> Usai Dirut, Giliran Direktur Keuangan PD Pasar Dipaksa Mundur | Prigibeach Trenggalek

Usai Dirut, Giliran Direktur Keuangan PD Pasar Dipaksa Mundur


Reporter : Arif Fajar Ardianto

Surabaya (beritajatim.com) - Keputusan kontrovesial Bawas dengan meminta mundur Dirut PD Pasar, Rahmat Kurnia terus menuai protes dari anggota dewan.

Salah satunya dari Ketua Komisi B DPRD Surabaya, M.Machmud yang mengatakan� bahwa saran Bawas adalah keputusan yang kurang bijak sebab tidak akan memperbaiki keadaan PD Pasar Surya.

"Saran itu tidak memperbaiki situasi PD Pasar, keadaan tidak akan membaik dengan keputusan tersebut," ujar Machmud saat ditemui di Gedung DPRD Surabaya, Kamis (29/10/2009).

Saat ini, perkembangan terbaru kasus PD Pasar Surya adalah munculnya saran dari Bawas kepada Agus Dwi Sasono (Dirkeu) agar mengikuti jejak Rahmat Kurnia untuk mengundurkan diri.

Berbeda dengan saran pengunduran diri Dirut PD Pasar, Machmud mendukung keputusan bawas yang menyarankan pengunduran diri Agus Dwi Sasono. Pasalnya, menurut Machmud, kondisi keuangan PD Pasar yang dipegang Agus menjadi amburadul ketika dilanda konflik internal. "Kalau kepeutusan pengunduran diri direktur keuangan, saya setuju. Pasalnya, kondisi keuangan PD pasar saat ini amburadul," imbuh Machmud.

Sejak polemik ini mencuat selama beberapa bulan terakhir, pendapatan PD Pasar Surya memang jeblok. Selain itu, kinerja juga sangat terpengaruh karena munculnya dua kubu karyawan.

Sementara Agus sendiri, tampaknya keberatan dengan keputusan tersebut. Pasalnya, berdasarkan hasil hearing antara PD Pasar, Bawas dengan komisi B pada Rabu (28/10/2009) lalu, Agus mengisyaratkan bakal tetap bertahan di posisinya.

Saat dikonfirmasi jika Direktur Keuangan PD Pasar tidak mau mundur dari jabatannya, Machmud mengatakan, bahwa harus ada keputusan tegas yang menyatakan bahwa Agus harus mundur. "Ya harus ada keputusan tegas, kalau tidak mau ya dipaksa," pungkas Machmud.

Komisi B juga menyarankan agar Bawas secepat mungkin melangkah untuk menyiapkan pengganti posisi dua posisi direksi yang lowong tersebut. Khususnya posisi direktur keuangan karena posisi tersebut tak kalah penting dari posisi Direktur Utama.

"Bawas harus gerak cepat untuk memperbaiki keadaan, tentunya dengan mencari pengganti dua direksi yang mengundurkan diri," pungkas Machmud. [rif/kun]


0 Komentar:

Poskan Komentar

Bila Anda suka dengan entry blog ini, sudilah menuliskan komentar di sini.
Terimakasih.