> TULUNGAGUNG PENYAJI TERBAIK FESTIVAL UPACARA ADAT | Prigibeach Trenggalek

TULUNGAGUNG PENYAJI TERBAIK FESTIVAL UPACARA ADAT





Tulungagung, PrigiBeach.com


Pementasan Kabupaten Tulungagung yang menampilkan upacara adat Manten Kucing pada urutan pertama di hari kedua (Sabtu, 17/10) sangat memukau penonton. Selain supporter yang memadati Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa yang selalu sorak gegap gempita, memang penampilan pemain-pemainnya yang sangat menarik dan penuh penjiwaan, ingat-ingat sebagian besar pemain adalah pedhotan pemain kethoprak Siswa budaya yang dulu pernah tenar seiring dengan Kethoprak Mataram Sapta Mandhala Jogyakarta.
Setelah pementasan kedua, Kabupaten Magetan yang menampilkan Ritual Labuh Sesaji Sarangan, dilanjutkan pementasan ketiga dari Kota Blitar upacara adat Boyongan Omah dan terakhir penampilan Kabupaten Nganjuk dengan upacara adatnya Wedhak Ripih.


Dari hari pertama pementasan (Jum'at, 16/10) sampai berakhirnya festival, para dewan juri merasa sangat bingung menentukan siapa dan mana yang terbaik. "Kami bertiga (dewan juri-NR) sangat bingung menentukan yang terbaik, semuanya luar biasa, sama-sama rumpun Mataram. Makanya kami harus menentukan BOB, best of the best", jelas ketua dewan juri Prof. Dr.H. Ayu Sutarto, MA. sebelum menyampaikan hasil pengamatan dan penilaian.


Sayangnya semua pementasan yang ditampilkan dalam festival dengan durasi 30 menit (setiap peserta) tersebut dikemas sedemikian rupa sehingga hanya terlihat dominan sebagai tontonan bukan upacara adat yang penuh kesakralan. "Saya merasa yang tampil dari awal hingga akhir dominan pada kemasan tontonan, ruh-nya hilang. Tidak bisa membuat merinding," lanjut Ayu Sutarto.


Ketua panitia sebelum menutup festival ini juga menyampaikan rasa terimakasih kepada Pemkab Tulungagung sebagai tuan rumah yang baik dan bangga kepada pelaku seni dari masing-masing peserta. "Saya juga merasa terharu sekaligus bangga dengan melibatkan adik-adik untuk pentas, ini adalah sebagai wujud komitmen yang luar biasa." Ungkap Drs. Pribadi Agus Santosa, MM.


Akhirnya dipenghujung acara dewan juri memutuskan yang berhak sebagai 5 penyaji terbaik non ranking adalah: Kab. Blitar, Kab. Tulungagung, Kab. Magetan, Kab. Trenggalek dan Kota Blitar. Masing-masing mendapatkan piagam dan trophy. (humas)



0 Komentar:

Poskan Komentar

Bila Anda suka dengan entry blog ini, sudilah menuliskan komentar di sini.
Terimakasih.