> Prigibeach Trenggalek

Seorang PNS Trenggalek Dikecrek Polisi Gara-gara ''Nyambi'' Calo CPNS

AKP Saiful Rohman, Kasatreskrim Polres Trenggalek
 Trenggalek (prigibeach.com) - NW (31) alias Tolet salah seorang PNS staf Kantor Inspektorat Trenggalek, terpaksa harus meringkuk dalam tahanan Polres Trenggalek. Dia dijadikan tersangka calo CPNS setelah dilaporkan dua korbannya bernama Kasihan dan Kateno. Kedua pelapor ini mengaku telah menyetorkan uang Rp 70 juta kepada NW dengan janji akan dijadikan CPNS angkatan tahun 2009. Namun sekian lama ditunggu janji tersebut tidak terealisasi, dan setelah beberapa kali gagal menagih janji tersangka, maka akhirnya mereka melaporkan kasus ini kepada yang berwajib.
Kapolres Trenggalek AKBP Totok Suharianto melalui Kasat Reskrim AKP Saiful Rohman, mengatakan, penetapan tersangka tersebut setelah penyidik melakukan pemeriksaan lebih dari lima jam. Diketahui modus yang digunakan oleh pelaku yakni mengaku bisa meloloskan korbannya menjadi CPNS tanpa melalui tes. Untuk itu pelaku mematok biaya antara Rp 70 juta hingga Rp 100 Juta sesuai dengan jenjang pendidikanya.

"Kalau ijazah D3 harganya Rp 70 juta sedangkan untuk S1 harganya Rp 100 juta" kata Saiful, Jumat (27/05). "Selain itu, banyak hal yang kami korek dari tersangka, akhirnya membuat kami terpaksa harus menangkapnya. Kami menetapkan dia sebagai tersangka itu sesudah melakukan pemeriksaan yang instensif. Semua keterangan yang diberikan memenuhi unsur-unsur yang dituduhkan kedua pelapor".

Saiful Rohman menambahkan dalam melakukan kejahatannya Nanang tidak sendirian, dia diperintah oleh seseorang yang kini sedang diburu satuan Reskrim.

Menurut NM, oleh oknum tersebut dia dijatah mencari 15 orang calon korban. Akan tetapi, pada prakteknya Nanang justru mampu menjaring 20 orang. Jumlah uang hasil percaloan CPNS tersebut mencapai senilai total 1,4 Milliar rupiah.

"Akan tetapi, tersangka mengaku tidak menikmati uang tersebut. Sebab begitu uang didapat dari korban-korbannya, langsung disetorkan kepada oknum yang memerintahnya," tambah Saiful  menjelaskan.

Polisi kini sudah menyita barang bukti berupa dua lembar kwitansi pembayaran masing-masing senilai Rp. 70 juta yang ditanda tangani oleh tersangka, dua kartu tes CPNS dan dua lembar surat pernyataan bermaterai.

Ketika ditanya siapakah oknum yang memerintah tersangka, Saiful hanya menjawab bahwa identitas oknum ini sudah diketahui polisi. Apakah Mr. X itu juga dari birokrat ataukah politisi asal daerah ini? "Tunggu saja, kami sekarang sedang memburunya, dan kami berupaya untuk segera menangkapnya", ujar Saiful sambil tersenyum.

Selain NW, polisi juga telah menangkap RH (32) dalam kasus yang sama.  Keduanya kini meringkuk di tahanan Mapolres Trenggalek, dan  diancam pasal 378 KUHP.

Tersangka RH Sebut Mantan Bupati

Kepada penyidik, salah seorang tersangka menyebut Mantan Bupati Trenggalek periode 2005-2010, H. Soeharto, terlibat serangkaian kasus penipuan dan percaloan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2009. Dugaan keterlibatan Soeharto diungkapkan RH (32), saat dimintai keterangan tim penyidik Kepolisian, Jumat pekan lalu.

"Tersangka memang sempat menyebut adanya keterlibatan mantan bupati. Tapi, apakah pengakuan itu benar atau tidak, kami masih akan mendalaminya," kata Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Saiful Rohman. Menindaklanjuti pengakuan itu, lanjut Saiful, tim penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Trenggalek berencana memanggil Soeharto untuk dimintai keterangan.

Agenda pemeriksaan mantan bupati Trenggalek itu hanya untuk memastikan benar tidaknya keterangan yang diungkapkan tersangka RH. "Pemeriksaan hanya sebatas itu, tidak lebih. Benar atau tidaknya informasi tersebut, kami belum bisa memastikan. Kalau tidak ditindaklanjuti, nanti kami dianggap salah," kata Saiful.
Selain itu, tim penyidik juga akan meminta keterangan mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Trenggalek, I Gde Siama, yang menjadi Ketua Pelaksana Rekrutmen CPNS tahun 2009.

Terkait keberadaan Suhartono, warga Desa Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung yang juga disebut tersangka RH sebagai pengepul seluruh uang hasil penipuan korban CPNS, Saiful menyatakan pihaknya secepatnya akan melayangkan surat panggilan. "Sesuai prosedur, jika dua kali proses pemanggilan tidak datang, kami akan melakukan penjemputan secara paksa," tegasnya.(Haz).
Read more..

Restaurant Mekar Sari: Investasi Bermutu, Waralaba Nomor Satu


Pertama kalinya dalam sejarah Trenggalek ada Ayam Goreng yang berani unjuk kedigdayaan sebagai usaha waralaba dan siap untuk Go International. Grand Opening Restaurant Mekar Sari Trenggalek sekaligus Launching Bussiness Franchise/Waralaba, berlangsung Rabu, 1 Juni 2011, sangat meriah dan full house. Restaurant Mekar Sari yang terletak di Jalan Panglima Sudirman Nomor 19 Trenggalek Jawa Timur, berdiri sejak Agustus 1995. Menurut Bambang Wahyu (47), pemilik restaurant, awal berdirinya Resaturant Mekar Sari masih menempel di samping rumahnya, yakni menempati ruang garasi dengan pelindung tenda dan kanopi yang cangat sederhana.

"Awal berdiri, kami hanya menempati ruang garasi dengan perabotan yang sangat sederhana. Baru pada tahun ketiga, bangunan kami renovasi. Namun masih belum berani membangun se-permanen seperti sekarang ini," ujar Bambang yang didamping sang isteri, Sri Wahyuni. 

Pasangan suami isteri pemilik Restaurant Mekar Sari, malam itu dengan ramah dan penuh kebahagiaan menerima para tamu dan undangan yang datang menghadiri acara Grand Opening dan Launching Bussiness Franchise Ayam Goreng Mekar Sari. Sang isteri Sri Wahyuni yang memakai gaun putih, nampak anggun sementara Bambang Wahyu dengan setelan jasnya terlihat sangat elegant. Keduanya memang serasi dan berjodoh, kendati sampai saat ini hanya dikaruniai satu putera laki-laki yang sekarang berusia 23 tahun dan menyandang gelar sarjana, bernama Dhani Wahyu.

Rumah Makan Mekar Sari, yang sekarang berganti nama Restaurant Mekar Sari, sangat kesohor di Trenggalek. Menu Ayam Goreng khas Mekar Sari sangat digandrungi oleh pelanggannya. Konsumennya bukan hanya dari daerah kabupaten Trenggalek, namun sudah merambah di kawasan Karesidenan Kediri dan Madiun. Para pelancong dari luar daerah, akan merasa dirugikan dan pasti menggembol kekecewaan apabila tidak mampir mencicipi Ayam Goreng Khas Mekar Sari. Sementara masyarakat Trenggalek yang memiliki hajat merayakan ulang tahun, pernikahan, atau khitanan pasti lebih memilih memesan menu yang ada di Resaturant Mekar Sari untuk menjamu para tamu mereka. Di kalangan birokrat dan politisi Ayam Goreng Mekar Sari menjadi hidangan yang wajib untuk saling traktir atau ketika ada moment-moment massal, terlebih lagi ketika harus menjamu para pejabat tinggi dari luar daerah.

Tua muda, besar kecil bahkan anak-anak sekolah mulai jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi, sangat menggandrungi menu yang disediakan oleh Restaurant Mekar Sari. "Keluarga saya paling suka dengan Ayam Goreng Mekar Sari. Rasanya sangat gurih, empuk, lezat dan khas. Sangat lezat dan tidak ada duanya, Mas," ujar salah seorang pejabat yang hadir sarimbit bersama seorang anaknya yang mungkin masih duduk di bangku sekolah dasar.

Dalam Grand Opening, Bambang Wahyu menjelaskan berbagai fasilitas yang kini disediakan di Resaturant Mekar Sari. Selain resto dengan fasilitas plus Catering dengan berbagai menui pilihan berkualitas dan standar, ada live music hiburan akhir pekan. Tersedia Mushola dengan tempat wudlu yang luas dilengkapi dengan toilet yang bersih dan wangi. 

"Kami siap memanjakan pelanggan, dan melayani tamu bak raja. Bukan basa-basi, dan bukan sekedar reklame. Menu kami senantiasa segar (fresh), penuh cita rasa yang lezat dan khas. Kami sediakan "function Hall" berkapasitas 150 orang dan 80 orang dengan meja dan kursi, full AC dilengkapi LCD Proyektor Wide Screen, Sound System, stage (panggung), dan ruang prasmanan", ujar Bambang Wahyu.

Function Hall cocok untuk acara pertemuan  (meeting), atau pesta-pesta seperti pesta ulang tahun, pesta pernikahan dan khitanan. Selain itu ada juga ruang VIP (Very Important Person) berkapasitas 50 dan 25 meja/kursi, full AC, juga dilengkapi LCD Proyektor serta Sound System untuk berkaraoke ria.

Menu yang disajikan di Restaurant Mekar Sari beraneka masakan dengan cita rasa yang lezat dan khas. Ada sop buntut, ayam lodho, ayam bakar, rawon dan juga ada soto ayam. "Pokoknya, menu kami adalah kesempurnaan cita rasa ayam goreng Nusantara, yang khas Mekar Sari Trenggalek", kata Bambang membanggakan.
Malam Grand Opening Restaurant Mekar Sari dan Launching Bussiness Franchise, dihadiri oleh ratusan tamu dan undangan. Di antara mereka nampak para pejabat dan politisi, serta pengusaha di Trenggalek. Drs. Catur Budi Prasetyo, M.Si, Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata dan Budaya (Disporaparibud) Trenggalek yang hadir malam itu, memberikan sambutan mewakili pihak Pemerintah Daerah.

"Selama ini, perkembangan usaha swasta di daerah Trenggalek telah menyumbang PAD (Pendapatan Asli Daerah) setara dengan 12%, dan itu didominasi oleh para pengusaha konstruksi. Semoga, dengan dibukanya usaha waralaba Restaurant Mekar Sari, kontribusi dari jenis usaha di luar jasa kontruksi akan makin berkembang", demikian Catur dalam sambutan sebelum acara puncak "tabuh Gong" peresmian Restaurant Mekar Sari.

"Kami ingin berbagi rejeki kepada saudara-saudara kita di mana pun berada yang berminat menjadi mitra bisnis kami. Mekar Sari memperluas usaha dan pemasaran dengan memberi LISENSI untuk menggunakan merek dan membuat/menjual produk disertai memberi bantuan pengoperasian usaha dengan membangun dukungan SISTEM yang terstandarisasi dengan baik", kata Bambang Wahyu melalui konsultannya yang berasal dari Jakarta, Agung Putro Utomo pemilik perusahaan On The Bussiness yang terkenal.

Selain itu, Bambang Wahyu bertujuan menjadikan Ayam Goreng Mekar Sari sebagai ICON Kota Trenggalek dan sebagai usaha waralaba Nasional yang menguntungkan dan terpercaya dengan produk ayam goreng yang memiliki citarasa khas tradisional dan mendunia dengan kekuatan support system rumah makan berstandar Internasional.

Selanjutnya Bambang menjelaskan beberapa hal terkait usaha waralabanya, dengan perincian sebagaimana tabel Paket Waralaba berikut ini
.

 

"Investasi awal belum termasuk biaya sewa tempat/bangunan, pembelian bahan baku dan ijin pendirian usaha. Tapi sudah termasuk pembelian kendaraan operasional motor dan mobil sesuai kebutuhan cabang. Perjanjian waralaba berlaku untuk jangka waktu selama 5 tahun. Royalty Fee 5% dari omzet kotor cabang per bulan. Marketing Fee 1,5% dari omzet kotor cabang per bulan" ujar Bambang.

Ayam Goreng Mekar Sari juga menyediakan master franchise.  Franchisee yg meliputi wilayah tertentu dan dapat menjualkan lagi hak franchise yang dimilikinya kepada franchisee di wilayah tersebut. Yakni:
  • Paket A, Franchise Fee Rp 250 Juta dengan Wilayah operasional dalam satu propinsi dan meliputi kota-kota dalam area pulau Jawa, Bali dan Sumatera. Dan 
  • Paket B, Franchise Fee Rp 200 Juta, Wilayah operasional dalam satu propinsi dan meliputi kota-kota diluar paket A.
Keuntungan Master:
  • Berhak menggunakan merek dan sistem untuk pembukaan 1 paket Resto, Mall atau All In One.
  • Berhak melakukan penjualan Waralaba Ayam Goreng Mekar Sari dalam satu daerah operasionalnya          (dalam 1 PROPINSI). 
  • Berhak mendapat Marketing Franchise Fee sebesar 25% dari nilai franchisee fee yang diperoleh.
  • Berhak menjadi penyalur produk yang akan disuplai pusat kepada outlet cabang dan mendapat laba dari selisih harga jual produk.
  • Berhak mendapat diskon franchise fee sebesar 25%   untuk membuka 1 cabang baru milik sendiri.
Bagi Anda yang bercita-cita ingin menjadi pengusaha rumah makan yang suskses atau berminat untuk menjadi mitra Bambang Wahyu, segeralah mengajukan pendaftaran kepada Bambang Wahyu. Jangan lupa, dan jangan sampai ketinggalan. Tidak semua pendaftar akan diterima. Sebab, bagi Bambang bukan penyertaan modal yang diutamakan, melainkan kesungguhan dan kegigihan calon mitra. Karena itu, semua pendaftar akan diseleksi secara profesional dan transparan. Ikutilah cara pendaftaranya berikut ini:

Read more..

Siswi SMA Hamil 6 Bulan, Ditinggal Kabur Sang Kekasih

AKP Saiful Rokhman, Kasat Reskrim Polres Trenggalek
Trenggalek (prigibeach.com) - Sungguh malang nasib Mawar (16) asal Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek. Mawar yang masih tercatat sebagai salah satu siswi SMA Negeri di Kabupaten Trenggalek ini terancam tidak bisa lagi melanjutkan sekolahnya lantaran tengah hamil enam bulan.
Informasi yang berhasil dihimpun Prigibeach.com, sudah setahun Mawar menjalin hubungan dengan seorang pria bernama Dimas Saputro alias Kepro (22) asal Dusun Pinggirsari Desa Karangan Kecamatan Karangan. Perkenalan korban berawal dari nomor tak kenal masuk ke nomor ponselnya, sekitar bulan Oktober 2010. Dari situlah hubungan keduanya semakin akrab, dengan saling sms dan menelepon.
Suatu hari korban diajak bertemu. Dari pertemuan itulah Mawar termakan oleh bualan Kepro, hingga suatu ketika Mawar menyerahkan keperawananya di sebuah gubug di tengah areal persawahan yang berada di wilayah Kecamatan Tugu. Merasa jurusnya berhasil, Kepro menjadi sering mengajak berhubungan intim di tempat yang sama. Setidaknya sudah tiga kali mereka melakukan perbuatan tidak senonoh tersebut.
Setelah mengetahui Mawar Hamil, Kepro sudah tidak pernah terlihat lagi batang hidungnya. Hal ini membuat Mawar bingung, sehingga dia menceritakan ke orang tuanya. Seperti disambar petir di siang bolong, orang tua Mawar mengetahui kondisi anak gadisnya. Saat itu juga melapor ke Mapolres Trenggalek, kemarin Rabu (25/5).
Kapolres Trenggalek AKBP Totok Suharyanto S.Ik. Mhum melalui Kasat Reskrim AKP Saiful Rohman membenarkan laporan tersebut. " Laporan itu sedah kami terima, dan kasusnya kini sedang kami kembangkan " jelas Saiful ketika ditemui prigibeach.com di ruang kerjanya.
Akibat perbuatannya, pelaku akan dijerat pasal81 ayat 2 Sub Pasal 81 Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan pidana penjara maksimal sepuluh tahun. (DJ)
Read more..

Eksekutif Meminta Dewan Merespons Banjir Bandang

Trenggalek (prigibeach.com) - Bupati Trenggalek, Jawa Timur, H. Mulyadi WR, Ketua DPRD, S. Akbar Abas, dan Wakil Bupati Trenggalek, Kholiq, bersama sejumlah Kepala SKPD terkait mengadakan kunjungan ke lokasi bencana banjir, Sabtu,(21/5) disertai Ny. Peny Mulyadi. Bebarapa lokasi yang dikunjungi yaitu Desa Nglebo dan Desa Suruh Kecamatan Suruh, Desa Jati Kecamatan Karangan dan Desa Bendoagung Kecamatan Kampak.

Di Desa Nglebo, rombongan meninjau kondisi jembatan yang putus dan hanyut karena derasnya aliran sungai pada Juma’t dini hari tanggal 20 Mei 201   kemarin. Akibat putusnya jembatan sepanjang 25 meter tersebut, mobilitas  600 KK warga Dusun Salam dan Dusun Maja Desa Nglebo sangat terganggu, dan hampir terisolir dari tetangga dusun sekitarnya. Selain itu, akses dari Dusun tersebut menuju  Kecamatan  Pule juga terhambat, karena satu-satunya jalan yang ada tertimbun akibat tanah longsor.

H. Mulyadi bernjanji akan segera membangun kembali jembatan yang ada. "Namun saya mengharapkan pengertian masyarakat bahwa pembangunan tersebut perlu proses dan waktu. Sambil menunggu terwujudnya jembatan permanen, saya instruksikan agar Camat dan Kades untuk menggalang gotong royong membangun jembatan darurat yang bisa dilalui kendaraan roda dua, sehingga 2 dusun ini tidak terisolasi", demikian H. Mulyadi.

Setelah dari Desa Nglebo,  Bupati dan rombongan  meninjau Dam Suruh yang ambrol diterjang banjir.  Dari tempat tersebut dapat diketahui bahwa  kedalaman Sungai Suruh sangat dangkal dan alur sungai sudah jauh bergeser dari yang semula. Sehingga ketika dilewati air bah, sungai tersebut tidak mampu menampung debit air, akibatnya  air melimpah ke pekarangan dan rumah warga sekitarnya. H. Mulyadi menandaskan perlu segera dilaksanakan normalisasi sungai dan agar hasilnya maksimal. 

Bupati secara simbolis menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat Suruh bertempat di Mushola Al Jihad sebanyak 250 paket.

Bupati juga meninjau kondisi Desa Jati Kecamatan Karangan. Dalam banjir kali ini, kondisi Desa Jati cukup parah dan banyak rumah yang terendam air dengan ketinggian 0,5 – 1,5 meter. Di tempat ini, Bupati juga menyerahkan bantuan sembako secara simbolis sejumlah 250 paket.

Di Kecamatan Kampak, Bupati meninjau kondisi SMPN I Kampak. Saat banjir kemarin, air menggenang sekitar 1 meter, sehingga banyak buku yang terendam. Selain itu pagar tembok di belakang sekolah sepanjang kurang lebih 100 meter roboh. Ketika Bupati datang di lokasi, para guru dengan dikoordinir Kepala Sekolahnya sedang kerja bakti membersihkan endapan lumpur di ruang kelas dan halaman. Di tempat ini pula, Bupati secara simbolis menyerahkan bantuan kepada warga Desa Ngadimulyo yang rumahnya rusak terkena tanah longsor.

Masih di SMPN I Kampak, ketika diwawancarai sejumlah wartawan Bupati menyatakan bahwa kerugian akibat bencana banjir ini berdasarkan perhitungan sementara sekitar Rp. 15 milyard. Sedangkan dana APBD yang tersedia untuk penanganan hal-hal yang tidak terduga seperti bencana alam ini jumlahnya sangat terbatas.

"Oleh karena itu kami akan mengajukan permohonan bantuan ke Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Timur, mumpung saat ini Pemprov Jatim belum melakukan pembahasan perubahan APBD, khususnya untuk infrastruktur yang memerlukan dana besar”, ungkap Bupati.

Sedangkan langkah tanggap darurat yang telah dilaksanakan pada banjir bandang kali ini  adalah menyelamatkan warga terlebih dahulu, yaitu dengan penyediaan nasi bungkus maupun sembako. Selain itu juga pengiriman air bersih dari PDAM ke sejumlah desa yang memerlukan karena sumurnya masih tercemar, pembagian kaporit untuk penjernihan  sumur warga serta penyediaan sarana kesehatan (9 Puskesma).

Agar bencana serupa tidak terjadi secara terus-menerus, menurut Bupati ada beberapa hal yang perlu dilakukan. Kegiatan reboisasi, terutama di wilayah pegunungan perlu ditingkatkan dengan melibatkan masyarakat. Pembangunan waduk kecil atau embung di sejumlah tempat, sehingga bisa menampung air hujan. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah pembangunan Bendungan Tugu. Kalau Bendungan Tugu bisa terwujud, maka banyak manfaat yang bisa dihasilkan, salah satunya pengendalian banjir. Oleh karena itu Bupati minta dukungan semua pihak agar bendungan tersebut bisa terwujud.

“Belum lama ini kami  berserta Pimpinan DPRD Kabupaten Trenggalek sudah menghadap  Menteri PU terkait Bendungan Tugu. Pada prinsipnya Menteri PU menyambut positif rencana tersebut, namun tentunya diperlukan proses” tegas Bupati.

Selanjutnya Bupati menjelaskan bahwa dalam peninjauan kelokasi bencana ini Ketua DPRD memang diminta ikut serta dengan harapan untuk mengetahui secara langsung kerusakan infrastruktur yang terjadi maupun untuk menyerap aspirasi masyarakat. Sehingga ketika eksekutif mengajukan anggaran terkait penanganan bencana ini, diharapkan legislatif sudah langsung tanggap, karena sudah mengetahui secara langsung. (humas/haz).
Read more..

Politikus Muda PKNU “ndekemi” Purel di Tulungagung, Mateg Aji “Halimunan” Ketika Digerebeg Warga



Trenggalek (prigibeach.com) - Anggota  legeslatif di mata masyarakat Trenggalek adalah bak Cossanova atau bahkan dewa. Mereka dihormati dan disegani, dianggap perkasa dan punya kuasa untuk membantu sesama, memiliki etika tinggi dengan jiwa yang tawaddhu, patuh dan taat pada agamanya. Namun, ternyata ada banyak juga yang terbukti tidak layak menyandang penghormatan tersebut.  Salah seorang di antaranya adalah Agus Widiyanto alias Agus Samin, anggota DPRD Trenggalek yang terpilih pada Pileg 2009 yang lalu di bawah bendera PKNU.

Agus Widiyanto yang lebih populer dengan panggilan Agus Samin, anggota DPRD Trenggalek dari PKNU memang masih muda, ganteng dan gagah bak artis yang binaragawan. Penampilannya  flamboyan, ternyata tidak disukai oleh orang-orang disekelilingnya. Bagi mereka, boleh jadi aleg yang satu ini selalu necis dan bergengsi, tapi berbeda dengan  sikapnya yang angkuh dan “gembeleng” serta selalu merendahkan orang lain.  Selain itu, sering kali gonta-ganti pacar.  “Agus itu sombong dan sangat suka gonta-ganti cewek,” ujar Slamet Widodo, tetangga dekatnya.

Digerebeg Warga

Jum’at  sore (8/4), Agus berangkat dari rumahnya mengendarai mobil panther putih nopol AG-1377-YB menuju arah kota Tulungagung. Dia sudah ada dating dengan seorang purel atau pemandu lagu salah satu café di kota itu yang berinisial R alias W.  Kelincahannya menyetir mobil, membuatnya dengan mulus dan cepat tiba di rumah R alias W di Desa Rejoagung RT 07/RW 01, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. Di rumah ini dia ditemui oleh orang tua R alias .  Keduanya berbasa-basi beberapa saat, sebelum kemudian datang R alias W, dan sang orang tua pun meninggalkan kedua sejoli itu berduaan.

Tanpa sepengetahuan Agus Samin, di luar rumah ada tiga orang pemuda warga Desa Rejoagung RT 07/RW 01 yang selalu memantau gerak-gerik pasangan tersebut. Sementara itu, tak jauh dari rumah itu, puluhan warga lain telah bersiap-siap menerima informasi dari tiga pemuda yang mengamati lokasi rendezvous Agus dan R alias W.  Setiap perkembangan yang terjadi di rumah tersebut, disampaikan melalui selular oleh salah seorang pemuda  yang memonitor kepada warga yang ada di tempat lain. Komunikasi berlangsung intensif, hingga pukul 22.00 WIB.

Pengurus RT dan warga setempat, memang geram menyaksikan tingkah polah politikus muda yang masih adik kandung pejabat teras di Pemkab Trenggalek itu.  "Warga marah lantaran dia kerap menginap di rumah perempuan itu tanpa izin. Padahal, mereka berdua bukan suami-istri," kata Ketua RT 07/RW 01, Wasit (37), Sabtu (9/4).

Lewat pukul 22.00 WIB Agus Samin tak kunjung keluar dari rumah, aksi massa pun mulai. Puluhan warga setempat langsung menyerbu rumah R alias W, mereka menyatroni rumah dan berusaha mencari keberadaan Agus Samin dan sang purel.  Namun usaha warga sia-sia. Agus Samin dan R alias W tidak berhasil mereka jumpai. Nampaknya, keduanya sudah lari terbirit-birit melewati jalan lain yang lepas dari pengawasan warga.

Warga yang marah langsung mengamankan Isuzu Panther milik Agus yang terpakir di halaman. Beberapa warga yang marah berniat memecahkan kaca mobil, namun dapat  diredam oleh perangkat desa dan Ketua RT Wasit.  Aksi anarkis bisa dicegah, dengan kesepakatan mobil akan digelandang ke Mapolsek Kedungwaru, atau terpaksa mereka sandera. "Akhirnya setir mobilnya kami gembok agar tidak bisa di dorong. Dia harus bertemu kami dan menjelaskan perbuatannya, kalau ingin mobil kembali," kata Wasit.

Sebelum kepergok, keinginan Agus untuk menginap di rumah pemandu lagu berinisial Ren, itu sebenarnya telah disampaikan ayah perempuan itu. Permintaan izin tersebut tidak dikabulkan. Wasit mengaku, dirinya waktu itu sudah mengingatkan agar Agus tidak menginap karena masih belum terikat pernikahan. Warga marah melihat ulah Agus yang belakangan kerap diketahui menginap di rumah R alias W. Peristiwa penggrebegan ini sudah dilaporkan ke Mapolsek Kedungwaru Tulungagung, dan masalah tersebut kini sedang dipelajari oleh pihak kepolisian Sektor Kedungwaru.

Playboy Tapi Banyak Hutang

Agus Samin yang masih bujangan dan belum pernah menikah ini, di kalangan gadis dikenal sebagai sosok yang elegant dan charming. Hanya sayang, dia juga dikenal sebagai sosok pemuda yang royal dengan janji gombal dan sering bikin patah hati. Beberapa gadis yang pernah menjalin hubungan intim dengannya, bahkan sempat akan menikah, mengaku terpaksa menerima nasib ditinggalkan oleh sang Arjuna. “Menurut saya itu lebih baik, daripada sakit hati ketika sudah menjadi isterinya kelak,” aku salah seorang gadis tersebut.

Sejak peristiwa penggrebegan Agus menghilang bagai ditelan bumi. Saat dicari di kantor dewan, Agus bolos, ketika didatangi di rumahnya, Dusun Jarakan, Desa Karangsoko, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, Senin (11/4), yang bersangkutan tidak ada di rumah. Namun menurut beberapa tetangga, Agus memang jarang di rumah. Pasalnya, Agus terbelit hutang dan kerap dicari penagih. Hutang tersebut dipakai Agus saat magang caleg DPRD Trenggalek dari partai PKNU.

“Saya tidak tahu kalau dia punya hutang, namun setahu saya memang sering ada orang yang mencarinya ke rumah. Dia jarang ada di rumah, barangkali memang menghindari tamu-tamu yang datang mencarinya”, kata Slamet Widodo yang bertempat tinggal tak jauh dari rumah Agus. Barangkali mereka memang datang untuk nagih hutang yang dipakai Agus untuk magang caleg tambahnya.

Suka Bolos

Selain suka gonta ganti perempuan, Agus ternyata juga tukang bolos di kantornya. Dan kini, Dewan Syuro Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKNU Trenggalek merencanakan untuk mencopot keanggotaan Agus dari DRPD Trenggalek. Perilaku Agus yang suka bolos di DPRD Trenggalek sudah menjadi rahasia di kalangan sekretariat dewan. Para staf di gedung wakil rakyat ini sangat paham, jika Agus adalah anggota dewan yang jarang hadir. Menurut salah satu staf administrasi, dalam seminggu Agus kadang cuma hadir  2 hari saja. Bahkan jika tidak ada agenda persidangan, Agus kerap tidak ngongol. Kalau pun menginjakan kaki di kantor, biasanya hanya untuk kepentingan absensi.
   
Hal senada juga diungkapkan rekan sesama anggota DPRD Trenggalek. Keterangan salah satu anggota fraksi Karya Nasional, tempat partai Agus bernaung, menurut aturan anggota yang bolos dalam rapat sebanyak 6 kali berturut-turut akan ditindak oleh BK (Badan Kehormatan). Namun biasanya Agus mengakali aturan tersebut dengan bolos setiap 5 kali rapat. Pada rapat ke-6, yang bersangkutan selalu hadir sehingga lepas dari sanksi dari BK. “Kalau tukang bolos, siapa pun di gedung ini (DPRD) juga tahu. Tapi dia selalu mengakali aturan, sehingga tidak pernah kena sanksi,” ujar salah satu rekan Agus yang tak mau disebut namanya.
   
Ketua BK DPRD Trenggalek, Suyatno tidak menjawab tegas jika Agus memang gemar bolos. BK pun tidak pernah menerima laporan dari fraksi tentang perilaku Agus. Namun lewat pembicaraan antar sesama anggota, BK menerima masukan. Suyatno menegaskan, BK akan membahas masalah perilaku Agus secara khusus dalam minggu-minggu ini. “Dalam minggu-minggu ini akan kami rapatkan dulu di internal BK. Terserah bagaimana nanti keputusannya,” ujarnya.
   
Dewan Syuro PKNU Marah

Sementara Ketua Dewan Syuro DPC PKNU Trenggalek, KH Ali Ridho, saat dikonfirmasi mengaku sangat malu. Beberapa kali pengasuh Pondok Pesantrena Subulus Salam, Desa Melis, Kecamatan Gandusari, Trenggalek,  ini mengucap “Masyaallah” saat berbicara mengenak Agus Widiyanto. Menurutnya, partai telah kecolongan dan kemasukan kader yang tidak berkualitas.

Ali menegaskan,  kasus ini akan menjadi pelajaran,  dia akan mengusulkan lewat mekanisme partai, agar Agus dicopot keanggotaannya dari DPRD Trenggalek. Sebab menurutnya, Agus telah mencemarkan nama baik partai. “Masih banyak kader partai yang berkualitas dan bermoral baik. Akan saya usulkan agar dia segera diganti,” tegasnya, saat ditemui di pondoknya.
   
Mengenai perilaku Agus, Kyai Ali tidak membantah jika Agus memang kerap terjerat masalah perempuan. Setidaknya sudah 2 kali Agus diperingatkan pengurus partai agar merubah sikapnya tersebut. Namun nyatanya Agus malah digrebeg warga saat menginap di rumah perempuan yang bukan istrinya. Ali mengaku pertama kali mendengar kabar tersebutlangsung memerintahkan utusan untuk mengecek kebenaran kabar tersebut. Lewat utusan tersebut akhirnya didapat laporan, jika Agus memang digrebeg warga. Kabar tersebut segera menyebar di kalangan kader partai.

Masih menurut Ali, kader yang berada di daerah pilihan 4, meliputi Munjungan, Dongko dan Panggul marah mendengar perilaku Agus. Bahkan mereka sudah menyatakan hendak mengerahkan massa untuk mendemo Agus. Namun hal tersebut berhasil dicegah dan akan diselesaikan lewat mekanisme partai. “Kalau tidak saya cegah, kader pasti akan melakukan gerakan massa, mendemo Agus,” katanya. Selanjutnya Ali menyatakan permohonan maafnya kepada masyarakat.  “PKNU sudah kecolongan karena memilih Agus menjadi anggota DPRD Trenggalek, nyatanya tidak mampu membawa amanah.  Saya atas nama seluruh warga PKNU memohon maaf,” katanya. (Haz).
Read more..

Blog Sahabat Saya

Recent Posts