> Prigibeach Trenggalek
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

HUT RI dan Hari Jadi Trenggalek : TP PKK Trenggalek Gelar Lomba Masak Ikan


Hj. Penny Mulyadi, Ketua TP Penggerak PKK Trenggalek.

Trenggalek (prigibeach.com) - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-66 Tahun 2011 di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, PPHBN RI Tahun 2011 melalui Seksi Kewanitaan bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Trenggalek, Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) Kabupaten Trenggalek dan Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Trenggalek akan menyelenggarakan "Lomba Memasak Dengan Bahan Dasar Ikan" yang akan dilaksanakan pada Selasa, 26 Juli 2011 mulai pukul 08.00 WIB bertempat di Pendopo Kabupaten Trenggalek.

Menurut Ny. Penny Mulyadi, selaku Ketua Seksi Kewanitaan, lomba ini dibagi 3 (tiga) kategori, yakni Kategori I dengan peserta dari Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), Pimpinan DPRD, Kepala SKPD lingkup Pemkab Trenggalek, Staf Ahli Bupati, Asisten dan Kepala Bagian Lingkup Setda, Dinas Instansi Vertikal, Perbankan, Ketua Asosiasi dan Camat se-Kabupaten Trenggalek, masing-masing peserta sarimbit (isteri dan suami). Untuk Kategori II pesertanya adalah perwakilan dari Tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kabupaten Trenggalek, sedangkan Kategori III pesertanya adalah perwakilan dari Rumah Makan, Warung, Restaurant dan Pengusaha Katering/Jasa Boga yang ada di Kabupaten Trenggalek.

Khusus untuk Kategori I, peserta tidak dipungut biaya pendaftaran, demikian lanjut Ny. Penny Mulyadi. Sedangkan untuk pelaksanaan technical meeting dan pengambilan nomor peserta bagi peserta Kategori I akan diselenggarakan pada Selasa, 19 Juli 2011 pukul 09.00 WIB bertempat di Pendopo Kabupaten Trenggalek. Tiap peserta dari Kategori I wajib mengikuti technical meeting ini atau bisa juga diwakili oleh istri masing - masing peserta.

Selain itu, masih disampaikan oleh Ny. Penny Mulyadi, demi kelancaran dan kesuksesan lomba tersebut ada beberapa ketentuan yang wajib dipatuhi oleh peserta, antara lain : proses memasak dilaksanakan di tempat lomba, peralatan masak dan kelengkapannya dibawa sendiri oleh peserta, meja masak dan tempat penyajiannya disiapkan oleh panitia, bahan dasar masakan ikan yang sudah dibersihkan serta kelengkapannya dibawa sendiri oleh peserta, masakan disajikan dengan peralatan sendiri sesuai selera, taplak dan perlengkapan lomba disiapkan oleh masing-masing peserta, wajib menyediakan masakan untuk keperluan penilaian, peserta diperbolehkan memberi atau menambahkan hiasan sesuai selera, boleh membawa 1 (satu) orang tenaga pembantu, peserta diwajibkan memakai clemek dari bahan daur ulang/bahan bekas, pakaian peserta bebas rapi, boleh membawa anggota untuk yel-yel/penggembira dan masakan yang disajikan harus dilengkapi dengan nasi.

Lebih lanjut Ny. Penny Mulyadi menjelaskan bahwa dengan lomba ini diharapkan muncul resep-resep baru dalam mengolah ikan, baik ikan laut maupun ikan air tawar. Selain itu, dengan lomba ini dapat masyarakat dapat meningkatkan konsusim makan ikan, terutama bagi para balita, karena makanan dari bahan dasar ikan sangat baik bagi pertumbuhan anak.

"Kita memiliki wilayah laut dan penghasil ikan cukup besar, namun belum semua masyarakat Trenggalek gemar makan ikan. Oleh karena itu melalui acara ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk gemar makan ikan" demikian Hj. Penny Mulyadi.

Untuk informasi lebih lanjut akan disampaikan saat technical meeting atau peserta bisa juga menghubungi Sekretariat PKK di nomor 0355 - 791265, demikian pungkas Ny. Penny Mulyadi.(Haz).

Read more..

Program KB, Kontribusi Hadapi Krisis Multidimensi

Foto : Cipto Wiyono, Sekda Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, saat membacakan sambutan Bupati Trenggalek

Trenggalek (prigibeach.com) - ''Program KB tidak hanya untuk mencegah laju pertumbuhan penduduk, tetapi akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan secara tidak langsung akan mempengaruhi sukses tidaknya pembangunan. Keluarga adalah komponen terkecil dari pembangunan, menjadi pilar utama terwujudnya masyarakat sejahtera'', demikian Cipto Wiyono, Sekda Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, saat membacakan sambutan Bupati Trenggalek, dalam acara peringatan HUT Keluarga Ke-18, Senin (20/6).

Untuk itu, Bupati meminta kepada segenap pihak yang terkait untuk menangani dengan serius pelaksanaan program KB di masyarakat, sehingga tidak terjadi ledakan penduduk. "Berikanlah pelayanan terbaik jika diperlukan, mintalah bantuan kepada tokoh agama serta tokoh masyarakat yang ada” demikian Bupati.

Kebangkitan Program KB dapat memberikan kontribusi terhadap krisis multidimensi terutama mengatasi masalah kependudukan. Diantaranya, pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat.

Acara ini dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. I Gede Siama, M.Si, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Ny. Peny Mulyadi serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Trenggalek, Ny. Cipto Wiyono.

Foto : Sembako Murah untuk Keluarga Kurang Mampu

Sedangkan Kepala BPPKB Kabupaten Trenggalek, Mahfud Effendi, SH, selaku Ketua Pelaksana menginformasikan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun ke XVIII ini dimeriahkan dengan pameran produk–produk unggulan dari 14 Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) di tiap kecamatan. Selain itu juga diadakan penjualan sembako murah sebanyak 300 paket yang disediakan bagi keluarga tidak mampu. Menurut Mahfud Effendi, SH, paket sembako tersebut adalah hasil sumbangan dari keluarga besar KORPRI, TP PKK, Yayasan Srikandi Peduli, BPR Jwalita serta lembaga lainnya.

"Dengan diadakannya peringatan hari keluarga ini, diharapkan akan membangkitkan semangat untuk melaksanakan program KB yang terdiri dari pengaturan kelahiran, kesejahteraan keluarga, terlaksananya tribina, yakni Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Bina Keluarga Lansia (BKL)" ujar Mahfud Effendi yang pernah menjabat sebagai Sekretaris DPRD Trenggalek.(Haz).
Read more..

H. Mulyadi WR: Puskesmas Wajib Tingkatkan Pelayanan Bagi Masyarakat Kurang Mampu

H.Mulyadi WR, berikan pengarahan
di Puskesman Rejowinangun
Trenggalek (prigibeach.com) - Pemerintah Kabupaten Trenggalek telah menetapkan dua Unit Pelayanan Publik sebagai Unit Percontohan, yaitu Puskesmas Rejowinangun sebagai Unit Percontohan untuk Puskesmas Rawat Jalan dan  Puskesmas Gandusari sebagai Puskesmas Rawat Inap.

Untuk memantau dari dekat jalannya pelayanan, Bupati Trenggalek, H. Mulyadi WR, didampingi  Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. I Gede Siama, M.Si.,  Asisten Administrasi Umum, Drs. Abdul Mu'id, MM  serta Sekretraris  Dinas Kesehatan mengadakan kunjungan ke dua Puskesmas tersebut, Selasa, (7/6).

Di Puskesmas Rejowinangun, rombongan disambut oleh Kepala Puskesmas, Tatik Juliani, SKM beserta seluruh tenaga medis di Puskesmas. Dalam kesempatan ini, Bupati Trenggalek sempat menanyakan kualitas pelayanan kesehatan kepada salah seorang pasien yang sedang berobat.

"Pelayanan Puskesmas cukup baik, dan kami merasa sangat senang," jawab pasien yang ditanya.

Di hadapan Kepala Puskesmas serta seluruh karyawan Puskesmas Rejowinangun, Bupati mengutarakan bahwa salah satu indikator tercapainya Good Government adalah keberhasilan dalam mewujudkan pelayanan publik, salah satunya adalah pelayanan di bidang kesehatan. Dari segi fisik, bangunan Puskesmas Rejowinangun dapat dikatakan baik. Namun, point terpenting mewujudkan pelayanan publik yang prima justru dari faktor non fisik. Yaitu pelayanan sepenuh hati yang ditandai sikap ramah dan penuh senyum oleh para petugas.

“Walaupun harga pelayanan yang murah namun servisnya buruk, masyarakat akan tetap menjauh dari pelayanan semacam ini”, ujar Bupati.

Bupati juga mengharapkan kepada Kepala Puskesmas Rejowinangun untuk terus menerus memperbaiki pelayanan. “Bukan hanya saat ini saja, namun ke depan pelayanan harus terus ditingkatkan”, tutur Bupati. Terkait masih kurangnya jumlah tenaga medis, untuk sementara Bupati akan mengintruksikan kepada Badan Kepegawaian daerah (BKD) agar menempatkan orientasi CPNS baru tahun 2010 untuk formasi dokter dan tenaga medis lainnya di Puskesmas Rejowinangun.

H.Mulyadi WR berdialog dengan pasien
di Puskesman Gandusari

Usai meninjau Puskesmas Rejowinangun, Bupati meneruskan peninjauan ke  Puskesmas Gandusari. Dipandu Kepala Puskesmas Gandusari, dr. Malukyanto, Bupati dan rombongan meninjau tiap ruang pelayanan, berdialog dengan para petugas serta mengunjungi pasien rawat inap di Puskesmas ini. Kepada pasien yang dikunjungi, Bupati selalu menanyakan bagaimana kualitas pelayanan yang diberikan oleh para petugas.

Dalam forum diskusi bertempat di Aula Puskesmas Gandusari, Bupati menyampaikan bahwa pelayanan di Puskesmas Gandusari dapat digolongkan dengan baik,  namun untuk keramahan petugas masih perlu ditingkatkan,  misalnya  dengan  membiasakan   senyum  ketika memberikan pelayanan  kepada masyarakat. Menurut Bupati, dengan senyum yang diberikan oleh petugas akan menambah rasa tenang kepada pasien, sehingga diharapkan pasien yang sakit akan lepas sembuh.

Bupati juga memberikan instruksi kepada Kepala Puskesmas untuk memperhatikan  kebersihan kantor  maupun ruangan pelayanan. Bupati minta agar debu-debu yang menempel di sela-sela tembok dan jendela dibersihkan seraya menunjukkan  masih  banyaknya debu yang menempel. 
“Karena Puskesmas merupakan tempat pasien untuk mendapatkan kesembuhan. Jangan sampai ketika di Puskesmas, sakit pasien justru semakin parah sakitnya akibat lingkungan yang kurang bersih”, kata Mulyadi.  Bahkan Bupati meminta kepada Dinas Kesehatan untuk menyediakan tenaga kebersihan apabila memungkinkan. Terkait permintaan dr. Malukyanto  agar  Puskesmas  Gandusari dilengkapi dengan Ultrasonologi (USG), Bupati menyatakan  akan diupayakan sepanjang anggaran memungkinkan.

Kepada Puskesmas Rejowinangun dan Gandusari  Bupati menginstruksikan untuk melakukan inovasi pelayanan, misalnya dengan menjemput pasien darurat yang tidak mampu. "Secara fisik bangunan kita boleh kalah, namun  dari semangat pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat kita harus unggul", tegas H. Mulyadi WR.(Haz).
Read more..

Bentuk-Bentuk Tubuh Wanita Yang Menggoda Pria

Dari data yang dilansir oleh datingsas.com banyak pria membuka mulutnya alias `curhat` , mengenai bagian dari tubuh wanita yang membuat mereka tergoda. Hasilnya, hmmm...... mungkin bisa dipelajari para wanita untuk memikat para pria. Karena, ini opini para pria tentang wanita idaman dan impian mereka loh..... Nggak sabaran kan ingin mengetahuinya, ini dia bagian tubuh wanita yang katanya membuat pria jadi tergoda, simak berdasarkan urutannya.

1. Tubuh Atletis
Pria menyukai wanita yang bertubuh atletis karena dalam pandangan mereka pasti wanita tersebut mampu menjadi ibu yang baik. Dengan tubuh yang fit, si wanita tentu akan mampu menjalani hari-harinya sebagai ibu dan mengerjakan berbagai tugas rumah tangga. Wanita bertubuh atletis juga diyakini mampu melindungi dirinya dari bahaya.

2. Payudara yang padat dan Berisi
Bagi para pria, payudara wanita paling indah ada pada rentang usia awal 20 tahunan. Favorit mereka adalah payudara padat berisi persis yang ada di majalah-majalah pria atau iklan-iklan pakaian dalam.

Jika Anda tidak memiliki payudara padat berisi jangan sedih dulu. Menurut hasil penelitian, pria menyukai payudara tanpa mempedulikan bentuknya. Tidak masalah apakah payudara tersebut berukuran kecil ataupun besar, pria pasti tertarik pada payudara wanita.

Satu lagi fakta tambahan mengapa pria menyukai payudara wanita adalah karena di sekitar puting wanita ada bagian bernama aerola. Pada saat berhubungan seks, aerola akan mengeluarkan bau yang menggoda pria. Itulah sebabnya, pria senang bermain-main dengan payudara ketika berhubungan seks.

3. Kaki Jenjang
Ketika seorang wanita beranjak remaja, kaki mereka akan bertambah jenjang. Nah, di mata pria, kaki yang panjang menandakan kedewasaan wanita.

Banyak wanita berkaki panjang menyadari kelebihan tersebut. Biasanya mereka menggunakan sepatu hak tinggi atau rok mini untuk semakin menonjolkan keseksian kakinya.

Pria juga senang ketika wanita menggunakan hak tinggi. Sepatu yang mudah bikin kaki pegal tersebut menurut pria membuat kaki wanita tambah seksi, membuat bokong dan bagian belakang wanita semakin menarik.

Lucunya, ketika masa subur atau menstruasi, wanita secara instingtif merasa ingin menggunakan rok mini atau pakaian-pakaian yang menggoda pria.

Infoselebindo.com
4. Pinggang yang Ramping
Bentuk tubuh jam pasir sejak dulu memang menjadi idola wanita. Sejak lima abad silam, wanita berusaha keras mewujudkan bentuk tersebut lewat bentukan korset, diet ketat, sampai operasi plastik. Semakin segaris pinggul dengan pinggang membuat pria semakin tertarik. Terkesan wanita tersebut banyak menimbun lemak sehingga secara reproduktif kurang subur.

5. Bokong yang Bulat
Bokong bulat yang penuh dipastikan membuat mata pria tak bisa berpaling. Bokong wanita memiliki banyak fungsi, seperti menyimpan lemak untuk menyusui dan tempat menumpuk energi untuk saat-saat tertentu. Inilah mengapa banyak orang menganggap semakin besar bokong semakin menarik wanita tersebut.

Zaman dahulu wanita berusaha keras membuat bokongnya terlihat semakin besar. Tapi tidak demikian kini, bokong besar malah seperti menandakan tubuh yang kurang sehat.

6. Perut Ramping
Pastinya ini bukan kejutan lagi, perut ramping akan membuat pria jatuh cinta. Mengapa ? Pertama, karena jelas perut ramping menandakan wanita tersebut tidak hamil. Lalu apalagi? Menurut para pria perut ramping menandakan wanita tersebut pandai merawat diri dan peduli akan kesehatannya.

Perhiasan di perut, seperti tindik di perut atau rantai di sekitar perut menurut pria membuat perut semakin seksi. Rantai tersebut membuat pinggul wanita tampak lebih besar sekaligus merampingkan pinggang.

Itu saja ? Tentu tidak, masih ada tujuh hal lagi yang pasti membuat pria langsung jatuh hati.

7. Leher Jenjang
Leher pria umumnya pendek, lebar, dan kokoh. Secara historis, leher semacam itu berguna untuk membawa benda-benda berat, seperti binatang hasil buruan.
Nah, karena itu leher jenjang wanita membuat pria terpesona. Leher jenjang dianggap sebagai tanda kewanitaan yang sangat menggoda, membuat pria senang mencium dan menghiasinya dengan perhiasan.

8. Wajah Ramah
Diam-diam pria mengidolakan wanita yang berwajah sedikit kekanak-kanakan dan penuh senyum. Wajah mungil, dagu kecil, rahang yang elegan, tulang pipi tinggi, bibir penuh, dan mata besar merupakan ciri-ciri wajah favorit pria.

Wajah seperti ini membuat pria secara instingtif ingin melindungi dan memberi kasih sayang. Wajah yang lebih muda memang akan membuat pria tergoda. Karena itu tak heran jika jasa facelift dan operasi plastik cukup sering digunakan oleh wanita-wanita yang mulai keriput.

9. Mulut yang Sensual
Manusia adalah satu-satunya mahluk hidup yang bibirnya berada di bagian luar. Ketebalan bibir wanita sama dengan vaginanya. Kedua bagian tubuh ini akan bereaksi dan dipenuhi oleh aliran darah ketika dalam keadaan terangsang.

Pria menyukai wanita yang berbibir penuh dan sensual. Untuk wanita yang tidak memiliki bentuk bibir demikian jangan khawatir. Dengan bantuan lipstick merah menyala, para pria juga bisa tergoda. Tapi penggunaan make-up yang berlebihan juga berbahaya karena bisa membuat pria-pria berebutan menggoda dan memicu permusuhan dengan wanita lainnya.

10. Daun Telinga
Telinga wanita juga memiliki peran penting dalam menggaet pria. Bagian telinga tempat wanita memasang anting-anting adalah bagian favorit pria. Panjangnya bagian tersebut menurut beberapa pria membuat wanita makin seksi.

Beberapa wanita primitif bahkan dengan sengaja memperpanjang bagian tersebut untuk menarik hati pria. Sekarang wanita sudah lebih pandai untuk mengakali bagian tersebut. Anting-anting model panjang dan menarik perhatian jadi pilihan wanita untuk membantu membuat bagian tersebut terlihat lebih menarik. Tapi hati-hati anting-anting yang terlalu besar malah akan merusak telinga.

11. Mata Besar
Pria umumnya mengagumi mata besar. Karena itu tak heran jika penata rias selalu menonjolkan bagian mata pada tata rias seseorang.
Pria bukannya menyukai mata besar wanita tanpa alasan yang jelas. Menurut mereka mata semacam itu membuat para pria merasa terlindungi.

12. Hidung Mungil
Secara umum, pria menyukai wajah wanita yang imut seperti anak-anak. Wajah tersebut membuat pria merasa ingin melindungi. Begitu juga dengan hidung, pria sangat menyukai wanita yang berhidung mungil.

13. Rambut Panjang
Sehelai rambut bisa hidup hingga enam tahun, setiap harinya seseorang bisa kehilangan 80-100 helai rambut. Untuk pria bule, rambut pirang dianggap menarik karena wanita terkesan feminim dan subur.

Namun apapun warnanya, pria menyukai rambut yang bersih dan berkilat. Rambut tersebut menandakan wanita tersebut bersih dan rajin merawat diri. Selain bersih, menurut sebuah survey, 75% pria lebih tertarik pada wanita yang berambut panjang. (selebindo)
Related Posts with Thumbnails
Read more..

UDW Dan PMI Trenggalek Gelar Donor Darah

Trenggalek (prigibeach.com) - Peringati Hari Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan ke-38 dan HUT Dharma Wanita  Persatuan ke-11 bekerjasama dengan PMI Cabang Trenggalek, Selasa (11/1) menggelar kegiatan donor darah di Graha Bhawarasa  Pendopo Agung Trenggalek, Jawa Timur. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Ny. Penny Mulyadi, mengatakan bahwa kegiatan donor darah akan berlangsung selama dua hari tanggal 11 sampai dengan 12 Januari 2011. Sampai hari ini telah terdaftar 125 pendaftar baik dari karyawan-karyawati lingkup Pemkab Trenggalek maupun dari masyarakat umum.

Ny. Penny Mulyadi juga menjelaskan bahwa rata-rata kebutuhan darah di Kabupaten Trenggalek setiap bulannya sekitar 300-400 bag. Kebutuhan tersebut akan bertambah bila penyakit demam berdarah menyerang. Selain itu, kegiatan donor darah seperti ini juga akan sangat membantu korban kecelakaan, korban bencana alam dan ibu melahirkan. Sebagaimana dikatakan orang bijak, setetes darah dapat menyelamatkan jiwa manusia.

Menurut Ketua PMI cabang Trenggalek, Drs. Suparman, kegiatan donor darah yang dilaksanakan oleh TP PKK kali ini dilihat dari segi peserta dinilai sangat berhasil. Lebih lanjut, Drs. Suparman menjelaskan bahwa selama tahun 2010 persediaan darah di PMI cabang Trenggalek baru mencukupi 80% dari total kebutuhan darah.
Bupati Trenggalek dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Trenggalek, Kholiq, SH, M.Si menyatakan bahwa Kabupaten Trenggalek adalah daerah yang rawan bencana. Selain itu juga merupakan daerah endemik demam berdarah. Angka kematian ibu ketika melahirkan masih cukup tinggi, untuk tahun 2010 angka kematian ibu mencapai 10 orang dari 8000 kelahiran hidup dan 7 diantaranya meninggal karena perdarahan.

Berdasarkan data dari PMI Kabupaten Trenggalek, untuk tahun 2010 persediaan darah di PMI mencapai 2050 bag/kantong dan itu baru mencapai 80% dari kebutuhan. Sedangkan kebutuhan darah yang paling banyak adalah golongan darah O dan golongan darah yang paling susah dicari adalah golongan darah AB. 

Idealnya, persediaan darah di suatu daerah adalah 2% dari jumlah penduduk. Sehingga bila penduduk Kabupaten Trenggalek 714.070 jiwa, persediaan darah yang ideal dalam satu tahun sebanyak 14.281 kantong/bag.

Oleh karena itu Bupati menghimbau kepada seluruh masyarakat Trenggalek, khususnya para PNS untuk aktif menjadi pendonor darah. Karena dengan menjadi pendonor aktif banyak menfaat yang akan kita peroleh, antara laian sebagai sarana amal tanpa mengeluarkan materi, pendonor aktif jarang terkena penyakit dan mencegah stroke. Lebih lanjut Bupati  menjelaskan kaum pria lebih rentan terkena stroke, sedangkan wanita tidak, karena wanita rutin mengeluarkan darah melalui haid. Maka saran terbaik bagi kaum pria untuk menghindari stroke adalah melalui donor darah secara rutin.

Dalam kesempatan tersebut, Ny, Penny Mulyadi memberikan bingkisan kepada Ny. Eni Sehat karena telah56 kali mendnorkan darahnya
Related Posts with Thumbnails
Read more..

Budhe Karwo Sambangi Balita Dede Eko Prasetyo, Penderita Gizi Buruk

Trenggalek (prigibeach.com) - Usai acara di balai Desa Sugihan, Kampak, Trenggalek, Jawa Timur, Budhe Karwo mengunjungi salah satu balita penderita gizi buruk, Dede Eko Prasetyo, putra pasangan Sumadi dan Riyatin yang berdomisili di Dusun Kebon RT 8/RW 3 Desa Wonorejo Kecamatan Gandusari, Kamis (6/1).

Balita Dede Eko Prasetyo lahir dengan berat badan 3,20 Kg tersebut kini berusia 52 bulan, namun berat badannya hanya 7,1 Kg, padahal idealnya sekitar 15 Kg. Menurut Kepala Puskesmas Gandusari, dr. Malukyanto, selain menderita gizi buruk, ketika lahir balita tersebut sudah membawa kelainan, yaitu kelemahan saraf otak sehingga sering kejang-kejang. Hingga umur 52 bulan ini, balita malang tersebut hanya bisa berbaring lemas, sehingga semuanya tergantung orang tua Padahal ketika hamil tidak ada keluhan dan rutin periksa ke bidan desa lanjut dr. Malukyanto.

Pada tahun 2009, balita yang bapaknya sedang merantau ke perkebunan Sawit di negeri jiran Malaysia ini pernah dibawa ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek untuk mendapatkan perawatan. Berhubung keterbatasan peralatan, balita Dede Eko Prasetyo dirujuk ke RSUD dr. Soetomo Surabaya untuk mendapatkan lebih lanjut, namun waktu itu keluarga merasa keberatan sehingga dibawa pulang.

Budhe Karwo sangat prihatin dan kasihan melihat penderitaan Dede Eko Prasetyo.dan dengan kasih sayang, balita tersebut digendong. Kepada orang tua balita malang tersebut, Budhe Karwo meminta agar bersedia bila anaknya dirujuk ke RSUD dr. Soetomo Surabaya untuk mendapatkan perawatan, guna mengurangi penderitaan yang dialami Dede Eko Prasetyo. Budhe Karwo akan berupaya untuk memfasilitasi perawatan Dede Eko Prasetyo, apalagi orang tuanya pemegang kartu JPS.

Kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek, dr. Sugito Teguh, Budhe Karwo meminta agar balita tersebut dibantu untuk mendapatkan pelayanan pengobatan di RSUD dr. Soetomo Surabaya. Dan secara spontan, Budhe Karwo memberikan bantuan uang kepada Ibu Dede Eko Prasetyo disamping satu paket bantuan untuk balita dengan gizi buruk yang terdiri dari 2 dus susu SGM 900 gram, 1 dus susu SGM 300 gram, 2 dus susu SGM 150 gram dan 3 dus biskuit promina.(haz)
Related Posts with Thumbnails
Read more..

Trenggalek: Balita Gizi Buruk Turun Jadi 187 dari 526

Trenggalek (prigibeach.com) - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Ny. Nina Soekarwo atau lebih akrab dipanggil Budhe Karwo, mengadakan kunjungan kerja dalam rangka monitoring dan evaluasi penanggulangan gizi buruk balita di Balai Desa Sugihan Kecamatan Kampak, Trenggalek, Jawa Timur, Kamis (6/1). Menurut laporan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Ny. Penny Mulyadi, jumlah balita di Kabupaten Trenggalek tahun 2010 sebanyak 50.300 anak dan jumlah posyandu 849 unit, sedangkan jumlah balita yang menderita gizi buruk/kurang 526 anak. Namun tahun ini jumlah balita yang menderita gizi buruk/kurang tersebut bisa diturunkan hingga tinggal 187 anak. Penurunan itu berkat kerja sama antara kader PKK di berbagai lini dengan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek. dan instansi terkait lainnya. Sedangkan cara yang ditempuh antara lain melalui dialog interaktif di radio, kunjungan langsung dan jemput bola kepada keluarga yang memliki balita, pelayanan paripurna kepada penderita gizi buruk dan lain sebagainya.

Bupati Trenggalek, H.Mulyadi WR, mengatakan bahwa penurunan penderita gizi buruk dari 526 anak hingga tinggal 187 anak adalah berkat kerjasama dengan berbagai instansi terkait, terutama kader-kader PKK atau 'malaikat hijau' [green angel]. Kendati demikian, diakui memang masih banyak penderita gizi buruk, di Kabupaten Trenggalek karena daerah ini termasuk wilayah endemi demam berdarah maupun chikungunya.
"Sayangnya, Kabupaten Trenggalek seringkali kekurangan peralatan foging untuk memberantas nyamuk penyebab demam berdarah maupun chikungunya. Oleh karena itu, kami mohon kepada Budhe Karwo untuk menyampaikan hal tersebut kepada Gubernur agar dapatnya dibantu peralatan foging beserta obatnya", demikian Mulyadi.

Terkait dengan musibah banjir yang melanda 6 kecamatan di Kabupaten Trenggalek tanggal 2 dan 3 Januari yang lalu, menurut Bupati juga sangat berdampak pada derajat kesehatan masyarakat, karena banyak sumur masyarakat yang tercemar. Karena itu, melalui Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Bupati mohon agar dibantu fasilitas / obat untuk menjernihkan air.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Ny. Nina Soekarwo, mengapresiasi keberhasilan Kabupaten Trenggalek menurunkan angka penderita gizi buruk, namun hal tersebut perlu ditingkatkan lagi. Untuk Program Keluarga Berencana (KB), Kabupaten Trenggalek relatif sukses karena total fertility rate sudah di bawah rata-rata Provinsi Jawa Timur. Namun untuk angka kematian ibu ketika melahirkan masih tinggi, yaitu 135 per 100 ribu kelahiran. Padahal untuk Provinsi Jawa Timur, rata-rata angka kematian ibu ketika melahirkan 90 per 100 ribu kelahiran., dengan demikian angka kematian ibu melahirkan di Kabupaten Trenggalek lebih tinggi dari pada angka rata-rata di Provinsi Jawa Timur. Pada umumnya, kematian ibu tersebut karena terlambat dibawa ke puskesmas atau kekurangan darah ketika melahirkan.

Oleh karena itu, Budhe Karwo menyarankan agar Poskesdes diperbanyak, ambulan desa digalakkan dan bagi ibu hamil disiapkan atau didata siapa calon pendonor darahnya, sehingga ketika membutuhkan cepat teratasi .

Terkait gizi buruk, menurut Budhe Karwo pada umumnya disebabkan keluarga yang tidak mampu serta kurangnya pemahaman tentang gizi yang berimbang. Solusinya adalah bayi usia 0-6 bulan harus diberi asi eksklusif, balita harus mendapatkan asupan gizi yang berimbang, namun tidak harus mahal. Selain itu , balita secara rutin dibawa ke Posyandu serta memiliki Kartu Menuju Sehat (KMS). Bila 2 kali ke Posyandu berat badan balita tidak naik, maka perlu segera dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Bagi kader PKK, berdasarkan kenyataan yang ada perlu ada penyegaran kembali tentang cara pengisian KMS yang benar, sehingga data yang dihasilkan akurat.

Dalam kesempatam tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur menyerahkan sejumlah bantuan. Untuk membantu korban bencana alam banjir di Kabupaten Trenggalek. Ny. Nina Soekarwo menyerahkan bantuan 100 juta rupiah kepada Bupati Trenggalek. Sedangkan kepada balita penderita gizi buruk/kurang , Budhe Karwo menyerahkan bantuan 256 paket. 100 paket diserahkan secara langsung dalam kesempatan tersebut, sedangkan yang 156 paket diserahkan kepada para camat untuk selanjutnya dibagikan kepada warganya yang memiliki balita dengan gizi buruk. Tiap paket bantuan berisi 2 dus susu SGM 900 gram, 1 dus susu SGM 300 gram, 2 dus susu SGM 150 gram dan 3 dus biskuit Promina.(haz)
Related Posts with Thumbnails
Read more..

Trenggalek : Konspirasi Dokter dan Bidan, Dua Nyawa Melayang?!

Saya paramedis aspal (illustrasi)
Trenggalek (prigibeach.com) - Kembali dunia kesehatan tercoreng dan masyarakat kecil menjadi korban akibat kecerobohan oknum tenaga kesehatan yaitu Bidan Desa Sumberdadi, Trenggalek, Jawa Timur, Puji W. Nugroho. Peristiwa itu terjadi sekitar dua minggu yang lalu, tepatnya pada hari Jum'at (12/11). Seorang hamil dari Desa Sumberdadi, bernama Wiji datang kerumah Bidan desa Puji W. Nugroho yang kebetulan rumah bidan tersebut juga dijadikan tempat prakteknya.

Diantarkan suaminya Gisan 24th, Wiji meminta pertolongan karena dia akan melahirkan, setelah mendapat pemeriksaan dari bidan Puji W. Nugroho Wiji disarankan untuk pulang dan kembali lagi nanti ke tempat praktek bidan Puji W. Nugroho pada sore harinya. Karena menurut bidan tersebut Wiji belum waktunya melahirkan alias pembukaan partes belum komplit, padahal waktu itu Wiji merasa ada yang kurang beres dengan kandungannya. Dia merasa bentuk perutnya tidak lazimnya orang hamil dan merasa mau melahirkan.

Tetapi hal ini tidak menjadi pertimbangan bidan Puji W. Nugroho dan tetap menyuruh Wiji untuk pulang. Namun apa yang terjadi? Sore hari ketika Wiji kembali ke tempat praktek bidan Puji W. Nugroho ternyata keadaannya sudah sangat lemah alias kolaps. Merasa tidak mampu mengatasi keadaan maka bidan Puji W. Nugroho merujuk Wiji ke RS. Budi Asih, Trenggalek. Dengan diantar suaminya dan bidan Puji W. Nugroho Wiji tiba di RS. Budi Asih sekitar jam 16.00, dan langsung ditangani Dr. Harmono S.po.g; Kurang lebih 20 menit dalam penanganan Dr. Harmono S,po,g. ternyata sang dokter juga tidak mampu berbuat banyak dan sekitar 17.00 akhirnya Wiji meninggal bersama dengan bayinya.

Menurut pernyataan Basuki, Humas RS. Budi Asih, kematian Wiji dan bayinya adalah akibat dari kurang telitinya dan kurang tanggapnya bidan Puji W. Nugroho, yakni salah pada waktu observasi awal. Hal ini senada dengan pernyataan dokter Harmono, S.po.g bahwa kematian Wiji disebabkan pendarahan dalam dan mungkin masih bisa tertolong apabila lebih dini dibawa ke RS. Budi Asih. Yang menjadi pertanyaan sekarang kenapa seorang bidan Desa merujuk pasiennya ke rumah sakit swasta seperti RS. Budi Asih? Bukannya ke RSUD setempat yang tentunya lebih komplit dan canggih dalam penanganan maupun alat-alatnya. Ataukah atas permintaan pihak pasien itu sendiri?

Usut punya usut ternyata ada dugaan praktek bisnis terselubung antara beberapa Bidan desa dengan RS. Budi Asih. Diduga Dr. Harmono S.po.g sebagai dokter kandungan di RS. Budi Asih telah memberikan kepada beberapa bidan desa sejumlah uang sebagai kontrak untuk bisa merujuk pasien ke RS. Budi Asih. Kalau memang benar hal ini terjadi tentunya tindakan tersebut benar-benar tidak berprikemanusiaan karena mengatasnamakan segi pelayanan dan penyelamatan jiwa untuk memperoleh keuntungan pribadi.

Menilik dari kasus ini tentunya masyarakat bisa menilai masih pantaskah bidan Puji W, Nugroho dan dr. Harmono, S.po.g menjadi tenaga kesehatan yang jelas kurang mementingkan keselamatan dari pasiennya?! (Haz).
Related Posts with Thumbnails
Read more..

Trenggalek : PIKR Masuk Nominasi 5 Terbaik Nasional


Trenggalek (prigibeach.com) - Setelah berhasil meraih juara satu lomba Pusat Informasi dan Konsultasi Remaja [PIKR] tingkat Provinsi Jawa Timur, PIKR Kabupaten Trenggalek, yang biasa disebut Tikar [Tongkrongan Informasi dan Konsultasi Remaja] selanjutnya mewakili Provinsi Jawa Timur untuk mengikuti lomba tingkat nasional. Penilaian lomba tingkat nasional telah dilaksanakan hari Sabtu, 1 Mei 2010 yang lalu.

Secara resmi Tim Penilai dari BKKBN dan KNPI Pusat yang dipimpin oleh Drs. Syaifudin, MBA diterima oleh Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan & Keluarga Berencana [BKKB], Drs. Ali Mustofa, M.Si. atas nama Bupati Trenggalek bertempat di Graha Bhawarasa. Bupati Trenggalek dalam sambutan yang dibacakan Drs. Ali Mustofa menyatakan bahwa potensi remaja berusia 15 - 21 tahun yang menjadi sasaran PIKR mencapai 93.090 orang. Melalui PIKR ini diharapkan kualitas dan kesehatan remaja dapat ditingkatkan, terbebas dari NAPZA, penyakit seksual menular [PSM] maupun HIV/AIDS. Yang tidak kalah pentingnya, dengan PIKR remaja dapat menunda usia perkawinan hingga usia ideal untuk menikah.

Ketua Tim Penilai, Drs. Syaifudin, MBA dalam kesempatan tersebut menyatakan bahwa kedatangan timnya ke Kabupaten Trenggalek adalah untuk melihat sejauh mana keberhasilan PIKR di Kabupaten Trenggalek. Selain itu untuk membandingkan profil tentang PIKR Kabupaten Trenggalek yang telah diterima, yaitu dalam bentuk dokumen, foto dan CD dengan kenyataan sebenarnya di lapangan. Ditambahkan Drs. Syaifudin, PIKR Kabupaten Trenggalek merupakan nominasi 5 terbaik nasional. Diakhir sambutannya Ketua Tim Penilai berharap agar PIKR Kabupaten Trenggalek akan semakin berkembang sehingga menjadi rujukan atau tempat study banding kabupaten lainnya.

Setelah mendapatkan paparan tentang PIKR Kabupaten Trenggalek dari Ketua Tikar Trenggalek, Istingadah, Tim Penilai selanjutnya mengadakan penilaian di lapangan, yaitu di markas Tikar Trenggalek, Jl. Dr. Sutomo 29 Trenggalek.
humas/hab


Read more..

Senyumlah agar Panjang Umur

Ilustrasi tersenyum

Rahasia panjang umur ternyata bisa sesederhana merekahnya sebuah senyuman. Semakin lebar senyum dan semakin dalam lipatan di sekitar mata Anda ketika tersenyum, semakin besar pula kemungkinan Anda untuk hidup lebih lama.

Kaitan antara senyum dan umur panjang ini diungkapkan oleh peneliti dalam riset yang dimuat di jurnal Psychological Science. Temuan baru ini menambah bukti lain bahwa hidup dengan kebahagiaan dan gembira memberi pengaruh kuat bagi kualitas kesehatan dan harapan hidup.

Peneliti percaya, lebarnya senyuman dan dalamnya kerutan di sekitar mata adalah cermin positif dari hidup seseorang yang dapat diterjemahkan dalam kesehatan jangka panjang yang lebih baik.

Kesimpulan ini merupakan hasil studi terhadap foto-foto berusia tua. Para ahli dari Wayne State University, Michigan, meneliti 230 gambar pemain liga bisbol yang dicetak dengan data registrasi tahun 1952. Daftar ini memuat semua profil dan statistik pemain, seperti tanggal lahir, berat, status perkawinan, dan karier.

Para ahli lalu membuat peringkat pemain berdasarkan bentuk senyuman. Ada kelompok pemain yang tak tersenyum sama sekali, tersenyum parsial (sebagian otot di sekitar mulut saja yang aktif), serta tersenyum lebar (ditandai tawa lepas dengan gigi yang tampak, pipi yang naik, dan lipatan di sekitar mata).

Foto-foto ini lalu dibandingkan dengan usia dan harapan hidup setiap pemain. Hasil analisis menunjukkan, 184 pemain tercatat sudah meninggal. Mereka yang masuk kategori "tanpa senyum" hidup dengan usia rata-rata 72,9 tahun.

Di antara kelompok "senyum parsial', harapan hidupnya rata-rata mencapai 75 tahun. Adapun mereka yang senyumnya paling lebar memiliki usia rata-rata 79,9 tahun atau tujuh tahun lebih panjang dari rekannya yang "jarang senyum".

Riset juga menemukan bahwa "senyuman palsu" tidak akan memberikan manfaat yang sama karena penambahan angka harapan hidup hanya terlihat pada pemain yang memiliki senyuman asli yang dikenal dengan Duchenne smiles.

Senyuman Duchenne mengaktifkan sekelompok otot di sekitar mulut dan mata. Istilah ini dimunculkan oleh seorang ahli saraf pada abad ke-19. Senyuman ini berbeda dengan senyum palsu yang hanya melibatkan otot di sekitar mulut.

Jadi mulai saat ini, tersenyumlah dengan lepas agar Anda tetap sehat dan panjang umur!

(Sumber : Kompas-kesehatan)


Read more..

Trenggalek : DBD Makin Mengganas



Trenggalek (prigibeach.com) - Wabah demam berdarah masih terus melanda sejumlah wilayah di Trenggalek. Banyaknya warga yang terjangkit DBD membuat Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Sudomo Tranggalek kewalahan. Sejumlah pasien bahkan harus dirawat di lorong-lorong rumah sakit.

Akibat membludaknya pasien, ruang perawatan anak tidak lagi mampu menampung pasien. Sehingga para pasien sebagian terpaksa dirawat di lorong rumah sakit.

Dari 34 pasien anak yang dirawat di RSUD Dr. Sudomo kemarin, 29 diantaranya menderita demam berdarah. Sementara kapasitas rumah sakit ini hanya mampu menampung 25 pasien.

Dokter Umum RSUD Dr. Sudomo Liliek Wahyu menyatakan, lonjakan pasien demam berdarah terjadi karena curah hujan yang belum stabil, sehingga membuat banyak genangan air yang disenangi nyamuk untuk bersarang.

Meski memiliki banyak pasien anak namun sejak 3 tahun terakhir, rumah sakit ini tidak memiliki dokter spesialis anak. Sehingga anak penderita DBD dalam kondisi parah, dirujuk ke rumah sakit lain.

Berdasarkan catatan rumah sakit dalam 3 bulan terakhir, jumlah pasien demam berdarah cukup tinggi, yakni 128 di bulan November, 202 di bulan Desember, dan 89 orang dalam waktu dua pekan di bulan Januari. Salah satunya meninggal dunia. (hab)


Read more..

Jatim Kekurangan Pasokan Susu Sapi 650.000 Liter/Hari

SURABAYA, KOMPAS.com - Setiap hari, Provinsi Jawa Timur kekurangan pasokan susu sapi segar sebanyak 650.000 liter. Akibatnya, sejumlah perusahaan susu di Jatim terpaksa mengimpor bahan baku susu sapi segar dari luar negeri.

Total kebutuhan susu sapi di Jatim mencapai 1,6 juta liter per hari. Padahal, produksi susu sapi hanya sekitar 950.000 liter per hari.

Kepala Bidang Agribisnis Dinas Peternakan Jatim Maskur mengatakan, produksi susu sapi Jatim sebanyak 950.000 liter per hari harus dibagi-bagi untuk pabrik-pabrik susu, konsumsi masyarakat, serta dikirim ke luar Jatim.

"Sekitar 850.000 liter susu sapi dipasok untuk pabrik-pabrik, seperti PT Nestle, PT Greenfields , PT Indolacto, dan Sekar Tanjung serta dikonsumsi langsung masyarakat. Sedangkan 100.000 liter dikirim ke luar Jatim, yaitu ke Jabar dan Daerah Istimewa Yogyakarta," ujarnya, Kamis (5/11) di Surabaya.

Dinas Peternakan Jatim berencana menggenjot produksi susu sapi di Jatim mencapai kisaran 1 juta liter per hari. Beberapa skim kredit disediakan untuk para peternak sapi, seperti kredit ketahanan pangan dan energi (KKPE) dan kredit usaha pembibitan sapi ( KUPS).

Alokasi kredit KKPE masih sedikit yaitu Rp 257 juta untuk tahun 2009. Meski bunganya hanya enam persen, tapi tahun lalu tingkat penyerapannya hanya 40 persen. Para peternak kadang terkendala dengan proses pengajuan kredit yang mengharuskan adanya agunan, papar Maskur.

Sementara itu, untuk skim KUPS baru akan berjalan tahun 2010 mendatang dengan alokasi dana dari pemerintah pusat senilai Rp 15 triliun. Untuk skim ini, peternak yang mengajukan kredit hanya dibebani bunga sebesar lima persen.



Read more..

Gadis Koma Terbangun karena Pertanyaan Mental Aritmatika


detik.com, Gadis Inggris pecinta matematika yang tengah mengalami koma tiba-tiba terbangun setelah ayahnya memberinya pertanyaan aritmatika. Sang ayah kaget karena kecintaan putrinya pada matematika justru menyelamatkan nyawanya sendiri.

Vicki Alex adalah gadis berumur 15 tahun yang sangat menyukai matematika. Ia mengalami koma selama 3 hari dan tidak bisa merespons segala bentuk rangsangan apapun akibat penyakitnya. Namun keajaban datang ketika sang ayah menstimulasinya dengan pertanyaan aritmatika yang sangat sederhana.

Hasil diagnosa dokter menunjukkan bahwa Vicki terkena penyakit myeloid leukaemia acute. Dan sejak ia mulai kesulitan bernafas dan pusing pada bulan September, ia pun mengalami koma. Dua minggu kemudian, tubuhnya menjadi sangat dingin karena ia mengalami cold-like symptoms.

Sebulan kemudian, keadaannya bertambah parah. Ia terkena infeksi dan di bagian punggungnya terdapat gumpalan. Dokter pun memberinya antibiotik tapi tidak yakin dan tidak menjamin Vicki dapat melawan penyakitnya itu, bahkan dokter sudah memvonis kematiannya.

Namun orang tua VIcki, Nick dan Tracey tidak mau menyerah dan terus mencoba memberinya stimulus. Setelah berjam-jam memberi stimulus dengan mengajaknya bicara tentang band favoritnya (Coldplay) hingga teman-temannya, Vicki masih juga tidak bereaksi.

Lalu seorang spesialis IT asal Finedon, Northamptonshire, Alex, mengusulkan sebuah ide yang mungkin bisa membangunkan Vicki. Ia menyarankan agar Nick memberi pertanyaan aritamtika sederhana pada Vicki.

"Saya tahu bahwa ia sangat menyukai pelajaran mental aritmatika di sekolahnya. Namun saya tidak begitu yakin hal itu bisa menyadarkannya. Tapi Alex mendorong saya untuk melakukannya, jadi tidak ada salahnya mencoba," ujar Nick seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (4/11/2009).

Nick pun kemudian memulai pertanyaan aritmatika yang sangat sederhana, yaitu satu ditambah satu. Dan seperti keajaiban, Vicki pun merespons pertanyaan itu. "Dia mencoba menyebutkan jawabannya, tapi saya tidak mengerti. Ketika saya tanyakan apakah jawabannya adalah dua, ia pun mengangguk," tutur Nick.

Dokter mengatakan itu hanya sebuah kebetulan saja. Namun ketika ayahnya memberi pertanyaan tentang pelajaran bahasa Inggris yang tidak disukai putrinya itu, Vicki pun merespons dengan menggelengkan kepala. Nick akhirnya terus memberinya pertanyaan aritmatika, dan responsnya semakin baik. "Ini adalah keajaiban," ucap Nick.

Hari berikutnya, Vicki sudah bisa bernafas tanpa alat bantu. "Awalnya kami takut jika ia tidak mampu bernafas jika alatnya dilepas, namun beberapa detik setelah alat itu dilepas, ia bisa bernafas sendiri. Ia hidup kembali," seru Nick.

Penyakit leukemia akut yang menghambat produksi sel-sel darah normalnya di tulang belakang ternyata bisa dikalahkan dengan kekuatan mental dan pikiran. Meski demikian, Vicki tetap menjalani kemoterapi untuk pemulihan lebih lanjut. Stimulus mental aritmatika pun masih terus diberikan padanya sebagai terapi pemuilhan tambahan.


Read more..

Puluhan Warga Blitar Terserang Chikungunya


Blitar, PrigiBeach.com

Puluhan warga dari 3 Rukun Tetangga (RT) di Dusun Sentuul, Desa Pandanarum, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar terserang chikungunya. Mereka mengeluhkan panas tinggi disertai pusing, dan ngilu-ngilu pada seluruh persendian. Bahkan, sejumlah orang mengaku kaki dan tangannya tidak bisa digerakkan.

Sulikah (35) salah satu korban mengatakan, serangan ini sudah berlangsung sekitar semingguan. "Anak dan suami saya juga terserang. Mereka mengeluh sakit di persendian, panas tinggi, dan susah bergerak," ujar Sulikah, Selsa (3/11/2009) siang.

Imbuh Sulikah, hasil pemeriksaan petugas medis puskesmas setempat, dinyatakan jika penyakit itu diakibatkan oleh nyamuk Chikungunya. Namun, belum diketahui secara pasti dari mana asal nyamuk ini berkembang biak.

Meski tidak mematikan, penyebaran chikungunya yang berlangsung cepat, cukup mencemaskan warga. Sebab, kondisi lumpuh sementara membuat warga tidak bisa bekerja. (ary)


Read more..

Alat pemalsu keperawanan berisiko alergi



(google.com)

Awal bulan Oktober, media ramai membicarakan soal produk selaput dara palsu. Alat bernama Artificial Virginity Hymen (AVH) itu diproduksi oleh perusahaan China dan berfungsi mengelabui pasangan agar berpikir bahwa wanita yang memakainya masih perawan.

Di Indonesia pun, alat pemalsu keperawanan ini sudah marak beredar. Meski begitu, peredarannya memang cenderung tertutup.

Ditilik dari sisi kesehatan, Dr Anita Gunawan dari Rumah Sakit Pondok Indah menyebutkan bahwa pemakaian selaput dara buatan memang tidak menimbulkan risiko berbahaya yang berarti bagi wanita yang memakai maupun yang menjadi pasangan.

Namun Anita mengingatkan bahwa pemakaian alat ini sangat mungkin menimbulkan alergi atau bahkan infeksi.

"Alat seperti ini sebenarnya tidak membahayakan. Risikonya paling hanya reaksi alergi atau infeksi jika kulit si pemakai sensitif ditambah tidak bersih saat memasangkannya," kata Anita saat dihubungi, Minggu (25/10).

Namun menurutnya, risiko lebih jauh bisa mengintai si pemakai karena penggunaannya tidak dalam pengawasan dokter.

"Ibarat menggunakan kontak lens, alat ini memang hanya ditempel pada hymen dan tidak sampai masuk ke bagian dalam. Namun jika penggunaannya tidak higienis dan menimbulkan alergi, pemakaian ini bisa juga membahayakan kesehatan organ intim si wanita," ujar Anita.

Anita pun menyatakan pendapatnya soal penggunaan alat ini. Menurutnya sah-sah saja jika orang mau menggunakannya, namun itu berarti mengorbankan nilai moral karena mengelabui pasangan.

Selain itu Anita juga menyebutkan bahwa keperawanan tidak selalu ditentukan berdarah atau tidaknya si wanita saat pertamakali melakukan hubungan seks. Pasalnya, tingkat elastisitas hymen pada setiap wanita berbeda-beda. Maka terkadang hymen yang elastis tidak akan sampai mengeluarkan darah saat melakukan hubungan. (red06/kez)

Read more..

Blog Sahabat Saya

Recent Posts