> Kisah Tato-tato di Tubuh Jerinx "SID" | Prigibeach Trenggalek

Kisah Tato-tato di Tubuh Jerinx "SID"




Sabtu, 31/10/2009
KOMPAS ENTERTAINMENT/IRFAN MAULLANA
Jerinx "SID"
Artikel Terkait:
  • SID: Insiden Berdarah di Solo Kriminal Murni..

JAKARTA, KOMPAS.com - Jerinx, penggebuk drum Superman Is Dead (SID), paham betul filosofi tato yang melekat di tubuhnya. Sadar tato adalah sesuatu yang krusial, Jerinx tak mau asal menaruh gambar tanpa makna apa-apa. "Tato itu bakal saya bawa sampai mati. Jadi harus punya makna yang dalam," ujar Jerinx saat ditemui di Jakarta Barat, baru-baru ini.

Karenanya, Jerinx memilih motif tato yang dianggapnya punya nilai dan makna yang dalam. Tato bertuliskan "Grand Mom", misalnya, ia toreh ditubuhnya untuk mendedikasikannya kepada sang nenek. "Nenek saya meninggal pas ulang tahun saya, sembilan tahun yang lalu, di bulan Februari," cerita Jerinx sambil menunjukkan tato di lengan sebelah kanannya.

Terus yang lainnya? "Yang ini adalah judul lagu country yang dibawakan lagi sama Social Distortion yang liriknya bagus banget dan menyentuh banget bagi saya. Dan yang ini adalah buat seseorang yang sangat spesial bagi saya, Lady Rose. Saya dedikasikan buat dia," katanya. "Lalu ada naga karena shio saya naga," tambahnya, seraya mengatakan bahwa tato-tato itu ia buat lewat buah tangan seniman tato luar dan dalam negeri.

Bahkan Jerinx juga mengabadikan runtuhnya menara kembar WTC dalam tubuhnya. "Yang ini saya buat pas 9/11. Waktu New York dihancurkan saya langsung bikin tato ini karena dunia saya pikir tidak sama lagi dan ternyata dunia benar-benar berubah. Setelah itu mulai ada bom Bali dan teroris," kata Jerinx.

Melongok kebelakang, Jerinx mengaku mendapatkan tato pertamanya sejak kelas dua SMA. "Waktu itu saya baru punya band jadi saya terinspirasi tato tribal-nya Anthony "Red Hot Chili Papper"," kenang Jerinx. "Emang waktu itu saya belum terlalu paham dengan konsep tato seperti apa, tapi saya hanya berpikir ini keren saja," sambungnya.

Pilihan tato pertamanya itu, menurut Jerinx, hanya sebatas pengin keren-kerenan saja. "Waktu itu memang lagi tren zamannya tribal, karena belum ada internet jadi referensi saya dari tv sama majalah-majalah yang saya dapat di jalan. Waktu itu cukup susah dapatin majalah luar saat itu. Akhirnya saya baru sadar kalau tato ternyata banyak konsepnya, ada yang old school segala macam," ujar Jerinx.

Ngomong-ngomong, apa masih berniat membuat tato baru lagi di tubuhnya? "Saya bakal tato sebuah mesin motor di perut saya. Di sanur ada artis tato namanya Kaga yang spesialis tato black and grey, jadi saya rasa kalau di perut saya ditato mesin motor itu bakal keren hasilnya," tutup Jerinx. (C7-09)


0 Komentar:

Poskan Komentar

Bila Anda suka dengan entry blog ini, sudilah menuliskan komentar di sini.
Terimakasih.