadapkan pada setumpuk beban kehidupan sehari-hari.

Soal ungkapan kasih sayang bisa dilakukan dengan berbagai cara. Masing-masing suami-istri tentu memiliki tradisi sendiri-sendiri. Yang paling umum adalah mencium pipi atau dahi, merangkul, memeluk, bergelayut di pundak, menumpangkan tangan di lengan saat menonton TV, atau sekadar mengusap-usap punggungnya. Memanggil pasangan dengan sebutan khas seperti "Yang" atau "Cinta" juga dapat tetap menyuburkan benih-benih kemesraan. Tak perlu malu-malu atau gengsi dong! Justru dengan sikap seperti itu, pasangan jadi senang serta suasana makin akrab dan hangat.

Tak perlu vulgar

Bagaimana bila ingin mesra-mesraan tetapi ada si kecil? Sebenarnya tak masalah kok. Justru dengan begitu anak belajar bagaimana mengungkapkan rasa sayang pada ayah-ibu serta anggota keluarga lainnya. Lewat suasana mesra, anak pun belajar memahami kehangatan cinta kasih dari kehidupan pernikahan kedua orangtuanya.

Hanya memang, ada rambu-rambu yang perlu dipatuhi. Yang pasti jangan sampai ungkapan sayang tadi mencerminkan adanya gairah yang tengah memuncak. Umpamanya, tak sadar Anda dan pasangan berciuman bibir hingga terkesan erotis atau justru adegan ranjang Anda dan pasangan dipergoki si kecil.

Dampak menyaksikan mesra-mesraan yang berlebihan bagi si kecil tak bisa dibilang ringan. Misalnya, anak bisa menganggap berciuman bibir (yang hot sekalipun) merupakan hal lumrah dilakukan di mana saja dan dengan siapa saja. Bukan tidak mungkin, rekaman adegan mesra tadi bisa-bisa dilakukan pada teman-temannya tanpa malu dan merasa bersalah. Atau pada kasus yang lebih vulgar, ­ Anda tepergok sedang berhubungan intim dengan pasangan. Ada kemungkinan dalam benak anak terbentuk persepsi. "Jangan-jangan, Ayah telah menyakiti Bunda!"

Persepsi ini diambil karena dalam benaknya, ayahnya telah bersikap "agresif" dan menyakiti bundanya. Efeknya, ia bisa marah pada ayahnya. Atau anak selalu merasa tidak nyaman bila kedua orangtuanya tampak berduaan atau mesra-mesraan meskipun sekadar pelukan.

Beri penjelasan

Apa yang perlu dilakukan saat anak memergoki adegan mesra tadi? Bagi anak yang kemampuan verbalnya sudah berkembang, usia prasekolah atau sekolah, dia bisa saja bertanya tentang adegan yang dilihatnya itu. Tak perlu gelagapan. Usahakan untuk mengetahui apa yang ada dalam benaknya. Misalnya dengan balik bertanya, "Memangnya apa yang kamu lihat?" Atau, "Menurut kamu Ayah-Ibu memangnya sedang apa?"

Boleh jadi, lontaran pertanyaan itu tak dapat dijawab anak. Atau dia sendiri bingung bagaimana menjawabnya. Nah, barulah beri penjelasan misalnya, "Itu sebagai tanda ayah dan ibu saling menyayangi." Untuk anak usia sekolah, diperlukan penjelasan lanjutan, misalnya, "Hal itu hanya boleh dilakukan orang-orang yang sudah menikah, seperti Ayah dan Ibu. Pernikahan antara Ayah dan Ibu dilakukan karena adanya saling sayang. Nah, apa yang kamu lihat itu, salah satu cara Ayah menunjukkan rasa sayang pada Ibu." Begitu kira-kira. Jadi, selain meluruskan persepsi yang negatif, hal itu sekaligus memberikan pendidikan seks kepada anak.

Pendidikan seks memang semestinya disesuaikan dengan perkembangan usia si kecil. Saat anak sudah mengerti perbedaan jenis kelamin, kenalkan ia tentang alat reproduksi. Jangan gunakan kata-kata kiasan seperti "burung" untuk alat kelamin pria. Akan lebih baik bila kita memberikan sebutan yang benar. Contoh lain, para ibu harus berbagi cerita mengenai pengalaman pribadinya kepada si upik, termasuk saat pertama kali mendapat haid serta bagaimana perasaannya. Singkatnya, apa pun yang ingin diketahui anak tentang seks, harus dijawab agar keingintahuannya terpenuhi dengan benar.

Hal kecil lain yang tak kalah penting berkaitan dengan mesra-mesraan ini, sebaiknya ruang tidur anak dan Anda terpisah. Juga ajari anak untuk terlebih dulu mengetuk pintu setiap akan masuk kamar orangtua. Jangan lupa mengunci pintu kalau sedang ingin berdua-duaan dengan pasangan. Intinya, perlu ada kehati-hatian sebelum melangsungkan percumbuan yang melibatkan gairah seksual. (NAKITA/Hilman Hilmansyah)


Read more..

SBY Asyik Pidato, "Speaker" Roboh



Kamis, 29 Oktober 2009 | 10:05 WIB
Laporan wartawan KOMPAS.com Hindra Liu

JAKARTA, KOMPAS.com — Ada kejadian tak terduga ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidato pada acara National Summit 2009 di Hotel Bumi Karsa, Jakarta, Kamis (29/10).

Ketika beliau tengah "asyik" menjelaskan pengalamannya menghadiri KTT ASEAN di Hua Hin, Thailand, Minggu lalu, sebuah speaker yang dipasang pada tiang setinggi lima meter roboh. Brakkkk....

Kendati lantai hotel berkarpet, tetap saja speaker berukuran besar yang jatuh menghasilkan suara yang besar dan memecahkan keheningan. Sontak, sebagian besar hadirin, termasuk SBY, terperangah. "Wah, ada orang halus. Jangan ke situ," ujar SBY sambil bercanda dan tersenyum.

Hal ini sontak membuat hadirin tertawa. Namun, perhatian sebagian undangan tetap mengarah pada speaker yang kini rusak karena terjatuh. "Lupakan saja. Sudah ada yang urus," tambah SBY.

Ketika hendak kembali ke materi sambutannya, SBY sempat lupa poin yang disampaikannya sebelum insiden speaker jatuh tersebut. "Baik, mari kita lanjutkan. Sampai mana tadi?" katanya.

Beberapa petugas keamanan langsung siap menangani speaker tersebut. Belum jelas mengapa speaker yang terletak di sisi kanan panggung dan berjarak sekitar 20 meter dari tempat SBY berdiri itu bisa terjatuh.

Read more..

Produser Malaysia Bajak Lagu Wali



JAKARTA - Grup band Wali sedang kesal. Penyebabnya, dua lagu hit single mereka, Cari Jodoh dan Emang Dasar, dibajak produser Malaysia. Akibatnya, Wali menyatakan mengalami kerugian hingga Rp 30 miliar lebih. Selain itu, aransemen dua lagu tersebut diubah menjadi remiks. "Gue kaget banget mendengar berita itu," ucap Faank, vokalis Wali.

Yang membuat mereka bertambah murka, dua lagu tersebut diedarkan secara legal dan resmi di sejumlah outlet toko musik di Kuala Lumpur, Malaysia. Faank berharap kejadian itu bisa diselesaikan secara hukum. Tujuannya, pembajakan tidak terus dilakukan oleh oknum yang tak bertanggung jawab. "Membuat lagu itu tidak mudah, butuh proses. Kalau tinggal menjiplak dan mencari keuntungan seperti ini, sama saja dengan tindakan kriminal," tandasnya.

Menanggapi aksi pembajakan yang dilakukan pihak negeri jiran, Rahayu Kertawiguna, pemilik label Nagaswara, tempat Wali bernaung, berencana menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan masalah tersebut. "Kami akan bawa kasus ini ke lembaga hukum, dan ini sudah antarnegara. Apalagi, negara tersebut (Malaysia) sudah benar-benar tidak menghormati hak cipta yang dimiliki oleh bangsa kita," kecam Rahayu saat ditemui di Kemang Sabtu lalu (24/10).

Apalagi, dirinya melihat langsung beredarnya lagu itu di pasaran. "Baru beberapa minggu lalu kami ke sana. Dan, dua lagu tersebut dikompilasikan dalam satu album dengan delapan lagu Jawa," ungkapnya. (ash/tia)

Read more..

Awas Tertipu Selaput Dara Palsu!



KOMPAS.com — Beberapa waktu lalu kita dihebohkan oleh berita selaput dara buatan China, artificial virginity hymen (AVH), yang dikabarkan sudah beredar di Jakarta. Mengutip berita yang dilansir Warta Kota, AVH yang didistribusikan oleh perusahaan China, Gigimo, itu konon dijual dengan harga 30 dollar AS (sekitar Rp 300.000).

Di Jakarta alat ini dijual mulai dari harga Rp 165.000 hingga Rp 700.000. Alat itu dipakai para wanita yang baru menikah untuk mengelabui suami bahwa ia masih gadis. AVH dikabarkan akan mengeluarkan cairan seperti darah jika pecah.

Gigimo memasarkan produknya di beberapa negara, terutama negara yang masih menganggap kegadisan adalah hal yang mutlak dimiliki perempuan sebelum menikah.

Menanggapi berita tersebut, Prof Dr Junizaf, SpOG, staf pengajar di Departemen Obstetrik dan Ginekologi FKUI RSCM, mengaku belum pernah menemukan AVH. "Saya sudah sering mengikuti konferensi di mana-mana, tapi belum pernah mengetahui adanya selaput dara palsu ini," katanya.

Dia menambahkan, selaput dara palsu tidak dikenal di dunia kedokteran. Namun, dalam dunia kedokteran memang ada teknik operasi untuk mereparasi hymen yang terlanjur robek, yakni hymenoplasti.

Hymen adalah lapisan mukosa yang mengelilingi atau menutupi sebagian dari muara vagina. Lapisan tersebut memiliki pembuluh darah dan saraf. Akibatnya, robekan pada hymen sering kali diikuti dengan pendarahan dan rasa nyeri.

"Lubang hymen besarnya kira-kira hanya satu jari. Jadi, kalau terjadi senggama pasti robek, kecuali yang sangat elastis yang tak mudah robek dan tak akan berdarah saat ditembus penis," kata dokter yang memiliki spesialisasi di bidang uroginekologi ini.

Meski begitu, menurut Junizaf, operasi hymenoplasti memang tidak dipopulerkan di Indonesia dengan alasan moral dan sosial. "Wanita masih dihargai dan dipandang tinggi derajatnya. Lagi pula kalau operasi ini populer, berarti kejujuran tak dihargai lagi," katanya.

Pada kondisi tertentu, hymenoplasti dikerjakan oleh dokter, misalnya pada korban pemerkosaan. Tujuan hymenoplasti adalah mengembalikan hymen pada keadaan sebelum terjadinya robekan.

Namun, perlu diingat bahwa ketebalan, bentuk, dan elastisitas hymen berbeda-beda pada setiap wanita. "Setiap tindakan uroginekologi dimaksudkan untuk mengembalikan fungsi dan anatominya, termasuk juga membuatkan lubang vagina pada wanita yang memiliki kelainan cacat bawaan," katanya.(AN/achandra)



Read more..

Mimpi Diserahi Bayi, Dapat Kambing Kaki 8



ANEH - Suri menggendong anak kambing berkaki delapan yang menjadi perhatian warga sekitar. Foto: Wiwit Purwanto/Surya

LAMONGAN | SURYA - Seekor anak kambing berkelamin ganda dan berkaki delapan menggegerkan warga Dusun Gedong Gapoh, Desa Sidobinangun, Kecamatan Deket, Sabtu (24/10). Kabar kelahiran anak kambing yang di luar kelaziman itu mengundang ratusan warga sekitar Kecamatan Deket untuk melihat secara langsung anak kambing milik H Suri, 50, tersebut.

Suri, mengatakan dia tidak pernah menyangka induk kambing yang telah dipeliharanya dua tahun melahirkan anak kambing berkaki delapan. “Saya tidak ada firasat apa-apa hanya saja kemarin mimpi diserahi bayi oleh seseorang,”kata Suri.

Kambing Suri kemarin melahirkan dua anak. Yang satu lahir normal pada Jumat (23/10) bersamaan dengan kumandang azan salat Jumat, dan satunya lahir berkaki delapan pada Sabtu (24/10) sekitar pukul 11.15. Dari delapan kaki, kaki kirinya berdiri sendiri tidak menyatu, sedang alat reproduksinya berkelamin betina dan jantan.

Suri berharap kambing berkaki delapan ini dapat hidup terus. “Saya beri asupan tambahan dengan susu cair melalui botol bayi,” katanya.

Sebagaian warga yang melihat menilai macam-macam atas kelahiran anak kambing itu, di antaranya ada yang meramal, kelahiran anak kambing itu pertanda Lamongan akan dilanda bencana .(iit/pbc)

Read more..

Madonna Bangun Sekolah Jutaan Dollar di Malawi




Jakarta - Penyanyi Madonna sepertinya sangat menaruh perhatian kepada masyarakat Malawi. Baru-baru ini, pemilik album 'Hard Candy' itu membangun sekolah khusus perempuan di sana.

Seperti detikhot kutip dari Female First, Minggu (25/10/2009), Madonna membentuk Raising Malawi, organisasi sosial untuk menolong anak-anak Malawi. Organisasi tersebut membangun sebuah fasilitas pendidikan khusus anak-anak perempuan seharga US$ 13,5 juta di Lilongwe.

Akhir pekan ini, Madonna akan terbang ke Malawi untuk meresmikan sekolah itu. Rencananya, di sana ia juga akan bertemu dengan presiden Bingu wa Mutharika untuk membicarakan masalah anak-anak Malawi.

Pelantun lagu '4 Minutes' itu memang memiliki ikatan batin dengan Malawi. Dua anak angkatnya, David Banda dan Mercy James pun ia adopsi di sana.

Read more..

Profil Mulyono Ibrahim

  • Kami sajikan untuk mengenang Kehadiran Beliau di Trenggalek (Redaksi PrigiBeach.com)

Kawan-kawan yang berada di kawasan Trenggalek dan sekitarnya, tentu tidak asing lagi dengan nama ini. Baik yang suka,maupun yang tidak suka (yang sering kena kritik….he…he….) Sebagai wong Nggalek asli, Mulyono telah berupaya untuk berkiprah dan memberikan sumbangsih buat pengembangan daerah di Jawa Timur bagian barat ini. Pria yang akrab dipanggil Kang Mul ini, sejak 1993 telah memulai kiprah di dunia pendidikan, sosial dan dakwah melalui yayasan Al-Amanah. Sekedar untuk diketahui aja, kini Al-Amanah telah memiliki unit pendidikan Islam terpadu sejak dari Play Grup hingga SLTP. Dalam bidang sosial juga membangun basis pemberdayaan bagi anak yatim dan telantar.

Kang Mul juga dikenal masyarakat Trenggalek sebagai seorang kolumnis. Tulisannya tersebar di berbagai media. Nafas tulisannya jelas : kritis dan memihak isu-isu kerakyatan. Tak heran jika Mulyono Ibrahim juga dikenal sebagai aktivis ORNOP (Organisasi Non Pemerintah) yang aktif menyuarakan aspirasi kalangan pinggiran. Pada masa awal Reformasi 1989, Mulyono muda kemudian bergabung dengan Partai Keadilan (PK) yang kini menjadi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Melalui partai yang dikenal bersih dan peduli ini, Kang Mul lebih luas lagi berkiprah dan mengekspresikan diri buat Trenggalek dan masyarakat.

Nama : Mulyono Ibrahim,S.I.Kom
Alamat : Jl.P.Hidayatullah No.26 Trenggalek Jawa Timur
Tempat / Tanggal Lahir : Trenggalek / 29 Desember 1971
Agama : Islam
Istri : Nunung Purnamaningsih,S.Pd

Anak :

  1. Muhammad Zaki Abdul Haq Robbani (kelas 2 SMPIT Ma’had Tahfidzul Qur’an Ibnu Abbas Klaten)
  2. Hajar Aisyah Maryam Hannah (kelas 4 SDIT Permata Umat)
  3. Usamah Ahmad Ismail (kelas 2 SDIT Permata Umat)

Pendidikan :

  1. SDN Ngadisuko III (1978-1984)
  2. SMPN Durenan (1984-1987)
  3. SMAN Durenan (1987- 1990)
  4. Conversation English Course-Pare-Kediri (1990)
  5. Pesantren Wiraswasta Al-Ishlah Srikaton-Kediri (1991-1993)
  6. Jur.Ilmu Komunikasi-FISIP-UT (2003 - 2008)

Seminar-Diklat-Training :

  1. Seminar Nasional “Hidup Berbangsa dan Etik Multikultural” - Surabaya - Forum Rektor - 2002
  2. Seminar Nasional Pemanfaatan IT dalam Otonomi Daerah- STMIK - Kediri - 2002
  3. Diklat Jurnalistik-Radar Kediri Jawa Pos Group - Kediri - 2000
  4. Pelatihan Penyusunan Rencana Strategis Forum Perkotaan- Care International - Malang - 2003
  5. Pelatihan Advokasi Kebijakan Publik - Care International- Solo - 2003
  6. Constituency Building Training - CSSP - Malang - 2004
  7. Study Reformasi Mongolia - IRI (International Republican Institute) - Surabaya - 2003
  8. Seminar Nasional Akuntabilitas dan Transparansi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Dilihat dari Pemberantasan Korupsi - The Jawa Pos Institute of Pro Otonomi - Surabaya- 2007
  9. Mudzakarot Du`at - WAMY (World Assembly of Muslim Youth) - Jakarta - 2008

Organisasi :

  1. Sekretaris Yayasan Al-Amanah ( 1994-2005)
  2. Direktur IP2M (Institusi Pemberdayaan Potensi Masyarakat) (2000-2005)
  3. Sekretaris DPD PK (Partai Keadilan) Kab.Trenggalek (1998 - 2003)
  4. Ketua DPD PKS (Partai Keadilan Sejahtera) (2003-2006)
  5. Ketua Komisi Kebijakan Publik -MPW (Majelis Pertimbangan Wilayah) PKS Jawa Timur (2006 - sekarang)
  6. Anggota DPRD Kab.Trenggalek 2009-2014

Pekerjaan :

Komisaris CV.Insan Sejahtera- General Trading and Supplier

Komisaris PT.Bangkit Cassava Mandiri-produsen tepung MOCAF (modified cassava flour)

Motto :

Sebaik-baik Manusia adalah Yang Bermanfaat Untuk Manusia Lain.(Khoirunnas anfa`uhum lin naas, au kama qola Rasulullah SAW).

(ditulis oleh : Tim Kreatif Weblog www.mulyonoibrahim.com, dengan seizin pe-mbaurekso web)

Read more..

Meggy Z Tutup Usia




Jakarta - Kabar duka menyelimuti dunia musik Indonesia. Pedangdut kenamaan Meggy Z telah tutup usia. Meggy meninggal di rumah sakit didampingi istri dan anak-anaknya.

Pelantun hits 'Sakit Gigi' itu menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Margonda, Depok pada 23.30 WIB, Rabu (21/10). Menurut penuturan keluarga Meggy memang sudah sakit sejak lama.

"Sekitar satu bulan lalu keluarganya minta bantuan. Saya kira sakitnya ringan makanya saya agak tenang," ujar Alik, sahabat dekat Meggy dihubungi detikhot, Kamis (22/10/2009) dini hari.

Apa penyakit Meggy sayangnya tak diketahui Alik dengan jelas. Kini jenazah Meggy telah disemayamkan di kediaman istri tuanya di Cipayung. "Tadi saya baru dari rumah sakit. Pas pulang baru dapa kabar beliau sudah nggak ada," jelas Alik.(detikhot)

Read more..

Ini Dia Sisi Lain Osama Bin Laden


Osama bin Laden

PrigiBeach.com

Orang mengenal Osama bin Laden sebagai buron teroris nomor wahid dunia. Jarang sekali orang mengetahui sisi lain dari kehidupan Osama.

Istri pertama Osama, Najwa bin Laden menguak realitas lain dari sosok yang dianggap bertanggung jawab di balik sejumlah aksi teror, termasuk aksi teror fenomenal, peledakan gedung kembar World Trade Centre, New York, pada 11 September 2001.

Seperti ditulis dalam bukunya, Najwa mengatakan Osama adalah sosok ayah yang sangat disiplin. Osama tak ragu memukul anaknya yang tersenyum sangat lebar, hingga terlihat deretan giginya.

Di sisi lain Osama punya kegemaran berkebun bunga matahari dan menganggap mobil sport laiknya istri pertamanya.

Di rumahnya, Osama mengharamkan pemakaian alat-alat elektronik. Dia juga memerintahkan anak-anak lelakinya mendaki gunung pasir di gurun tanpa membawa air. Tujuannya, agar sang anak kuat.

Bukan tanpa alasan Osama berlaku keras pada keluarganya. Itu terkait keputusan Osama untuk menyingkir ke Sudan, sebagai bentuk perlawanan pada keluarga kerajaan Arab yang mempersilakan tentara Amerika Serikat bermarkas di sana.

Belajar tidur di tempat terbuka dan tak nyaman, serta mendaki gurun pasir, bagi Osama, adalah cara dia mempersiapkan anak-anaknya menghadapi kehidupan sulit dan keras.

Najwa (saat itu 15 tahun) menikahi Bin Laden yang saat itu berusia 17 tahun. Perkawinan itu membuahkan tujuh anak lelaki dan empat anak perempuan.

Najwa bukan satu-satunya istri. Osama memiliki total enam istri yang ditempatkan di rumah-rumah terpisah di Arab Saudi dan Sudan.

Peraturan yang diberlakukan untuk keenam istrinya sama, mereka tak boleh menggunakan peralatan elektronik.

"Ayahku tak akan mengijinkan ibu untuk menyalakan pendingin udara, meski AC sudah terpasang di apartemen kami," kata putra Osama dan Najwa, Omar, seperti dimuat laman Telegraph.

"Dia juga tak mengijinkan ibu menggunakan kulkas yang berdiri di dapur," tambah dia.

Namun, ada satu hal dalam diri Osama yang membanggakan untuk anak-anaknya. Osama, kata Omar, jago matematika. Osama bahkan gemar menguji kecepatan hitungnya dengan kalkulator.

"Ayah saya sangat terkenal punya kemampuan hebat di matematika. Banyak yang datang ke rumah sambil membawa kalkulator dan menantang kemampuannya," tambah Omar.

Menurut cerita Najwa, dia dan Osama pernah pergi ke Amerika Serikat pada 1979, pasca revolusi Iran. Di AS, Osama bertemu Abdullah Azzan, ulama radikal Palestina yang lantas menjadi guru spiritualnya.

Setelah itu, Osama pergi ke Afganistan, membantu kelompok perlawanan terhadap Uni Soviet. Salah satu tujuan pergi ke Afganistan, sangat romantis, agar bisa menceritakan pada anak-anaknya kisah kepahlawanannya dalam perang.

Namun, ketika kembali dari Afganistan, Osama menjadi sosok yang kaku.

Dalam buku yang ditulis Najwa, juga terungkap bahwa Osama setidaknya punya satu mobil Mercedes berwarna emas dan speedboat. "Tak ada yang hal yang memuaskan untuk dia selain ngebut di gurun, lalu dia akan meninggalkan mobilnya dan berjalan di gurun," kata dia.

"Hobi favoritnya adalah berkebun. Menanam jagung terbaik dan bunga matahari yang besar," tambah Najwa.(VivaNews)

Read more..

Julia Roberts 'Pancing' Turis ke Bali

Julia Roberts 'Pancing' Turis ke Bali

Kedatangan artis sekelas Julia Roberts ke Indonesia memang banyak menarik perhatian. Tak heran jika kedatangan Julia bisa membantu promosi pariwisata Bali.

Hal yang sama juga diakui oleh ketua Bali Tourism Board, Ngurah Wijaya saat berbincang dengan detikhot belum lama ini di Kuta, Bali. Menurutnya, angka kunjungan turis asing ke Bali akan meningkat setelah film 'Eat, Pray, Love' Julia rampung.

"Kegiatan syuting film 'Eat, Pray, Love' di Bali akan lebih terasa efeknya di masa yang akan datang. Setelah filmnya tayang di seluruh dunia. Bali bisa mendapatkan tempat di dunia film internasional," kata Wijaya.

Ditambah, kata Wijaya, dalam sang penulis film membicarakan Bali dengan sangat menarik. Alam Bali pun digambarkan dengan sempurna dan indah.

"Kita akan mendukung sepenuhnya proses pembuatan film itu di Bali," tegas Wijaya.(pbc)

Read more..

Asteroid Terbesar Kedua di Bimasakti Berkembang Jadi Planet

Jejak lintasan asteroid 2007 TU24 di langit yang dipetakan astronom amatir Dr. Dale Ireland dari Silverdale, Washington, AS

JAKARTA, PrigiBeach.com

Asteroid terbesar di dalam Sistem Bimasakti sebenarnya adalah purwarupa planet, yaitu satu blok yang sedang berkembang menjadi planet sesungguhnya yang lebih besar, demikian hasil satu studi.

Beberapa peneliti di University of California, Los Angeles (UCLA), membuat kesimpulan tersebut setelah menggunakan teleskop Antariksa Hubble untuk mempelajari Pallas, asteroid terbesar kedua di dalam Sistem Bimasakti, kata studi tersebut, yang disiarkan di dalam jurnal Science, terbitan Oktober.

Pallas, yang namanya diambil dari nama Dewi Yunani, Pallas Athena, berada di sabuk utama asteroid antara orbit Jupiter dan Mars.

Menurut teori pembentukan planet, purwarupa planet adalah awan partikel gas, batu, dan debu yang berada dalam proses pembentukan satu planet. Purwarupa planet agak berada di jalur masing-masing orbit lain, sehingga terjadi benturan dan secara berangsur membentuk planet yang sesungguhnya.

"Sangat menggairahkan untuk menyaksikan satu obyek perspektif baru ini yang sangat menarik dan belum diamati oleh Hubble dengan resolusi tinggi," kata mahasiswi tingkat doktor UCLA, Britney E Schmidt, penulis utama studi itu.

"Kami memperkirakan, asteroid yang sangat besar ini bukan hanya sebagai blok planet yang sedang terbentuk, tapi sebagai peluang untuk meneliti pembentukan planet beku pada waktunya," kata Schmidt.

"Memiliki kesempatan menggunakan Hubble, dan melihat citra itu kembali dan memahami secara otomatis ini dapat mengubah apa yang kami pikirkan mengenai obyek ini," kata Schmidt sebagaimana dilaporkan kantor berita resmi China, Xinhua.

Dengan gambar Hubble, Schmidt mengatakan dia dan rekannya dapat membuat pengukuran baru mengenai bentuk dan ukuran Pallas. Mereka dapat melihat permukaannya memiliki daerah gelap dan cerah, yang menunjukkan benda yang kaya akan air tersebut mungkin telah mengalami perubahan internal dengan cara yang sama yang dilalui planet.

"Itulah yang membuatnya lebih mirip planet --variasi warna dan bentuk bulat sangat penting sepanjang yang kami pahami, adalah obyek dinamis atau benda itu telah memiliki ukuran yang persis sama sejak terbentuk," kata Schmidt. "Kami kira barangkali itu adalah obyek yang dinamis."

Untuk pertama kali, Schmidt mengatakan, dia dan rekannya juga melihat tempat tabrakan besar di Pallas. Mereka tak dapat memastikan apakah itu adalah kawah, tapi depresinya memang menunjukkan sesuatu yang penting lain: bahwa itu dapat membawa kepada keluarga kecil asteroid Pallas yang mengorbit di antariksa.


SOE

Editor: hertanto
Sumber : ANT
Read more..

Keluarga Bahagia, Tidak Harus Seimbang.

  • Allah Maha Besar dan Maha Sempurna. Subhanallah......Maha Besar Allah. "Alhamdulillahilladzi affani mimmaftalakabihi wafadlolani alakatsirim miman kholaqo tafdilla". Ini adalah foto dari sebuah keluarga. Silahkan Anda simak.... Kasih dan Cinta, adalah rohmat dari Allah SWT.











Read more..

Sony Tulung 'Menghilang'

Sony Tulung 'Menghilang'
Setelah kasusnya mencuat, terkait pengeroyokan yang dilakukan oleh Sony Tulung terhadap seorang pemuda yang bernama Gamal, di Cafe 99, Kemang, Jakarta Selatan, pengacara kondang tersebut seolah 'menghilang'.

Sony yang coba dihubungi KapanLagi.com di kediamannya di bilangan Jl. Rasamala II RT 008/009, Jakarta Selatan, Pancoran, Jakarta, tidak bisa bertemu dengan Sony karena yang bersangkutan sudah pindah rumah sejak 2 tahun lalu.

"Sudah pindah rumah sejak dua tahun yang lalu. Pindah rumahnya gak lapor ke kita," ujar ibu Tukiwo, seorang wanita yang ada di rumah tersebut, saat ditemui Jl. Rasamala II Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (6/9).

Lebih lanjut ibu Tukiwo menjelaskan Sony sudah pindah rumah. Tapi wanita separuh baya itu tidak mengetahui alamat baru Sony karena pembawa acara FAMILY 100 tersebut tidak melapor kepada Ketua RT setempat perihal kepindahannya.

"Memang banyak yang cari mas Sony, tapi kita juga gak tahu karena gak laporan pindahnya. KK dan KTP mas Sony juga masih alamat sini. Waktu pemilu juga sepertinya gak datang. Selama dia tinggal di sini juga kurang

aktif dan bergaul sama lingkungan," terang ibu Tukiwo.

"Kalau ada acara di lingkungan sini juga dia gak pernah datang. Malah waktu buat KK dan KTP sini bukan dia yang urus tapi orang lain. Ada juga tukang tagihan kartu kredit yang mencarinya," pungkasnya.(pbc)

Read more..

Indonesia, Wilayah Rawan Gempa


  • Sejarah Gempa dan Tsunami di Jawa Timur
Setiap kepala daerah di pantai selatan Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan.
Rabu, 7 Oktober 2009, 08:04 WIB

Heri Susanto
Peta zona rawan gempa Jawa Timur (vsi.esdm.go.id)

VIVAnews - Mengantisipasi terjadinya gempa di wilayah pesisir selatan Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur Soekarno terus berupaya melakukan tindakan dan antisipasi bila ternyata benar prediksi Jawa Timur sebagai salah satu daerah yang rawan tsunami.

Soekarwo bukan saja melakukan langkah preventif diantaranya memasang 23 alat early warning system (EWS) atau alat deteksi dini yang ditempatkan di gunung dan laut, namun Gubernur juga telah mengirimkan radiogram ke seluruh kabupaten/kota beberapa hari lalu.

Isinya, berupa himbauan agar setiap kepala daerah terutama di pantai selatan Jawa Timur meningkatkan kewaspadaan. Melakukan sosialisasi ke masyarakat, mengintensifkan langkah preventif untuk menghindari banyak jatuh korban akibat bencana.

Jika mengacu pada sejarah gempa di Jawa Timur yang disebutkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, propinsi ini juga merupakan wilayah langganan gempa dengan jarak waktu yang berbeda-beda, dari tujuh tahun hingga belasan tahun.

Dari belasan kali gempa selama dua abad, Jawa Timur juga beberapa kali mengalami gempa besar, bahkan menimbulkan tsunami sehingga memakan korban dalam bilangan tak sedikit. Itu pernah terjadi di Trenggalek dan Banyuwangi.

Misalnya, gempa yang terjadi di Blitar-Trenggalek pada 37 tahun lalu, tepatnya pada 4 Oktober 1972 dengan kekuatan 6 skala Richter dan skala intensitas gempa sebesar V-VI MMI.

Gempa ini menimbulkan kerusakan sejumlah bangunan di Gandusari & Trenggalek. Goncangan terasa kuat sehingga mengakibatkan 250 orang meninggal, 127 orang hilang, 423 luka, 1.500 rumah rusak, 278 perahu rusak dan hilang. Gempa ini juga menimbulkan terjangan tsunami dengan ketinggian gelombang belasan meter dan terjangan ombak hingga mencapai 500 meter dari pantai.

Berikut sejarah gempa Jawa Timur yang dikutip VIVAnews dari Pusat Vulkanologi Departemen Energi.

22/03/1836

Gempa terjadi di Mojokerto. Tidak diketahui berapa kekuatan gempa tersebut, namun skala intensitas dampak gempa mencapai VII-VIII MMI. Akibat gempa ini terjadi kerusakan pada bangunan.

20/11/1862
Gempa terjadi di Madiun dengan skala intensitas gempa mencapai VII MMI. Akibat gempa ini sejumlah bangunan retak.

15/08/1896

Gempa terjadi di Wlingi dengan skala intensitas gempa mencapai VII MMI. Gempa terasa sampai Brangah. Kerusakan pada bangunan dan rumah penduduk.

20/08/1902
Gempa terjadi di Tulungagung dengan skala intensitas gempa mencapai VII MMI. Akibat gempa terjadi kerusakan pada bangunan.

11/08/1939
Gempa terjadi di Jawa Timur dengan skala intensitas VII MMI. Getaran gempa terasa hingga Rembang, Jawa Tengah. Sebuah rumah roboh di Brondong.

19/06/1950
Gempa terjadi di Jawa Timur dengan skala intensitas gempa mencapai VI MMI.
Beberapa bangunan retak. Getaran terasa sampai Kalimantan dan Jawa Barat.

20/11/1958
Gempa terjadi di Malang dengan skala intensitas gempa mencapai VII-VIII MMI.
Akibat gempa terjadi retakan pada bangunan, tanah, dan 8 orang tewas.

19/2/1967
Gempa terjadi di Malang dengan skala intensitas gempa sebesar VII - IX MMI. Kerusakan terparah terjadi di Dampit, 1.539 rumah rusak, 14 orang tewas, 72 orang luka-luka. Di Gondanglegi 9 orang tewas, 49 orang luka-luka, 119 bangunan roboh, 402 retak, 5 masjid rusak. Di Trenggalek 33 rumah bambu retak. Getara gempa terasa hingga Banyumas dan Cilacap di Jawa Tengah.

4/10/1972
Gempa terjadi di Blitar-Trenggalek dengan kekuatan 6 skala Richter dan skala intensitas gempa sebesar V-VI MMI. Akibatnya, terjadi kerusakan sejumlah bangunan di Gandusari & Trenggalek. Goncangan terasa kuat sehingga mengakibatkan 250 orang meninggal, 127 orang hilang, 423 luka, 1.500 rumah rusak, 278 perahu rusak dan hilang. Gempa ini juga menimbulkan terjangan tsunami dengan ketinggian gelombang belasan meter dan terjangan gelombang hingga mencapai 500 meter dari pantai.

3/6/1994

Gempa terjadi di Banyuwangi dengan kekuatan gempa mencapai 7 skala Richter dan skala intensitas gempa VIII MMI. Akibat gempa menimbulkan bencana di Rajegwesi, Gerangan, Lampon, Pancer, Pulau Sempu, Grajagan, Pulau Merah, Teluk Hijau, Sukamade, Watu Ulo, Teluk Sipelori dan Teluk Tambakan. Efek tsunami mencapai pantai Banyuwangi, Jember, Malang, Blitar, Tulung Agung, Trenggalek & Pacitan.

20/7/2003
Gempa terjadi di Pacitan dengan kekuatan 5,9 skala Richter. Akibatnya terjadi kerusakan pada sejumlah bangunan dan plester dinding lepas di rumah dinas Polres Pacitan, 4 rumah di desa Pucang Sewu, 1 rumah di desa Sambong, 1 rumah di desa Ponggok, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan; 1 rumah di desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek; pasar Madiun dan sebuah Ruko di kota Yogyakarta. Getaran terasa di Pacitan, Trenggalek, Madiun, Surakarta, Yogyakarta hingga Surabaya. Terjadi gempabumi susulan.

Baca: Mengapa Indonesia Rawan Gempa

heri.susanto@vivanews.com

Read more..

Minal Aidzin wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Bathin

Read more..

Gebrakan Ponpes dan Pemuda Kelutan-Trenggalek




Foto : gus Baha' (Kaos Hitam) bersama Tim Komunitas SATU sesaat usai kegiatan (Dok. PrigiBeach.com)

 Rayakan “Kupatan” Dengan Kreativitas Entertain

Trenggalek, PrigiBeach

Baha’ul Mun’im (32) lebih dikenal dengan Gus Baha’ adalah putra dari Kiyai Dhanan pendiri Ponpes Kelutan “Kidul Kali”. Sejak remaja, pemuda atletis dan manis ini sangat akrab dengan komunitas generasi muda di Trenggalek tanpa melihat dari status maupun golongan. Hampir seluruh generasi tua dan muda di kawasan Kota Kripik Tempe mengenalnya sebagai figur religius yang merakyat dan dekat dengan kawula alit, kreatif dan berdedikasi tinggi. Setelah Abahnya wafat, maka dialah yang kini mempelopori Ponpes Kelutan “Kidul Kali”.

Dalam rangka merayakan Lebaran Kupatan 7 Syawal 1430 H (Minggu, 26/09) kali ini, Gus Baha’ membuat gebrakan yang kreatif, positif dan dinamis, bekerja sama dengan komunitas warga di Kelurahan Kelutan Kecamatan Trenggalek. “Bukan saya kreator dan penyelenggaranya, tapi ini adalah persembahan dari komunitas warga Kelutan”, kata Gus Baha’ dengan tawaddhu dan tegas. Warga sepakat menggelar kegiatan dibawah bendera “Komunitas SATU (S-portif, A-ktif, T-oleran dan Y-unnete)”. Anggota tetap komunitas SATU adalah warga Kelutan, namun tidak menutup kemungkinan akan kehadiran anggota tetap dari luar, kata Gus Baha’ menjelaskan.

“Pagelaran aneka kesenian seperti Band, Dandut, Hadrah, Elektone dan juga Reyog Ponorogo, pada acara menyambut Lebaran “Kupatan” kali ini, Insyaallah akan kami selenggarakan rutin setiap tahun”, ujarnya. Tujuannya, pertama untuk mengurangi kemacetan tatkala lebaran Kupatan, selama ini antusiasisme masyarakat terpusat ke Durenan. Kedua, mempersatukan komunitas yang beraneka, antara lain seni spiritual/religius, olahraga, dan kehidupan berkesenian yang lain. Ketiga, melestarikan kerukunan warga dalam kehidupan sosial dengan keberagaman visi dan religi, melebur dan menyatu di panggung entertain. Menciptakan kerukunan warga dari seluruh unsur dan elemen, mulai dari tingkat bawah hingga menengah ke atas. “Kami selenggarakan kegiatan ini bukan untuk mengalihkan “Durenan” ke Kelutan, tapi sebaliknya justru mendukung sepenuh tradisi Kupatan serta membantu mencegah terjadinya hal-hal yang tidak terduga, seperti kemacetan atau kecelakaan lalulintas yang disebabkan totalitas arus warga Trenggalek yang terpusat pada Durenan”, ujar Gus Baha’ menolak anggapan negatif atas kreativitas Komunitas SATU tersebut.

Dana kegiatan murni bersumber dari anggota, donatur lokal, dana kas masyarakat Kelutan dan Karang Taruna. Tidak sepeser pun dana yang berasal dari luar. Masyarakat Kelutan sangat bangga dengan kegiatan ini, sehingga mereka tidak segan-segan untuk berpartisipasi aktif demi mensukseskannya.

Sementara itu pengunjung sangat membludag, membanjiri setiap panggung yang ada, mereka datang dari jauh seperti dari Karangan, Tugu, Suruh, Bendungan, dan Pule “Kami sekeluarga datang jauh-jauh dari Desa Gamping, (Kecamatan Suruh/Red) untuk menyaksikan konser Hadrah dan lainnya,” kata Sakdiyah (33) salah seorang pengunjung yang datang dengan rombongannya, sambil menambahkan bila dirinya dan warga lain yang hadir merasa terhibur dan sangat berterima kasih pada Pondok “Kidul Kali” yang sudah menyediakan hiburan gratis dan bisa menikmati hidangan Ketupat Lebaran yang disediakan panitia tanpa harus jauh-jauh ke Durenan. Sementara Diah Reni (18) dari Pule. menyampaikan komentar senada, dan kebanyakan para pengunjung sangat berharap kegiatan tersebut bukan hanya sekali ini saja ada, namun bisa rutin setiap tahun pada lebaran Ketupat. Kegiatan ini dimulai sejak pukul 07.00 pagi dan berakhir tepat pukul 13.00 (WIB) sesuai dengan perizinan yang diajukan pada yang berwajib.(Haz)
Read more..

Bulan Pertanda Kala, Bulan Penunjang Kehidupan


Rabu, 16 September 2009 | 07:12 WIB

Oleh NINOK LEKSONO

KOMPAS.com - Dari segi asal-usul kejadiannya, Bulan tidak dapat dipisahkan dari Bumi. Salah satu teori yang kini banyak dianut adalah bahwa Bulan terbentuk dari sempalan material Bumi akibat ditumbuk oleh benda angkasa ukuran besar, mungkin sebesar Mars. Karena model ini lebih mampu menjelaskan terbentuknya Bulan dibandingkan dengan teori-teori lain, skenario tumbukan planeter ini merupakan yang paling banyak diterima di kalangan ilmiah (Gabriel Gache, Science News Editor, 20 Desember 2007).

Tentu masih ada rincian penjelasan dari proses tersebut, yang menghasilkan satelit alam relatif amat besar terhadap ukuran planet induknya. Muncul pula dugaan, materi Bulan tersusun 80 persen dari benda penumbuk dan 20 persen dari Bumi. Namun, ada juga ilmuwan lain yang mengatakan sebaliknya.

Tentu masih banyak yang dapat dikisahkan dari riwayat lahirnya Bulan. Namun, semangat mempelajari riwayat dua benda langit yang ditakdirkan untuk menyusuri waktu bersama-sama ini bukan berlangsung satu arah saja. Misalnya studi hanya diarahkan untuk mempelajari Bulan. Dalam kenyataannya, dari studi tentang Bulan pula banyak dipelajari serba-serbi mengenai Bumi.

Bumi dari Bulan

Di Bulan, ternyata ada berton-ton batuan dan debu yang pada masa silam ditembakkan dari Bumi akibat tumbukan asteroid. Pada batuan dan debu tersebut ternyata juga terkandung rahasia mengenai planet Bumi pada keadaan awal dan juga asal-usul kehidupan (Science Tuesday, 23/7/2002).

John Armstrong dari Universitas Washington di Seattle, AS, menyebut bahwa Bulan merupakan loteng Bumi sehingga kita harus sering menengok untuk mendapatkan benda berharga yang tersimpan di sana. Informasi yang dikandung pada benda-benda itu tak dapat ditemukan di tempat lain.

Dari sampel materi yang ada di Bulan, menurut Armstrong, dapat diketahui apa yang ada di Bumi 3,9 miliar sampai 4,0 miliar tahun silam, bagaimana keadaan awal atmosfernya saat itu, juga kerak dan permukaan buminya. Bisa juga ditelusuri bagaimana kehidupan mulai berevolusi.

Misteri ukuran

Di luar ”riwayat bersama” Bumi-Bulan, ada satu hal lain yang dapat menggugah kita mengenai Bulan, yaitu seputar terjadinya Gerhana Matahari Total (GMT), yang merupakan salah satu fenomena alam yang paling indah.

Saat GMT terjadi, tampaklah bahwa ukuran piringan Matahari dan Bulan demikian pas berimpit. Kalau ada sepercik sinar matahari bisa menerobos, itu karena ia lolos melewati permukaan Bulan yang bergunung-lembah.

GMT bisa terjadi karena kebetulan yang luar biasa. Matahari kurang lebih 400 kali lebih lebar, tetapi jaraknya juga 400 kali lebih jauh. Oleh karena itu, keduanya juga tampak sama ukuran di langit. Ini situasi yang amat unik di Tata Surya yang terdiri dari 8 planet dan 166 bulan yang sejauh ini diketahui. Bumi juga satu-satunya planet yang bisa menopang kehidupan. Apakah semua itu kebetulan murni? (New Scientist, 31 Januari 2009).

Di luar dugaan itu, kebetulan atau bukan, Bulan merupakan obyek yang berbeda asal-usulnya dibandingkan dengan bulan-bulan planet lain, seperti Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Jika Bulan kita diyakini tercipta karena Bumi ditumbuk benda langit besar, bulan-bulan planet luar tercipta dengan cara lain, yaitu dari penggumpalan material di medan gravitasi planet induk atau penangkapan benda kecil yang lewat oleh gravitasi planet.

Berkah Bulan

Dengan ukuran yang relatif besar itu, Bulan juga berperan besar dalam mendukung eksistensi kehidupan di Bumi. Ketika Bumi berpusing memutari sumbunya, ia cenderung untuk bergoyang bebas, kadang terpengaruh oleh tarikan Matahari juga. Ternyata, tangan gravitasi Bulan yang tak terlihat dengan halus meredam goyangan pusingan Bumi tadi. Ini mencegah instabilitas rotasi, yang kalau tak diredam bisa menimbulkan perubahan dramatik iklim. Instabilitas bisa membuat kondisi kondusif yang diperlukan untuk munculnya kehidupan di planet kita terganggu.

Tentu dukungan lain bagi kehidupan juga berupa posisi Bumi yang ada di zona tertinggali (habitable zone) di mana ada cukup banyak air cair. Namun, peranan Bulan, sekali lagi, tidak bisa diremehkan.

Akan tetapi, sejak terjadi impak yang melahirkannya, Bulan terus menjauh dari Bumi dengan laju sekitar 3,8 sentimeter setiap tahun. Dinosaurus tidak melihat gerhana seperti kita karena Bulan pada kurun 200 juta tahun silam terlalu dekat, hingga ukurannya cukup besar di langit untuk menghalangi keseluruhan Matahari.

Namun, penghuni Bumi dalam tempo beberapa ratus juta tahun dari sekarang juga tidak akan melihat GMT sama sekali karena Bulan akan tampak terlalu kecil di langit.

Di sini tampaknya ada dua keberuntungan yang dinikmati oleh manusia sekarang ini. Pertama karena ada Bulan yang menjauh dari sejak saat terciptanya. Yang kedua, karena terjadinya evolusi kecerdasan kehidupan.

Oleh karena itu, tulis Marcus Chown di New Scientist, kalau beruntung, Anda bisa menyaksikan GMT dalam hidup Anda, pikirkanlah hal ini: bahwa Bulan besar itu boleh jadi alasan mengapa Anda ada. Itulah falsafah yang sarat dengan paham antropik bahwa kita ada adalah untuk menyaksikan semua keajaiban alam di depan kita.

Pengujung Ramadhan

Kini, ketika Ramadhan 1430 Hijriah semakin tua, Bulan dalam siklus mengelilingi Bumi telah mendekati posisi Bulan Baru saat posisi Matahari-Bumi-Bulan segaris. Menurut perhitungan astronomi modern, Bulan Baru itu akan jatuh pada tanggal 18 September 2009 pukul 18.45 Greenwich Mean Time, atau pukul 01.45 WIB tanggal 19 September.

Kita pun berharap, pada petang hari, 19 September, Bulan telah meninggalkan momen konjungsi dan Matahari-Bumi-Bulan sudah tidak segaris lagi. Artinya, bulan baru telah lahir… sehingga tak keliru apabila 1 Syawal jatuh tanggal 20 September 2009.

Demikianlah manusia belajar banyak dari Bulan dari masa silam, dan dari Bulan yang dekat itu pula masih ada banyak hal yang dapat kita pelajari.

Sumber : Kompas Cetak

Read more..

Blog Sahabat Saya

Recent Posts