> Prigibeach Trenggalek
Tampilkan postingan dengan label Celebrity. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Celebrity. Tampilkan semua postingan

Sherina Munaf Yang Bikin "Gregeten"

Nama: Sherina Munaf
Tanggal lahir: 11 Juni 1990
Status: Single  
Zodiak: Gemini
Lahir di: Bandung  
Debut: Album 'Andai Aku Besar Nanti' (1999)

Gadis bernama lengkap Sinna Sherina Munaf ini lahir di Bandung, Jawa Barat. Sherina adalah penyanyi Indonesia yang sudah tenar sejak masih berumur 9 tahun. Sherina adalah anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Triawan Munaf dan Luki Ariani.

Sherina muncul pertama kali pada tahun 1999 dengan album "Andai Aku Besar Nanti". Pehobi melukis ini membawakan lagu-lagu gubahan Elfa Secioria. Di album ini terdapat 7 lagu yang masing-masing berjudul Andai Aku Besar Nanti, Balon Udaraku, Bermain Musik, Dua Balerina, Kembali Ke Sekolah, Pelangiku dan Putri Dalam Cermin. Lagu-lagunya itu menggebrak pasar Indonesia. Lantunan suara Sherina kecil membuat anak-anak seolah mendapat  musik alternatif yang sesuai.

Di tahun yang sama, Sherina muncul di layar lebar pada 2001 melalui Petualangan Sherina bersama Derby Romero, Didi Petet, Mathias Muchus dan  Butet Kertaradjasa. Film dimulai dengan permusuhan Sherina dan Sadam yang diperankan Derby Romero. Namun permusuhan kedua anak ini berubah menjadi persahabatan saat Sadam dan Sherina menghadapi penculikan Pak Raden (diperankan Butet Kertaradjasa) yang ingin menguasai tanah pertanian Ardiwilaga, ayah Sadam. 

Peran kedua bocah ini dalam film arahan sutradara Riri Reza mendapat sambutan luar biasa dari penonton Indonesia. Film 'Petualangan Sherina' disebut-sebut sebagai awal kebangkitan perfilman Indonesia. Setelah kesuksesan  Petualangan Sherina, beberapa film  musikal anak kemudian bermunculan. Lagu-lagu Sherina yang ditampilkan di film itu langsung menarik perhatian khalayak. Demam Sherina pada tahun itu sempat melanda anak-anak di seluruh Indonesia.

Selain itu, Sherina bersama beberapa rekannya seperti Maisy, Saskia, Geofanny, Joshua, dan Kenny bermain dalam operet musikal Bobo berjudul Misteri Naga Ungu. Masa itu, Sherina adalah tolok ukur keberhasilan artis anak-anak di Indonesia.

Di masa kecil, lulusan British International School ini juga pernah tampil sepanggung bersama Westlife, grup band asal Inggris, menyanyikan lagu 'I Have A Dream', yang sedang tenar kala itu. Di saat karirnya sedang di puncak, Sherina memutuskan untuk mundur sejenak. Dia berkosentrasi untuk pendidikan dan meninggalkan dunia hiburan hingga menginjak umur 16 tahun.

Tahun 2008, Sherina muncul dengan penampilan yang beranjak remaja. Dia berubah menjadi seorang penyanyi remaja dengan lagu-lagu yang mulai beraroma percintaan. Sherina kemudian bergabung untuk membuat lagu dalam film "Laskar Pelangi" dan Ayat-Ayat Cinta".  Dan tahun 2009 kembali ia mengeluarkan album "Gemini".

Di awal tahun 2007, saat berumur 16 tahun, Sherina muncul kembali dengan sebuah album baru yang bertajuk "Primadona". Keponakan penyanyi senior Indonesia, Fariz Rustam Munaf ini muncul dengan jenis lagu yang sangat berbeda dengan saat dia masih kecil. Pada tahun ini juga, Sherina ditunjuk sebagai ikon Panasonic menggantikan Dian Sastrowardoyo.

Walaupun album yang menandai dirinya terjun sebagai penyanyi dewasa tak terlalu diterima pasar, Sherina tetap optimis untuk bertahan di jalur musik. Sherina juga tak menyerah untuk terus menggubah syair-syair lagu sesuai suasana hatinya. Banting tulang, ia terus mencari jenis musik yang cocok untuk didengar kawula muda Indonesia.

Pada tahun 2008, selain membuat lagu untuk film Laskar Pelangi dan Ayat-ayat Cinta, Sherina ditunjuk sebagai ikon Grand Indonesia Shopping Town. Di tahun 2009, kerja kerasnya membuahkan hasil. Album yang bertajuk "Gemini" benar-benar diterima pasar. Gemini adalah album kelima Sherina Munaf. Diluncurkan pada 9 Juli 2009 di Hard Rock Cafe Plaza eX. Berisi 12 buah lagu yaitu Ku Mau Kau Mau, Cinta Pertama dan Terakhir, Geregetan, Simfoni Hitam (versi Band), Pikir Lagi, Battle of Dance, Bukan Cinta Segitiga, Pergilah, Kau, Semoga Kau Datang, Simfoni Hitam (versi Orkestra), Jalan Cinta.

Sherina mengaku di album anyar  yang membuktikan transformasinya sebagai penyanyi dewasa. Tak tanggung-tanggung ia ikut terjum langsung dalam pembuatan lagu, aransemen hingga proses rekaman. Meski banyak yang menyebut dirinya sebagai seorang idealis dalam menghasilkan karya, Sherina mengaku dia hanya menginginkan hasil karyanya sempurna dan sesuai keinginannya. 

Pada pembuatan single kedua dalam album Gemini, "Geregetan", sebelum mengacungkan jempol tanda puas atas hasil akhirnya, Sherina sempat mengubah lirik lagu beberapa kali, menyanyikan dan mengaransemen lagu berulang-ulang, serta mengulangi proses rekaman lagu itu. Hasilnya tak mengecewakan. Sejak dirilis ke pasar, lagu Geregetan kerap tampil di radio dan layar televisi.  Kesuksesan penyanyi penyuka Marylin Manson, Peterpan, Slank,  dan Gigi tak membuatnya puas.

Sherina berkeinginanan melakukan kolaborasi dengan beberapa penyanyi, seperti Fariz RM. Dia pun sempat berduat dengan dua grup musik tenar di Indonesia, Gigi dan Slank. Soal keinginan kembali ke layar lebar, Sherina mengatakan akan mempertimbangkan lebih dulu. Meski sukses semasa kecil sebagai aktris cilik, ia tak mau setengah-setengah jika terjun kembali ke film. Agar akting maksimal, gadis yang piawai bermain gitar ini  mengaku perlu belajar akting karena ia tak memiliki latar berperan. Bilapun ingin berakting, Sherina memilih film musikal yang dulu membesarkan namanya. (omg.yahoo)
Read more..
Jakarta Puteri Indonesia Lingkungan 2008, Ayu Dyandra Sari, akan berbusana berbelahan dada rendah di ajang Miss International Beauty Pageant 2009. Menurut Ayu, walau berdada rendah namun busananya memegang penuh adat.

"Belahan rendah dan terbuka, artinya mulai terbuka terhadap orang dan budaya lain tapi tetap memegang teguh adat," jelasnya saat ditemui di Royal Heritage Spa, Jl KH wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Kamis (4/11/2009).

Busana berbelahan dada rendah yang dimaksud Ayu ialah batik Bali kontemporer yang akan dikenakannya nanti di Miss International Beauty Pageant yang akan digelar di Chengdu, Cina. Ayu membantah kalau busana tersebut merendahkan martabat perempuan Indonesia.

"Ini untuk mengenalkan budaya dan pariwisata Indonesia di sana," tuturnya.

(fjr/fjr)
Read more..

Ngintip Lokasi Syuting Julia Roberts

Sahabat blogger gimana kalo kita iseng-iseng Ngintip Lokasi Syuting Julia Roberts di Bentuyung, Ubud, Bali. Kita intip bareng-bareng aja yuk… :D


Julia Roberts Syuting di Sawah

Film Julia Roberts ‘Eat, Pray, Love’ melakukan syuting perdana di Bentuyung, Ubud, Bali pada Kamis (15/10/2009). Sang sutradara Ryan Murphy pun memilih sawah menjadi latar belakang film tersebut.

Berdasarkan pantauan tim detikhot di Bentuyung, Ubud, Bali, Kamis (15/10/2009), kru film ‘Eat, Pray’ Love’ membangun sebuah pondok khas Bali di areal persawahan. Pondok yang menjadi obyek syuting berada hamparan sawah luas dan bertingkat-tingkat yang menambah kesan eksotis.

Lokasi syuting ‘Eat, Pray, Love’ berjarak dua kilometer dari pasar Ubud. Untuk menuju lokasi syuting, kita harus melewati jalan menanjak dan berliku. Di kanan-kiri jalan terdapat pura, sementara hiasan-hiasan bekas perayaan Galungan pun masih tampak tergantung rapi.

Syuting hari pertama film tersebut pun berakhir sekitar pukul 19.00 WITA. Puluhan kru asing dan lokal tampak bersiap meninggalkan lokasi yang dekat dengan cottege Marilyn’s.


Lokasi Syuting ‘Eat, Pray, Love’ Dijaga Ketat

Syuting hari kedua dimulai sejak Jumat (16/10/2009) pagi. Pantauan detikhot pukul 05.00 WITA sejumlah kru film ‘Eat, Pray, Love’ terlihat sudah bekerja.

Pengamanan lokasi syuting di desa Bentuyung, Ubud masih dijaga ketat oleh puluhan pecalang dan petugas Polsek Gianyar.

Akses jalan menuju lokasi ditutup sepanjang sekitar 500 meter dan dijaga di kedua sisinya. Selain kru dan pihak yang berkepentingan, masyarakat dilarang melintas atau pun mengambil gambar.

Saat seorang wartawan kedapatan mengambil gambar, salah seorang kru asing langsung menghampirinya.

“Apa yang kamu lakukan? Tidak boleh mengambil gambar disini” ujarnya dengan bahasa Inggris.

Sang kru film langsung memintanya untuk meninggalkan lokasi syuting.

“Kamu tidak tidak boleh berada disini” cetusnya.

Sementara itu petugas kepolisian langsung memasang tanda ‘Jalan Jebol/Road Closed’ di depan akses masuk menuju lokasi.

Sampai pukul 10.00 WITA sejumlah petugas terlihat masih berjaga-jaga di sekitar lokasi.


Film Julia Roberts Kerahkan Puluhan Truk

Kamis (15/10/2009), ‘Eat, Pray, Love’ film yang dibintangi Julia Roberts melakukan syuting perdananya di Bentuyung, Ubud, Bali. Untuk keperluan film tersebut, Julia pun mengerahkan puluhan truk.

Berdasarkan pantauan tim detikhot di Bentuyung, Ubud, Bali, Kamis (15/10/2009) malam, lebih dari 50 truk berukuran sedang dan besar terlihat terparkir rapi di lokasi syuting. Truk-truk tersebut mengangkut segala macam peralatan pendukung untuk proses syuting film tersebut.

Salah satu truk tampak membawa kostum yang akan digunakan aktor-aktris pendukung film ‘Eat, Pray, Love’. Berbagai macam kostum tergantung rapi di truk tersebut.

Sementara truk lainnya mengangkut lighting dan properti yang akan digunakan. Genset berukuran besar juga terlihat di sana.

Sebelum pukul 19.00 WITA selain warga setempat, warga asing pun dilarang untuk melewati lokasi syuting. Puluhan pecalang dan polisi berjaga-jaga di dekat lokasi syuting. Mereka pun mengenakan rompi bertanda khusus.


Syuting di Bali, Julia Roberts Bawa Kostum Satu Truk

Julia Roberts sudah syuting di Bali sejak 15 Oktober hingga 11 November 2009 mendatang. Tim produksi film hollywood menyiapkan truk untuk mengangkut kostum bintang ‘Pretty Women’ itu.

Pantauan detikhot di lokasi syuting, di Ubud, Bali, tampak beberapa truk terlihat mengangkut kostum. Namun ada satu truk berukuran sedang berisikan banyak pakaian yang terparkir cukup dekat dengan lokasi syuting.

Di dalam truk itu terlihat beberapa kostum tergantung rapi. Kostum-kostum tersebut pun dibungkus dengan plastik tranparan.

Di depan truk, tampak kru asing tengah mengutak-utik salah satu kostum dengan mesin jahit. Selain mesin jahit, truk tersebut juga dilengkapi dengan mesin cuci, pengering, dan meja seterika.


Film ‘Eat, Pray, Love’ Didukung Kru dari Berbagai Negara

Aktris Hollywood, Julia Roberts sedang syuting film ‘Eat, Pray, Love’ di Bali. Film yang mengambil lokasi syuting di sejumlah negara itu juga didukung kru dari berbagai kewarganegaraan.

“Ada dari Inggris, Prancis, Brazil, Australia, New Zealand dan Amerika tentunya,” ujar Claire Raskind, juru bicara film ‘Eat, Pray, Love’ saat ditemui detikhot di lokasi syuting di Bentuyung, Ubud, Bali, Jumat (16/10/2009).

Claire mengungkapkan ada lebih 80 kru asing yang ikut menggarap film tersebut. Mereka merupakan kru-kru utama yang mengikuti Julia saat syuting di Italia dan India.

“Mereka terjun langsung mengangkat barang, memasang lampu, mengatur setting hingga mengurusi kostum,” ujarnya.

‘Eat, Pray, Love’ yang dibintangi Julia Roberts diadaptasi dari memoar yang ditulis oleh Elizabeth Gilbert. Film yang akan rilis awal 2011 itu pun disutradarai oleh Ryan Murphy.


250 Kru Lokal dikerahkan Untuk Film Julia Roberts

Mulai 15 Oktober lalu, aktris Julia Roberts melakukan syuting ‘Eat, Pray, Love’ di Bali. 250 kru lokal pun dikerahkan untuk proses syuting film itu.

“Kita pakai 250 kru lokal, ada yang dari Bali tapi ada juga dari Jakarta,” ujar Claire Raskind, juru bicara film ‘Eat, Pray, Love’ saat ditemui detikhot di lokasi syuting di Bentuyung, Ubud, Bali, Jumat (16/10/2009).

Claire mengungkapkan kru lokal tersebut bertugas untuk membantu kru asing untuk proses pengambilan gambar di Ubud, Bali. Sayangnya, Claire enggan untuk mengungkapkan hal teknis lainnya.

“Ini baru hari kedua, jadi semuanya masih sangat sibuk,” ujarnya.

Sudah dua hari ini, film yang disutradarai Ryan Murphy melakukan syuting di Bentuyung, Ubud, Bali. Setting yang digunakan adalah areal persawahan. Pemandangan sekitarnya pun sangat eksotis. So, bisa dipastikan unsur khas Bali akan sangat kental di ‘Eat, Pray, Love’.

Dirangkum dari detikHot

Read more..

Satu Suara Iwan Fals untuk Hutan



Aksi Sosial Iwan Fals dalam upaya penyelamatan hutan






Selasa, 3 November 2009 | 18:01 WIB
Laporan wartawan KOMPAS.com Inggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi gaek, Iwan Fals, bersuara untuk penyelamatan hutan. Apa katanya?

"Hari baru datang menjelang
Kehidupan terus berjalan
Pohon-pohon jadikan teman
Kehidupan agar tak berhenti
Buka hatimu, rentangkan tanganmu
Bumi luas terbentang
Satukan hati, tanam tak henti
Pohon untuk kehidupan
Alam lestari, hidup tak bakal berhenti
Sampai esok kiamat tiba
Tanam pohon jangan berhenti."

Petikan syair lagu "Pohon Kehidupan" itu dilantunkan Iwan dengan suara lantang, saat melakukan aksi sosial untuk penyelamatan hutan gambut yang terdapat di Semenanjung Kampar, Riau. Aksi sosial digelar di Komunitas Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/11) sore.

"Terkadang, ada kontradiksi kehidupan sehari-hari dengan ketika kita ingin bersahabat dengan alam," ungkap Iwan mengawali pengantar lagunya.

Dalam aksi sosial yang juga digawangi Greenpeace tersebut, Iwan menyanyikan empat lagu yang seluruhnya menyuarakan kepeduliannya akan alam, yaitu Ini Bukan Mimpi, Robot Bernyawa, Pohon Kehidupan dan Siram Tanam.

Aksi sosial ini menjadi awal dari konser bulanan Iwan Fals Band pada November 2009 ini. Konser bertajuk "Pohon Kehidupan" akan dilangsungkan Iwan pada 14 November 2009 mendatang, di kediamannya, Leuwinanggung, Bogor, Jawa Barat. Kenapa mengambil tema tentang alam?

"Kami ingin agar menjadi inspirasi pihak lain. Dan mudah-mudahan Presiden juga mendengar dan bisa menggagas aksi untuk bumi," ujar manajemen Iwan Fals, Kresnowati.

Dengan menyuarakan penyelamatan alam, khususnya hutan, Iwan Fals cs berharap bisa membangun kepedulian luas dari masyarakat untuk memerangi perusakan hutan. Hutan Gambut di Semenanjung Kampar sendiri merupakan daerah dengan gambut dalam dengan wilayah karbon stok terbesar. Hutan ini memiliki luas sekitar 700 ribu hektar yang berada di dua wilayah yakni Kabupaten Pelalawan dan Meranti. Namun, kelestarian Semenanjung Kampar ini semakin terancam dan diperkirakan 300 hektar hutan di kawasan itu telah beralih fungsi menjadi perkebunan akasia dan sawit.

"Suatu saat, sesekali saya ingin juga kesana untuk memberikan dukungan moral kepada warga setempat agar bersama-sama menjaga kelestarian hutan yang menjadi ekosistem hidup bersama," kata Iwan.


Read more..

Christine Hakim Mengukir Prestasi Internasional



Nama : Christine Natalia Hakim
Profesi : Aktris & Produser Film.
Lahir : Kuala Tungkal, Jambi, 25 Desember 1956
Agama : Islam
Suami : Edo Eduard Jeroen Lezer .
Ayah : Hakim Thahar
Jasa: Berjasa dalam bidang perfilman tingkat nasional maupun internasional, sehingga dapat dijadikan teladan bagi generasi berikutnya.

Karya-Karyanya:

A. Membintangi beberapa film, antara lain:

1. Cinta Pertama
2. Sesuatu yang indah
3. Pengemis dan Tukang Becak
4. Kerikil-Kerikil Tajam
5. Di balik Kelambu
6. Tjoet Nya' Dhien
7. Kawin Lari
8. Daun Di atas Bantal
9. Nemuru Toko (Sleeping Man)
10. Tropic of Emerald
11. Pasir Berbisik.

B. Membintangi Mini Seri:

1. Bukan Perempuan Biasa
2. Tiga Orang Perempuan.

C. Juri Festival Internasional, diantaranya:

1. Tahun 1985 di Shanghai Film Festival.
2. Tahun 1990 Tokyo Film Festival
3. Tahun 1991 Hawaii Film Festival
4. Tahun 1994 Asia Pasific Film Festival di Australia
5. Tahun 1995 Singapore Film Festival dan Asia Pasific Film Festival di Jakarta
6. Tahun 1997 Fukuoka Asian Film Festival, terpilih menjadi Ketua Juri South East
Asian Bicnalle Film Festival di Cambodia.
7. Tahun 1998 Rotterdam International Film Festival
8. Tahun 1999 Pusan International Film Festival
9. Tahun 2002 Festival Film Cannes ke-55 di Perancis.

D. Pembicara Dalam Simposium International, antara lain:

1. Kanagawa Film Festival di Jepang
2. Tahun 1991 Hawaii International Film Festival di Hawaii.
3. Tahun 1994 Women's Film Festival di Kyoto, Jepang.
4. Tahun 2002 Emergencies Discovering The New Generation of Asian Women
Filmmakers di Melbourne International Film Festival.

E. Film yang diproduksi:

1. Daun Di Atas Bantal (1998)
2. Pasir Berbisik (2001)

Tanda Kehormatan

Satyalancana Wira Karya (Keppres No. 006/KT/Th.1999)
Bintang Budaya Parama Dharma
(Keppres No.052/KT/Tahun 2003, Tanggal 12 Agustus 2003)

Penghargaan

• Piala Citra sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik, dalam film Cinta Pertama.
• Tahun 1977, Piala Citra, sebagai Pemeran Wanita Terbaik dalam film Sesuatu Yang Indah.
• Tahun 1979, Piala Citra, sebagai Pemeran Wanita Terbaik dalam film Pengemis dan Tukang Becak.
• Piala Citra, sebagai Pemeran Wanita Terbaik dalam film Kerikil-Kerikil Tajam.
• Piala Citra, sebagai Pemeran Wanita Terbaik dalam film Di balik Kelambu.
• Piala Citra, sebagai Pemeran Wanita Terbaik dalam film Tjoet Nya' Dhien.
• Best Actrees di Asia Pasific International Film Festival

Alamat :
JI. Bendungan Hilir IIII
164 Jakarta Pusat

Aktris dan produser film ini telah mengukir berbagai prestasi internasional. Penampilannya selalu anggun dan tenang. Ia memiliki kecantikan alamiah, nyata dan tidak khayali. Pemeran utama film Cut Nyak Din ini sangat teguh dalam komitmennya pada dunia film dan kebudayaan dalam arti luas. Ia pun menerima tanda kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma --yang sederajat dengan Bintang Jasa Utama Kamis14/8/03.


Nama lengkapnya Christine Natalia Hakim. Nama yang disandangnya sejak kecil. Nama itu mengundang tanya. Bahkan mungkin saja banyak yang salah duga. Sebab ia lahir dalam keluarga muslim, seorang muslimah dan sudah pula menjadi hajjah. Lalu mengapa ia menyandang nama itu? Nama itu tidak bermakna lain, selain karena ia lahir pada 25 Desember 1956. Persis hari Natal yang oleh rekan-rekan kristiani di zaman modern diperingati sebagai hari lahir Jesus Kristus.

Penampilan artis kondang ini selalu anggun dan tenang. Cara berdandannya bisa mengekspresikan keartisannya, modis dan anggun, tapi secara keseluruhan tidak berlebihan. Ia seorang perempuan yang memiliki kecantikan alamiah, nyata dan tidak khayali. Beruntunglah pria yang menjadi suaminya.

Pemeran utama dalam film Cut Nyak Din ini sangat teguh dalam komitmennya pada dunia film dan kebudayaan dalam arti luas. Semangat pahlawan Cut Nyak Din, tampaknya benar-benar terpatri dalam benaknya. Menurut Christine, Cut Nyak Din memiliki nilai gagasan besar dan kuat. Nilai yang berani membuka mata menghadapi musuh dan tradisi yang mempermasalahkan jender dan persolalan hidup lainnya.

Salah duga bisa juga muncul jika orang menoleh masa manis remaja Christine Hakim dengan Broery Marantika. Masa pacaran dan bahkan mereka sempat merekam satu album musik duet. Tapi tidak banyak yang tahu alasan mereka untuk memilih berpisah. Orang hanya menduga-duga, mungkin saja alasan keteguhan mereka menganut agama masing-masing.

Sejak perpisahan dengan Broery, Christine menjadi lebih serius dalam karir filemnya dan memperoleh beberapa Citra. Juga pergi haji lalu menikah. Ia aktris yang sudah mendunia. Aktris dan produser film ini telah mengukir beberapa prestasi internasional. Antara laian bertugas sebagai anggota Dewan Juri Festival Film Internasional Cannes (FFIC) ke-55 di Prancis, 15-26 Mei 2002 lalu.

Di festifal itu, penerima penghargaan Nikkei Asia Prizes bidang kebudayaan dari koran besar Jepang, Nikkei Shimbun, ini duduk sederet dengan juri lain yakni Sharon Stone si Basic Instinct, serta Michele Yeoh, aktris asal Malaysia yang bermain dalam film James Bond Tomorrow Never Dies. Panel juri diketuai sutradara David Lynch.

Ia menyatakan sangat menghargai kehormatan yang diberikan itu. Sebuah kesempatan besar bagi aktris dan sutradara Indonesia dan Asia Tenggara untuk memantapkan posisi. Perempuan kelahiran Kuala Tungkal, Sumatera ini mengaku, kesempatan langka yang datang kepadanya ini, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. "Saya sudah diberi kesempatan. Ini kan peluang buat Indonesia. Mudah-mudahan ini nanti berkelanjutan. Apakah orang lain di situ yang jadi juri atau film kita ikut di situ. Paling tidak, unregard, syukur-syukur bisa kompetisi," kata perempuan pemeran utama film Daun di Atas Bantal ini.

Terpilihnya Christine, pastilah melalui berbagai pertimbangan dan kualifikasi internasional. Track record dan prestasi sebagai juri di festival internasional. Pemberitahuan tentang terpilihnya sebagai anggota juri Festival Film Cannes sangat mendadak. Ia dihubungi pada 9 April dan memutuskannya sehari kemudian (10 April). Waktunya sangat mepet. Sebab, 15 April harus sudah official announce. Mepetnya waktu barangkali untuk menjaga kerahasiaan. Memang, beberapa waktu sebelumnya ia susah dihubungi, saat diundang ke Jepang untuk mendapat penghargaan di bidang kebudayaan, yaitu Nikkei Asia Prizes.

Dalam berbagai kesempatan, terutama kesempatan internasional, ia selalu berusaha melakukan sesuatu yang bermanfaat buat Indonesia. “Kalau seandainya saya present diri saya sendiri, orang juga pasti akan ingin tahu tentang Indonesia. Kan ada kesempatan yang memang harus dimanfaatkan. Artinya, itu kan gathering-nya orang film dunia. Kalau hanya mempresentasikan diri saya tanpa membawa misi lain kan sayang," tandas aktris yang oleh pihak Jepang pernah dibuatkan Pekan Retrospeksi khusus film Christine Hakim di Tokyo pada tahun 1995.

Kegiatan Christine sebagai juri di festifal film Cannes itu dipertontonkan melalui tayangan dokumentasi berdurasi empat menit, pada acara pembukaan Festival Sinema Prancis (FSP) 2002 di Graha Bhakti Budaya (GBB), Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada Kamis (30/5) sore. Dalam tayangan itu ada komentar aktris Hollywood Sharon Stone yang juga menjadi anggota dewan juri FFIC, serta sutradara AS terkemuka David Lynch yang Ketua Dewan Juri di festival yang sama, mengenai sosok Christine

Kemampuan akting Christine Hakim sudah diakui sejak ayunan langkah pertamanya di dunia film. Buktinya, lewat film debutnya, Cinta Pertama, yang dimainkan bersama Slamet Rahardjo Djarot, dia langsung menyabet Piala Citra.

Kini, nama Christine pun mengglobal. Bagaimana komentar dan penilaian rekan-rekannya tentang ketokohan Christine? "The best-nya Christine itu karena dia tak pernah berhenti belajar dan tidak cepat puas," kata Slamet Rahardjo. Itu pula yang membuat sutradara film Marsinah, Cry Justice mengacungkan jempol. “Selain menggali ilmu dari almarhum Teguh Karya, Christine selalu belajar pada apa pun dan siapa pun. Dia juga selalu membuka pikiran, hati, mata, dan perasaannya. Kadang-kadang juga membuka telinganya," tambah Cry Justice.

Sebagai sutradara, Slamet menilai, Christine, bintang film Pasir Berbisik, merupakan pekerja yang baik dan profesional. Dia juga dinilai bisa bekerja sama dengan pemain lainnya meskipun itu seorang junior. Di mata juniornya, Dian Sastrowardoyo, pemeran Berlian dalam film Pasir Berbisik, Christine memiliki arti penting. "Dia sudah seperti ibu bagi Dian. Dian juga sering minta ajarin dia. Dan dia cuma bilang, ya udah, yuk kita sama-sama belajar," ungkap Dian yang juga sukses meraih beberapa penghargaan internasional.

Obsesinya untuk melahirkan film Indonesia bertaraf internasional tidak pernah padam. Peluang untuk itu sesungguhnya terbuka. Kendati di lain pihak harus diakui sangat sulit. Dihadapkan dengan kondisi sehari-hari yang masih cukup memusingkan untuk bisa survive.

Indonesia sudah mulai membuat film sejak 1926. Pasang surut terjadi dan sangat banyak dipengaruhi situasi politik, misalnya waktu Orde Lama dan Orde Baru. Belakangan film Indonesia turun. Beberapa pihak mengatakan itu akibat berdirinya grup 21. Tapi Christine melihat penyebab kuncinya adalah kebijaksanaan Harmoko. Pihak 21 adalah pedagang. Harmoko sebagai menteri seharusnya memberi perlindungan, tapi dia tidak melakukan apa-apa. “Saya kira itu dosa besar Harmoko,” ujar Christine.

*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)

Read more..

Dian Sastrowardoyo

Dian Sastrowardoyo
Dian
Diandra Paramitha Sastrowardoyo
Perempuan
Islam
Jakarta, 16 Maret 1982

Biografi :
Nama Dian Sastrowardoyo dikenal sebagai aktris berbakat yang mengawali popularitas lewat perannya dalam film ADA APA DENGAN CINTA (2002).

Perannya sebagai Cinta dalam film arahan Rudi Sudjarwo tersebut, juga mengantarkan dirinya sebagai pemenang Festival Film Indonesia (FFI) untuk kategori aktris terbaik.

Pemilik nama lengkap Diandra Paramitha Sastrowardoyo ini mengawali karier di dunia entertainment pada 1996 lewat ajang Gadis Sampul dan pertama kali membintangi film BINTANG JATUH (2000) yang juga karya sutradara Rudi Sudjarwo.

Di film tersebut putri pasangan Alm. Iwan Sastrowardoyo dan Dewi Parwati Setyorini ini bermain bersama Marcella Zalianty, Garry Iskak dan Indra Birowo.

Film berikutnya berjudul PASIR BERBISIK (2001), dalam film ini Dian beradu akting dengan bintang senior Christine Hakim, Slamet Rahardjo dan Didi Petet.

Lewat film tersebut Dian akhirnya mendapat anugerah sebagai pemeran wanita terbaik pada Festival Film Internasional Singapura (2002) dan Festival Film Asia di Deauville, Perancis (2002).

Alumnus Fakultas Filsafat Universitas Indonesia angkatan 2001 ini lulus skirpsi tahun 2007. Mengambil judul 'Beauty Industrial Complex', Dian lulus dengan nilai 8,57 (A), dan IPK terakhir 3,2.

Dian pernah menjalin hubungan asmara dengan Abi Yapto, anak pengusaha ternama, Yapto S Soerjosoemarno, dan berakhir sekitar Agustus 2006. Baik Dian dan Abi enggan berkomentar lebih jauh dengan penyebab putusnya hubungan mereka.

Kabarnya, retaknya hubungan Abi dan Dian karena orang ketiga dari pihak Dian. Saat masih menjalin cinta dengan Abi, Dian juga dekat dengan penyiar radio Prambors, Warman Nasution.

Dian juga pernah dikabarkan dekat dengan Moreno Suprapto, meski sampai saat ini cucu tokoh pergerakan nasional Prof Mr Sunario Sastrowardoyo, ini mengaku masih single.

Selain sebagai bintang Lux, Dian juga menjadi host Kuis Super Milyader 3 Milyar pada 2007.

Salah satu pembawa obor pada ajang Olimpiade 2008 ini mencoba pekerjaan baru. Meski tak jauh-jauh dari dunia film, namun kali ini ia harus berperan ganda. Selain bermain film, ia juga bertindak sebagai produser pada film DRUPADI.

Di penghujung tahun 2008, Dian kembali 'bersanding' bersama Nicholas Saputra. Kali ini mereka dipasangkan di film 3 DOA 3 CINTA karya sutradara Nurman Hakim. Bahkan dalam International Festival of Asian Cinema Vesoul film ini berhasil meraih penghargaan Grand Prize of the International Jury.

Read more..

Cornelia Agatha Baca Puisi di Atap Hotel Heroik Kemerdekaan Berdirikan Bulu Kuduk




Surabaya, PrigiBeach.com

"Jangan anggap mereka kalap jika mereka terjang senjata sekutu lengkap… Jangan remehkan sesobek kain di kepala tengoklah merah putih yang berkibar di hati mereka dan dengar pekik mereka Allahu Akbar.”

Terik matahari yang menyengat Kota Surabaya, Minggu (1/11), seolah tak menjadi masalah warga Surabaya untuk menyaksikan gebyar Surabaja Juang yang diawali dengan karnaval yang berdandan perjuangan dari Tugu Pahlawan menuju Taman Surya.

Peristiwa perobekan warna biru dari bendera Belanda di Hotel Yamato, 64 tahun lalu, memuncaki pembukaan Surabaya Juang, Minggu (1/11). Di Hotel yang kini dikenal dengan nama Hotel Majapahit itu, rombongan karnaval berhenti untuk mengibarkan bendera merah putih.

Tidak ada lagi peristiwa perobekan bendera, namun acara istimewa yang digelar di atap hotel bintang lima itu adalah pembacaan puisi berjudul Surabaya karya KH Mustofa Bisri oleh artis cantik Cornelia Agatha.

Dengan suara bergetar Cornelia menatap dan meneriakkan bait demi baik puisi yang juga membuat bulu kuduk penonton berdiri, seakan peristiwa perjuangan pada massa itu menggelora kembali. Meski persiapan sound system nampak kurang siap, namun masyarakat cukup khidmad mendengar puisi Cornelia.

“Jangan anggap mereka kalap jika mereka terjang senjata sekutu lengkap… Jangan remehkan sesobek kain di kepala tengoklah merah putih yang berkibar di hati mereka dan dengar pekik mereka Allahu Akbar,” bait awal yang dibaca Cornelia.

Pembacaan puisi berlangsung sekitar 10 menit diiringi permainan biola yang mengalunkan tembang Indonesia Pusaka. Beberapa kali suara Cornelia sempat tidak terdengar dari pengeras suara. Namun secara keseluruhan acara berlangsung lancar. Usai membaca puisi Cornelia memberikan hormat kepada Bendera Merah Putih lalu ikut bergabung dalam pawai.

“Agenda hari pertama memang mengambil tempat Tugu Pahlawan, Hotel Majapahit dan Taman Surya. Pada malam hari kami gelar pentas musik dan ludruk di Taman Surya,” ujar Bambang Soetejo, Ketua Panitia, ditemui di sela acara, Minggu (1/11).

Turut meramaikan pawai antara lain pejuang veteran Surabaya, TNI AL, Polri dan sejumlah sekolah di Surabaya. Walikota Bambang DH tampak hadir di depan Jalan Tunjungan dengan menumpang panser kemudian berhenti di depan Hotel Majapahit mengikuti upacara pengibaran bendera.

Kegiatan pawai Surabaya Juang yang dimulai di Tugu Pahlwan pukul 14.00 itu disaksikan oleh ribuan warga Surabaya yang tumpah ke jalan-jalan mulai Jalan Pahlawan, Bubutan, Jalan Tunjungan, Jalan Gubernur Suryo, hingga di Taman Surya atau halaman Balai Kota Surabaya. Sepanjang kegiatan pawai yang berakhir sekitar pukul 16.00 di Taman Surya, polisi menutup akses jalan-jalan yang dilalui rombongan pawai.

Akibatnya kemacetan sempat terjadi di pusat kota Surabaya. Selain karena penutupan jalan, kemacetan juga disebabkan pengendara yang memperlambat laju kendaraan demi menyaksikan pawai. Hingga pukul 16.30 wib, kepadatan jalan masih tampak di Jalan Gubernur Suryo hingga Jalan Yos Sudarso. Kondisi lalu lintas mulai lancar pada pukul 17.00 wib. ytz

Read more..

Twitter Seharusnya Dienyahkan dari Dunia'

Pernyataan yang mungkin bikin jengah warga Twitter, dan satu juta follower-nya ini, keluar dari mulut penyanyi belia cantik jebolan Disney, Miley Cyrus. Masih ingin ia kembali?

Setelah menutup akun di Twitter dan akun di situs-situs sosial lainnya baru-baru ini, ulah Cyrus ternyata tak berhenti sampai di situ. Lebih jauh lagi, ia berpendapat bahwa Twitter seharusnya diblokir dari dunia.

Deklarasi yang sedikit mengejutkan itu keluar dari mulutnya ketika diwawancara di Chicago, Amerika Serikat.

"Aku pikir seharusnya setiap orang meninggalkan Twitter. Aku juga berpikir Twitter seharusnya diblokir dari dunia ini," ujarnya seperti detikINET kutip dari Cnet, Minggu (1/11/2009).

Kemudian, apa alasaRata Penuhn remaja yang disebut-sebut sebagai artis berbakat ini sampai tega mengatakan demikian? Ternyata Cyrus memiliki pandangan bahwa: "internet adalah tempat yang berbahaya dan membuat orang tidak sehat".

Menurutnya, orang harus pergi ke luar dan bukannya malah 'nongkrong' di dunia maya untuk mengatakan hal-hal yang tak ada hubungannya dengan urusan orang lain. "Dan aku bukan lagi penggemar internet. Aku tidak benar-benar online," pungkas Cyrus.

Cyrus resmi menghakiri akun Twitter-nya di awal Oktober ini dan meninggalkan follower-nya yang berjumlah lebih dari satu juta. Pengemarnya sempat menginginkan Cyrus kembali dengan menggunakan hashtag #mileycomeback yang sempat menjadi trending topic di Twitter.

Namun melihat pernyataannya di atas, sepertinya penyanyi 16 tahun ini tak akan pernah lagi mampir dan nge-tweet di Twitter. Apakah berita ini, Pose Menantang Miley Cyrus Nongol di Twitter, ada hubungannya dengan pernyataan Cyrus soal Twitter?

Read more..

Berliana Febrianti Serap Ilmu dari Gawean Baru



KOMPAS/DWI AS SETIANINGSIH

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah melahirkan anak ketiganya, Teuku Muhammad Rayanza Revikasha, delapan bulan lalu, pemain sinetron Berliana Febrianti (36) mulai berkegiatan lagi.

Lia, panggilannya, menjadi moderator untuk acara yang diselenggarakan Institut Pertanian Bogor (IPB).

”Para mahasiswa IPB itu mengundang aku hampir setiap tahun. Sudah empat kali aku diundang sebagai moderator. Terakhir, September lalu, aku jadi moderator untuk seminar tentang makanan sehat,” katanya.

Menjadi moderator juga berarti menyerap pengetahuan. Seperti saat seminar makanan sehat, Lia merasa mendapatkan pengetahuan baru tentang makanan sehat.

”Aku bisa terapkan pengetahuan itu saat memberi makanan padat buat Rayanza. Informasi itu bermanfaat. Dulu, kita tahu kalau vitamin C ada pada buah jeruk, tetapi sekarang di anggur pun ada vitamin C dan antioksidan,” ucap Lia yang mengaku berkumpul dengan mahasiswa membuatnya merasa lebih muda dibandingkan dengan usia dia sebenarnya.

Selain itu, ibu dari Teuku Muhammad Revanza Revikasha (9), Cut Shayla Azalea Revikasha (7), dan Rayanza ini juga telah kembali ke dunia akting. Akhir pekan ini, misalnya, Lia melakukan pengambilan gambar untuk film televisi.

”Aku sudah dapat ’lampu hijau’ dari anak-anak untuk shooting lagi,” katanya. (LOK)

Read more..

Anak Jane Shalimar "Diculik" Mantan Suami




Jumat, 30/10/2009
Warta Kota
Artikel Terkait:
  • Jane Shalimar: Makin Mandiri Sejak Menjanda ..

JAKARTA, KOMPAS. com -- Sudah beberapa pekan ini, pesinetron dan presenter Jane Shalimar tak bisa lagi menemui anak semata wayangnya, Muhammad Zarno. Jane mengaku kehilangan jejak anaknya setelah mantan suami, Vebryanto Indra Kusuma Jahja, membawanya sekitar sebulan lalu.

Saat dihubungi melalui telepon genggamnya, Jumat (30/12), Jane menuturkan kronologis kejadian tersebut. "Bulan lalu, mantan suami datang ke rumah, memang kita enggak ada masalah. Katanya (Zarno) mau diajak jalan-jalan. Dia juga pamit dengan orang tua saya dan dia janji akan memulangkannya pada sore harinya," ungkap Jane.

Sialnya, janji itu tinggal janji. "Hingga hari ini belum dipulangkan juga," lanjutnya.

Diakui Jane, setelah perceraiannya dengan Vebriyanto tahun 2006, pihak pengadilan menyerahkan hak pengasuhan anak kepada Jane, tentunya tanpa membatasi Vebriyanto untuk bertemu dengan anaknya. Namun, Vebriyanto bergeming. Ia malah enggan menyerahkannya kepada Jane.

Beberapa waktu lalu, kata bintang sinetron Padamu Aku Bersimpuh ini, ia sempat mendatangi rumah Vebryanto di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. "Rumahnya kosong dan yang ada hanya pembantunya. Hingga kini enggak ada kabar, keluarganya kalau saya hubungi enggak pernah dibalas," tutur Jane.

Hingga kini, Jane mengaku kehilangan kontak dengan anaknya. "Aku sudah konsultasi dengan lawyer. Kalau lapor polisi juga percuma. Sekarang saya hanya bisa berdoa, pasrah tapi saya tetap berusaha," tutup Jane. (C9-09)


Read more..

SID: Insiden Berdarah di Solo Kriminal Murni




Kamis, 29/10/2009
KOMPAS ENTERTAINMENT/IRFAN MAULLANA
SID: Bobby, Eka, dan Jerinx
Artikel Terkait:
  • Konser Superman Is Dead Telan Korban Jiwa..

JAKARTA, KOMPAS.com — Grup band beraliran punk-rock Superman Is Dead (SID) angkat bicara soal kericuhan yang mengakibatkan jatuhnya korban saat mereka konser di Stadion Sriwedari, Solo, Jumat (23/10) pekan lalu.

"Itu acaranya terjadi setelah kita manggung. Kita ditelepon manajer kita, katanya itu adalah masalah kriminal murni, tidak ada kaitannya dengan SID dan sudah clear," jelas Jerinx, penggebuk drum SID, saat ditemui di Jakarta Barat, Kamis (29/10).

Eka, gitaris SID, menimpali. Katanya, semua masalah sudah tuntas. "Bahkan, kemarin Wakil Walikota Solo sudah menghubungi kita menjelaskan ini tidak ada kaitannya dengan SID, dan berterima kasih kepada kita," ujarnya.

Meski tak ada kaitannya dengan konser SID, mereka tetap menaruh simpati terhadap para korban. Mereka menyatakan belasungkawa kepada para korban. "Kita sudah menemui korban penusukannya," terang vokalis Bobby.

Mereka berharap apa yang terjadi di Solo tak pernah terulang lagi dalam konser mereka di mana pun. Dalam setiap konsernya, mereka bahkan kerap mengingatkan agar para penonton tertib dan menjaga keamanan bersama. "Kita sering mengingatkan jangan sampai terjadi keributan," kata Bobby.

"Kita juga sering bilang kalau enggak mau kesenggol mending pulang," timpal Eka. (C7-09)


Read more..

Kisah Tato-tato di Tubuh Jerinx "SID"




Sabtu, 31/10/2009
KOMPAS ENTERTAINMENT/IRFAN MAULLANA
Jerinx "SID"
Artikel Terkait:
  • SID: Insiden Berdarah di Solo Kriminal Murni..

JAKARTA, KOMPAS.com - Jerinx, penggebuk drum Superman Is Dead (SID), paham betul filosofi tato yang melekat di tubuhnya. Sadar tato adalah sesuatu yang krusial, Jerinx tak mau asal menaruh gambar tanpa makna apa-apa. "Tato itu bakal saya bawa sampai mati. Jadi harus punya makna yang dalam," ujar Jerinx saat ditemui di Jakarta Barat, baru-baru ini.

Karenanya, Jerinx memilih motif tato yang dianggapnya punya nilai dan makna yang dalam. Tato bertuliskan "Grand Mom", misalnya, ia toreh ditubuhnya untuk mendedikasikannya kepada sang nenek. "Nenek saya meninggal pas ulang tahun saya, sembilan tahun yang lalu, di bulan Februari," cerita Jerinx sambil menunjukkan tato di lengan sebelah kanannya.

Terus yang lainnya? "Yang ini adalah judul lagu country yang dibawakan lagi sama Social Distortion yang liriknya bagus banget dan menyentuh banget bagi saya. Dan yang ini adalah buat seseorang yang sangat spesial bagi saya, Lady Rose. Saya dedikasikan buat dia," katanya. "Lalu ada naga karena shio saya naga," tambahnya, seraya mengatakan bahwa tato-tato itu ia buat lewat buah tangan seniman tato luar dan dalam negeri.

Bahkan Jerinx juga mengabadikan runtuhnya menara kembar WTC dalam tubuhnya. "Yang ini saya buat pas 9/11. Waktu New York dihancurkan saya langsung bikin tato ini karena dunia saya pikir tidak sama lagi dan ternyata dunia benar-benar berubah. Setelah itu mulai ada bom Bali dan teroris," kata Jerinx.

Melongok kebelakang, Jerinx mengaku mendapatkan tato pertamanya sejak kelas dua SMA. "Waktu itu saya baru punya band jadi saya terinspirasi tato tribal-nya Anthony "Red Hot Chili Papper"," kenang Jerinx. "Emang waktu itu saya belum terlalu paham dengan konsep tato seperti apa, tapi saya hanya berpikir ini keren saja," sambungnya.

Pilihan tato pertamanya itu, menurut Jerinx, hanya sebatas pengin keren-kerenan saja. "Waktu itu memang lagi tren zamannya tribal, karena belum ada internet jadi referensi saya dari tv sama majalah-majalah yang saya dapat di jalan. Waktu itu cukup susah dapatin majalah luar saat itu. Akhirnya saya baru sadar kalau tato ternyata banyak konsepnya, ada yang old school segala macam," ujar Jerinx.

Ngomong-ngomong, apa masih berniat membuat tato baru lagi di tubuhnya? "Saya bakal tato sebuah mesin motor di perut saya. Di sanur ada artis tato namanya Kaga yang spesialis tato black and grey, jadi saya rasa kalau di perut saya ditato mesin motor itu bakal keren hasilnya," tutup Jerinx. (C7-09)


Read more..

Sutradara Peraih Oscar Akhirnya Terjerat Juga...




Sabtu, 24/10/2009
AP Photo
Roman Polanski
Artikel Terkait:
  • Ngeseks dengan Bocah 13 Tahun, Roman Polanski Ditahan ..
  • Polanski Sutradarai Film Dari Penjara..

SWISS, KOMPAS.com - Lebih dari 31 tahun, sutradara terkenal Roman Polanski menjadi buron. Namun, tangan hukum AS terus mengejarnya. Departemen Kehakiman Swiss, Jumat (23/10), mengatakan, AS resmi meminta Swiss mengekstradisi warga Perancis yang ditangkap saat tiba di Zurich, Swiss, 26 September, itu.

Departemen Kehakiman Swiss mengatakan, Washington mengajukan permohonan resmi ekstradisi, Kamis (22/10) malam. Departemen itu akan membuat sebuah keputusan mengenai ekstradisi berdasarkan sebuah pemeriksaan dan informasi yang disampaikan oleh pengacara Polanski.

Polanski bisa mengajukan banding terhadap keputusan ekstradisi apa pun pada Pengadilan Kriminal Federal Swiss, dan sebagai langkah akhir, ke Mahkamah Agung Federal.

Sutradara pemenang Oscar berusia 76 tahun itu memegang kewarganegaraan ganda, Perancis dan Polandia. Dia ditangkap pihak berwenang Swiss untuk memenuhi surat perintah penangkapan dari AS ketika dia tiba di bandara Zurich. Dia berkunjung ke Zurich untuk menerima hadiah atas karyanya dalam sebuah festival film.

AS punya waktu sampai akhir November untuk mengajukan ekstradisi, tetapi Swiss telah meminta pada 5 Oktober agar AS mempercepat proses itu.

Para pejabat Swiss mengatakan, langkah Swiss yang menangkap Polanski itu sebagai prosedur rutin. Tetapi beberapa politisi dan komentator mengatakan, Swiss mungkin telah bekerja sama dan terlalu bersemangat. Swiss dituduh berada di bawah tekanan AS, terkait penipuan oleh warga kaya AS yang menjadi nasabah bank-bank di Swiss. Dikatakan, hal itu menjadi motivasi penangkapan.

Memerkosa gadis

Polanski, yang meraih Oscar tahun 2003 karena menyutradarai film The Pianist, dituduh memerkosa gadis berusia 13 tahun setelah memberinya sampanye dan pil Quaalude dalam sebuah pemotretan model tahun 1977.

Polanski mengaku bersalah untuk tuduhan melakukan hubungan seksual yang melanggar hukum. Sebagai imbalan atas pengakuan itu, hakim bersedia mencabut dakwaan-dakwaan lain, seperti pemerkosaan dengan menggunakan obat, dan menjatuhi hukuman penjara untuk evaluasi psikiatri 90 hari.

Polanski dibebaskan setelah 42 hari dipenjara, lalu akan dihukum untuk menjalani sisanya. Namun, dia lari dari AS tiga dekade lalu pada hari akan dijatuhi hukuman. Dia khawatir hakim akan menjatuhi hukuman 50 tahun penjara walau janji keringanan karena mengakui bersalah itu. Polanski selama ini menetap di Perancis, yang tidak mengekstradisi warganya. (Reuters/AP/AFP/DI)

Read more..

Mark Wahlberg: Cukup Empat Anak



Jumat, 30/10/2009
Artikel Terkait:
  • Mark Wahlberg Suka Kencing Sembarangan..

LOS ANGELES, KOMPAS.com Aktor Hollywood, Mark Wahlberg, akhirnya mengakui bahwa bayi yang dikandung istrinya, Rhea Durham, berjenis kelamin perempuan. Namun, ia tak membocorkan kapan istrinya dijadwalkan bakal menjalani proses persalinan.

"Saya sudah punya satu anak perempuan. Jadi akan punya dua anak perempuan dan dua anak laki-laki," ujar Wahlberg kepada People, di New York, Rabu lalu.

Setelah anak keempatnya lahir, ujar bintang film The Lovely Bones dan Max Payne ini, ia dan istrinya tak berniat lagi menambah momongan. "Saya ini bontot dari sembilan bersaudara. Ayah saya juga punya beberapa anak lagi (dari istri lainnya). Jadi, empat sudah cukup," ujarnya.

"Kami tumbuh dengan penuh cinta. Tapi kita tidak sepenuhnya mendapatkan perhatian yang memang kita butuhkan. Misi saya sekarang membesarkan anak-anak saya dengan baik. Meraih mimpi mereka dan mereka bisa mensyukurinya. Jika saya gagal, alangkah tidak berartinya hidup saya ini," jelasnya.

Mark Wahlberg dan Rhea Durham baru meresmikan hubungan mereka pada 1 Agustus tahun ini, setelah bertahun-tahun hidup bersama dan dikaruniai tiga orang putra, yaitu Ella Rae, Michael, dan Brendan Joseph. (EH)

Read more..

Ketut Liyer Tolak Main dengan Roberts, Tim "Casting" Bingung



Dok.oneyearonearth.com
Artikel Terkait:
  • Wuih... Pemain Figuran Julia Roberts Dibayar Rp 20 Juta..
DENPASAR, KOMPAS.com - Tim penyeleksi peran dalam film Eat, Pray, Love (EPL) yang dibintangi Julia Roberts kesulitan mencari pemeran dukun dan guru spiritual bernama Ketut Liyer, karena banyaknya kriteria yang harus dipenuhi.

Salah seorang kru pembuatan film EPL di Denpasar, Kamis, mengatakan hingga hari ke-15 pengambilan gambar film itu, tidak satupun calon aktor yang mengikuti tes dianggap pas untuk menjadi pemeran Liyer.

Menurut kriteria yang ditetapkan tim penyeleksi, Liyer adalah lelaki yang menjadi dukun dengan perawakan kurus berusia 75 tahun, ompong di bagian depan, mengerti aspek spiritual, dan mampu bertutur kata secara fasih dalam Bahasa Inggris.

Liyer, warga Pengosekan, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, menolak untuk ikut bermain dengan peran sebagai dirinya dalam EPL, karena mengidap penyakit kencing batu sejak beberapa waktu lalu. Padahal, honor sebesar Rp 200 juta telah disiapkan jika dia bersedia bermain dalam film tersebut.

Kru yang enggan disebutkan namanya itu menjelaskan, naskah dan dialog EPL dibuat dalam Bahasa Inggris dan pemeran Liyer itu harus mampu menerjemahkan keinginan skenario dan sutradara EPL, Ryan Murphy. Dialog Liyer dan Roberts semuanya berlangsung dalam Bahasa Inggris.

Sejumlah audisi untuk mendapatkan sosok yang pas sebagai dukun itu sudah dilakukan di empat kota, yaitu Jakarta, Yogyakarta, Bandung, dan Denpasar. Bahkan tim juga melakukan penelusuran dengan memasuki sejumlah rumah penduduk dan panti jompo di Jakarta guna mendapatkan orang yang sesuai dengan keinginan.

Salah satu anggota tim penyeleksi yang juga enggan disebutkan namanya mengungkapkan, cukup banyak kesulitan untuk mencari sosok Liyer ini. Saat tim merasa sudah menemukan orang yang pas, ternyata yang bersangkutan tidak memiliki kecakapan dalam berbahasa Inggris.

Ia mengemukakan, banyak lelaki setempat yang berminat, bahkan sampai yang berusia di bawah 70 tahun mencoba untuk ikut audisi, namun ditolak tim penyeleksi lantaran dari segi usia sudah tidak memenuhi persyaratan.

Tim penyeleksi itu tak mau sembarangan, karena orang-orang yang terlibat sebagian besar telah memperoleh penghargaan tertinggi di bidang film. Jumlah para calon aktor yang mengikuti audisi dan bersedia untuk diambil foto serta "casting" tak kurang dari 10 orang.

Menurut dia, terdapat beberapa kesulitan yang dijumpai tim penyeleksi saat audisi untuk menemukan sosok Liyer. Misalnya mereka justru menunjukkan sifat kekanak-kanakan saat dilakukan uji peran.

Kesulitan lain yang terjadi adalah tiba-tiba calon aktor itu menolak untuk difoto, atau mereka menolak saat diminta untuk mengulang dialog yang dirasakan kurang pas.

Ada lagi kesulitan terkait gambaran fisik sosok Liyer itu. Ketika menemukan orang yang cakap dalam berbahasa Inggris, ternyata wajahnya sama sekali tak memiliki kemiripan dengan Liyer yang asli.

Pengamanan di lokasi pengambilan gambar film itu sangat ketat. Pihak-pihak yang terlibat pun semua enggan untuk berkomentar dan jika ada yang memberikan informasi, meminta supaya identitasnya tidak dipublikasikan. (ANT/EH)

Read more..

Miss Indonesia tidak Hapal Sumpah Pemuda

  • Kemarin, bangsa kita telah memperingati hari Sumpah Pemuda ke-81

VIVAnews - Seluruh rakyat Indonesia telah memperingati hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 2009 kemarin.

Sebagai bangsa yang mengaku cinta akan Tanah Air, sudah seharusnya kita meresapi makna yang terkandung dalam hari bersejarah ini.

Setidaknya, kita harus menghormati dan menghargai pengorbanan dan perjuangan para pahlawan di medan perang. Akan lebih baik, jika kita mengetahui, hapal dan mengerti makna yang terkandung dalam isi teks Sumpah Pemuda.

Saat ditemui di Hard Rock Cafe, Jakarta, 28 Oktober 2009 kemarin, Miss Indonesia 2009, Kerenina Sunny Halim, diburu sejumlah wartawan untuk diwawanccari seputar makna hari Sumpah Pemuda.

Ironisnya, ketika para juru warta meminta dara cantik ini untuk menyebutkan isi teks Sumpah Pemuda, dengan terbata-bata, Kerenina menjawab," Saya tahu hari ini hari Sumpah Pemuda. Saya tahu isi teksnya, "satu bangsa, bangsa Indonesia, satu bahasa Indonesia," kemudian ia lama terdiam dan menengok ke arah ibu Liliana Tanoesuedibjo, ketua yayasan Miss Indonesia, yang berada duduk disampingnya.

Ia menambahkan,"Mungkin karena saat ini saya rada grogi, jadi nggak bisa mengingat keseluruhan teksnya."

• VIVAnews

Read more..

Donna Amelia Dekati Anang Hermansyah



Donna Amelia Dekati Anang Hermansyah

Setelah sibuk bermain sinetron, artis cantik Donna Amelia bakalan merambah dunia tarik suara. Tak tanggung-tanggung dalam penggarapan album terbarunya mendatang, dirinya akan berusaha untuk mendekati musisi Anang Hermansyah untuk menciptakan lagu-lagunya.

"Aku sih memang rencananya akan dibuatkan lagu-lagunya oleh Anang Hermansyah. Rencananya aku akan menemui dia, tapi nggak sekarang karena dia kan lagi sibuk banget. Lagi pula aku juga belum memiliki waktu yang tepat karena sinetron stripping yang aku jalani," kata Donna saat ditemui di Comic Cafe, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (28/10) sore.

Donna mengakui jika dirinya kagum dengan lagu-lagu yang diciptakan oleh duda Krisdayanti itu. Menurutnya, lagu-lagu Anang memiliki ciri yang khas. "Dengar saja lagunya yang dinyanyikan oleh Krisdayanti yang kebanyakan melankolis. Apalagi, lagu yang terakhir yang dinyanyikan olehnya, Separuh Jiwaku Pergi, dia mendalami banget ya. Tapi dari dulu aku memang suka," ujarnya.

Secara pribadi, Donna juga mengagumi sosok Anang sebagai seorang pria. Dirinya pun mengakui tak memiliki persoalan jika nantinya dekat dengan Anang. "Nggak ada masalah kan menurut aku. Kita sama-sama sendiri, jadi selama nggak ada yang marah, nggak apa-apa kan. Apalagi, orangnya itu cool banget," ujar wanita kelahiran Malingping, 25 Januari 1986 ini. (kpl/adt/erl)


Read more..

Alina Puscau, Berani Bugil karena Pacar









INILAH.COM, London – Penyanyi pop Rumania, Alina Puscau, nyaman saja berpose untuk Playboy. Pasalnya, yang memotret adalah pacarnya sendiri, Brett Ratner.

Tak lama lagi Alina Puscau akan mengguncang dunia. Tubuhnya akan jadi objek tatapan laki-laki. Itu karena dia tampil dengan kostum sangat minim, pada beberapa bagian bahkan tak berkostum sama sekali, di Playboy edisi November.

Sejatinya, bukan kali ini saja Alina Puscau berpose seksi. Dia juga pernah jadi model sampul majalah Maxim. Tapi, berpose bugil, baru kali ini ia lakoni.

"Saya merasa nyaman saja karena pacar saya yang mengambil foto-foto itu," katanya. Brett Ratner, kecuali fotografer, adalah juga sutradara.

Tapi, meski bekerja sama dengan pacarnya, bukan berarti Alina Puscau mendapat kemudahan begitu saja. Ratner, menurutnya, sebagai seorang sutradara memiliki banyak tuntutan dan perfeksionis. Dia bahkan menyebutkan inilah sesi pemotretan terberat yang pernah ia alami, meski juga pemotretan paling menyenangkan.

Hasil kerja Ratner dan Alina Puscau, nantinya akan duel dengan sampul Playboy lainnya dengan pose Marge Simpson, tokoh kartun. "Marge Simpson pasti lebih seksi ketimbang saya. Dia memiliki rambut biru yang fantastis," ujar Alina.

Sebagai model sampul Playboy, Alina Puscau juga mengaku pernah bertemu dengan Hugh Hefner, pemilik emporium majalah khusus laki-laki itu. Tapi, dia menyebutkan belum pernah bertemu dengan pacar-pacar Hefner. "Saya hanya melihat mereka di The Girls Next Door. Saya menyukai pertunjukannya,” kata Alina. [aa/mor]

Read more..

Film Julia Roberts Kesulitan Cari Pemeran Dukun








istimewa

INILAH.COM, Denpasar - Tim penyeleksi dalam film Eat, Pray, Love yang dibintangi Julia Roberts kesulitan mencari pemeran dukun dan guru spiritual bernama Ketut Liyer, karena banyaknya kriteria yang harus dipenuhi.

Seorang kru pembuatan film EPL, di Denpasar, Kamis (29/10), hingga hari ke-15 pengambilan gambar film itu, tidak satupun calon aktor yang mengikuti tes dianggap pas menjadi pemeran Liyer.

Menurut kriteria yang ditetapkan tim penyeleksi, Liyer adalah lelaki yang menjadi dukun dengan perawakan kurus berusia 75, ompong di bagian depan, mengerti aspek spiritual, dan mampu bertutur kata secara fasih dalam Bahasa Inggris.

Liyer, warga Pengosekan, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, menolak ikut bermain dengan peran sebagai dirinya dalam EPL, karena mengidap penyakit kencing batu sejak beberapa waktu lalu. Padahal, honor Rp200 juta telah disiapkan jika dia bersedia bermain dalam film tersebut.

Kru yang enggan disebutkan namanya itu menjelaskan, naskah dan dialog EPL dibuat dalam Bahasa Inggris dan pemeran Liyer itu harus mampu menerjemahkan keinginan skenario dan sutradara EPL, Ryan Murphy. Dialog Liyer dan Roberts semuanya berlangsung dalam Bahasa Inggris.

Sejumlah audisi untuk mendapatkan sosok yang pas sebagai dukun itu sudah dilakukan di empat kota, yaitu Jakarta, Yogyakarta, Bandung, dan Denpasar. Bahkan tim juga melakukan penelusuran dengan memasuki sejumlah rumah penduduk dan panti jompo di Jakarta guna mendapatkan orang yang sesuai dengan keinginan.

Salah satu anggota tim penyeleksi yang juga enggan disebutkan namanya mengungkapkan, cukup banyak kesulitan mencari sosok Liyer ini. Saat tim merasa sudah menemukan orang yang pas, ternyata yang bersangkutan tidak memiliki kecakapan dalam berbahasa Inggris.

Ia mengemukakan, banyak lelaki setempat yang berminat, bahkan sampai yang berusia di bawah 70 tahun mencoba ikut audisi, namun ditolak tim penyeleksi lantaran dari segi usia sudah tidak memenuhi persyaratan.

Tim penyeleksi itu tak mau sembarangan, karena orang-orang yang terlibat sebagian besar telah memperoleh penghargaan tertinggi di bidang film. Jumlah para calon aktor yang mengikuti audisi dan bersedia untuk diambil foto serta casting tak kurang dari 10 orang.

Menurut dia, terdapat beberapa kesulitan yang dijumpai tim penyeleksi saat audisi untuk menemukan sosok Liyer. Misalnya mereka justru menunjukkan sifat kekanak-kanakan saat dilakukan uji peran.

Kesulitan lain yang terjadi adalah tiba-tiba calon aktor itu menolak untuk difoto, atau mereka menolak saat diminta untuk mengulang dialog yang dirasakan kurang pas.

Ada lagi kesulitan terkait gambaran fisik sosok Liyer itu. Ketika menemukan orang yang cakap dalam berbahasa Inggris, ternyata wajahnya sama sekali tak memiliki kemiripan dengan Liyer yang asli.

Pengamanan di lokasi pengambilan gambar film itu sangat ketat. Pihak-pihak yang terlibat pun semua enggan berkomentar dan jika ada yang memberikan informasi, meminta supaya identitasnya tidak dipublikasikan. [*/mor]

Read more..

Figuran Film Julia Roberts Dapat Rp20 Juta






istimewa

INILAH.COM, Denpasar - I Made Rediana, seorang pemain figuran dalam film Eat, Pray, Love yang dibintangi Julia Roberts, mengaku senang karena mendapatkan uang Rp20 juta, meski hanya bekerja empat hari.

Rediana, yang sehari-hari menjadi guru merangkap sebagai nelayan itu di Kabupaten, Kamis menjelaskan, ia terlibat dalam pengambilan film mewah itu selama empat hari di Pantai Padang-padang, Pecatu, kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

"Kelompok nelayan di pesisir Labuan Sait senang mendapat kompensasi cukup serta pelayanan yang memuaskan saat terlibat dalam pembuatan film ini," kata Ediana, guru SD Nomor 6 Pecatu yang juga tergabung dalam kelompok nelayan di Labuan Sait, tempat pengambilan gambar film EPL.

Pengalaman menjadi figuran film produksi Hollywood itu menjadi hal yang menyenangkan bagi bapak satu anak ini, meskipun peran yang ia lakoni tergolong 'sepele'.

Selama empat hari, sebanyak 19 jukung (perahu) milik nelayan disewa dengan nilai kontrak Rp10 juta. Angka ini belum termasuk jika jukung dilepaskan ke laut atau hanya bersandar di darat saja.

Menurut Rediana, jukung yang dilepaskan ke tengah laut mendapatkan kompensasi Rp1,5 juta/hari, sedangkan yang disandarkan di pasir saja hanya Rp500 ribu/hari.

"Jukung yang dilepaskan di tengah laut ada sembilan dengan diterangi lampu petromaks dan genset untuk menyalakan lampu-lampu yang sudah dipasang," kata dia.

Rediana mengaku jadwal mengajarnya tidak terganggu selama menjadi pemain figuran karena bertepatan dengan masa libur sekolah selama dua pekan, yakni saat Hari Raya Galungan dan Kuningan.

Rediana berharap bahwa ke depan akan ada lagi kegiatan pengambilan gambar seperti ini yang melibatkan masyarakat. Dengan perkembangan pariwisata yang bagus, maka orang-orang seperti dia diuntungkan secara langsung di luar kegiatan sebagai petani dan nelayan yang merupakan pekerjaan musiman.

Dalam film itu, peran Rediana dkk memang tidak terlalu menonjol karena yang dilakukan hanya memerankan pekerjaan kesehariannya sebagai nelayan.

Pada pengambilan gambar, Rediana dan kawan-kawan mempersiapkan jukung yang akan dipakai sejak siang hari pukul 13.00 Wita dan akan dipakai pada pukul 19.00-05.00 Wita. Adegan yang dilakukannya, yaitu berendam di laut sembari memegang jukung agar tetap pada posisinya saat ombak laut datang. [*/mor]


Read more..

Blog Sahabat Saya

Recent Posts