> Operasi Gabungan Polres dan Dinas Pendidikan<br/>Razia Kontent Handphone | Prigibeach Trenggalek

Operasi Gabungan Polres dan Dinas Pendidikan
Razia Kontent Handphone

Perwira Operasi Gabungan dan Koorwas Dinas Pendidikan
Trenggalek (prigibeach.com) - Sejak Selasa (8/2) hingga hari ini Kamis (10/2), Polres Trenggalek, Jawa Timur, melakukan operasi pembinaan terhadap para pelajar di sekolah menengah pertama hingga sekolah menengah atas. Operasi dilaksanakan oleh tim gabungan dari Polres dan Dinas Pendidikan Trenggalek, dengan sasaran sekolah-sekolah yang siswanya diperkirakan sudah sangat akrab dengan handphone maupun piranti teknologi informasi seperti Laptop, Iphone atau jenis iPad with Wi-Fi + 3G Connect.

"Kami lakukan operasi ini dengan sangat rahasia,
sekolah sasaran tidak kami beritahu. Juga kelas yang akan kami sweeping akan kami tetapkan begitu sampai di lokasi target", ujar Aiptu Adit Suparno dari Satuan Bina Mitra Polres Trenggalek.


Hari pertama target adalah SMP Negeri 1, 2 dan 3 Trenggalek. Di ketiga sekolah ini tidak ditemui adanya siswa yang menyimpan konten pornografi maupun yang semi pornografi. Bahkan untuk SMP Negeri 2 dan 3 para siswa ternyata tidak ada satu pun yang membawa Handphone, karena tata tertib sekolah tidak mengijinkan.

"Sudah dua tahun ini kami terapkan larangan bawa Hp. Dan ini sesuai dengan komitmen kami dengan Komite Sekolah dan wali murid," kata Drs. Rohmat, MM., Kepala SMP Negeri 3 Trenggalek.

Sedang di SMP Negeri 1 Trenggalek sebagai sekolah RSBI, siswa memang diperbolehkan bawa Hp. "Tapi pihak sekolah senantiasa melakukan razia rutin, sehingga tidak ada siswa yang berani melakukan itu", ujar salah seorang guru menerangkan. 

Tim Operasi Gabungan sedang Koordinasi
dengan pihak sekolah
Hari kedua, target sasaran adalah SMA Negeri 1 dan 2 Trenggalek, diteruskan ke SMA Negeri 1 Durenan. Di ketiga sekolah ini Tim Gabungan Polres dan Dinas Pendidikan juga tidak menemukan adanya indikasi siswa yang menyimpan konten pornografi, baik di Hp maupun pada harddisk laptop yang mereka bawa.

Menurut Drs. Anwarduddin, operasi ini sudah pernah dilakukan beberapa kali bekerja sama dengan pihak Polres Trenggalek maupun Satpol-PP. "Kami sudah lama mengantisipasi hal itu, dan sudah berkali-kali kami lakukan sweeping baik di sekolah, maupun ketika di jalan (saat operasi siswa bolos/Red), sejak tahun 2008 lalu. Kami juga menginstruksikan kepada seluruh sekolah agar memperketat tata tertib, dan selalu menjalin kerja sama yang harmonis dengan pihak Komite Sekolah maupun wali murid", ujarnya.

Terpisah, kemarin Rabu (9/2), operasi serupa juga digelar oleh pihak Satpol-PP bersama Diknas dengan target sasaran SMP Negeri 4 Trenggalek dan SMK Negeri 1 Trenggalek. Namun dalam operasi tersebut hasilnya juga nihil. Sementara pada hari ini Kamis (10/2), Tim Gabungan Polres Trenggalek bersama Diknas menyisir SMA Negeri 1 Karangan, SMP Negeri 1 dan 2 Durenan. Rencananya juga akan men-sweeping SMK Negeri 1 Pogalan, namun batal karena sekolah sedang mengadakan kegiatan Maulud Nabi Besar Muhammad SAW.

"Di SMA Negeri 1 Karangan tidak ditemukan adanya siswa yang menyimpan konten pornografi, namun ada satu siswa yang saat tim datang tengah asyik online FB (facebook) dengan laptop-nya," ujar Adit Suparno, dan menambahkan bahwa Tim hanya memperingatkan kepada pihak sekolah untuk membatasi akses internetnya dan agar selalu mengawasi siswa agar jangan sampai terpengaruh pada hal-hal yang negatif terkait transparansi dan globalisasi informasi.(Haz)

2 Komentar:

dwiherinis_1122 mengatakan...

SMA I KARANGAN EMAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAANG SIIIIIIIIIIIIIIIP(khaan skul quw dulu)

CahNdeso mengatakan...

@ dwiherinis_1122 : Thanks sudah shared di sini. Semangat terus, Jenk......

Poskan Komentar

Bila Anda suka dengan entry blog ini, sudilah menuliskan komentar di sini.
Terimakasih.