> Prigibeach Trenggalek

Idul Adha 1431 H: H. Mulyadi WR, Berkurban dan Mendonorkan Darahnya

Mulyadi WR di Mimbar Masjid Agung

Trenggalek - Sholat Idul Adha tahun 1431 Hijriah  di Masjid Agung Baiturahman Trenggalek, Jawa Timur, seperti biasa dibanjiri jama'ahnya yang meluber hingga ke Aloon-aloon. Kali ini untuk pertama kalinya sejak dilantik, Bupati Trenggalek, H. Mulyadi WR berjama'ah di sini diikuti sejumlah Anggota Forum Pimpinan Daerah Kabupaten Trenggalek..

Mulyadi WR serahkan hewan kurban
Dalam sambutan yang disampaikan sebelum pelaksanaan sholat, mengajak masyarakat untuk meneladani apa yang dilakukan keluarga Nabi Ibrahim yang tulus iklas melaksanakan perintah Alloh SWT, khususnya dalam berkorban. Hal ini sangat relevan karena saat ini banyak terjadi musibah yang menimpa saudara-saudara kita di luar daerah yang tentunya memerlukan pengorbanan kita untuk membantu mereka. Selain itu, Bupati mengingatkan agar masyarakat senantiasa waspada, mengingat wilayah Kabupaten Trenggalek potensial terjadi bencana alam, baik banjir dan tanah longsor, apalagi dalam situasi cuaca tidak menentu seperti sekarang ini.

Bertindak sebagai imam dalam sholat Idul Adha ini K.H. Mastur Ali, Rois Syuriah NU Trenggalek sedangkan sebagai khotib Drs. Akhmad Muntafa, MH dari Pengadilan Agama Trenggalek yang mengambil tema khutbah "Belajar Dari Perilaku Keluarga Nabi Ibrahim as".

Mulyadi WR didampingi Ibu Peny mendonorkan darah
Setelah melaksanakan sholat Idul Adha di Masjid Agung Baiturahman Trenggalek, Bupati Trenggalek, Dr. Ir. Mulyadi WR, MMT didampingi Kapolres, Dandim, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek secara simbolis menyerahkan bantuan hewan korban bertempat di halaman pendopo. Total hewan korban yang diserahkan Pemerintah Kabupaten Trenggalek pada Idul Adha tahun ini  sejumlah 1 ekor sapi dan 60 ekor kambing. Untuk hewan korban berupa sapi oleh Bupati diserahkan kepada Takmir Masjid Agung Baiturrahman Trenggalek, sedangkan hewan kurban lainnya diserahkan kepada sejumlah takmir masjid atau mushola yang sebelumnya telah mengajukan permohonan.  Setelah itu, Bupati Trenggalek beserta Ny. Peny Mulyadi menghadiri undangan dari Pengurus Daerah Muhammadiyah Trenggalek bertempat di Masjid Taqwa Sumbergedong dalam acara Khitanan Massal dan Donor darah memperingati hari Idul Adha yang merupakan agenda rutin tiap tahun. Untuk tahun ini,  jumlah anak yang dikhitan 93 orang. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyempatkan diri mendonorkan darahnya.(humas)
Read more..

PKS Trenggalek Selenggarakan MUSDA


Bertempat di Aula Serba Guna Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Minggu 14 Nopember 2010, Musyawarah Daerah (Musda) II Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Trenggalek Kholiq, SH, M.Si. Acara tersebut dihadiri oleh pimpinan Partai Politik se Kabupaten Trenggalek serta anggota DPR RI, DPRD provinsi serta DPRD Kabupaten Trenggalek dari PKS.

Wakil Bupati Trenggalek dalam sambutannya memberi selamat atas terselenggaranya Musda II PKS Kabupaten Trenggalek. Diharapkan untuk kedepannya PKS bisa berkontribusi demi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara Nasional maupun Trenggalek pada khususnya dengan menyusun program yang lebih baik. Menurutnya, kesejahteraan tersebut bisa dicapai dengan konsolidasi kepengurusan yang baik antara PKS dengan partai politik yang lain. “Kesejahteaan masyarakat Trenggalek serta kesejahteraan nasional bisa tercapai melalui PKS dan partai-partai lain” ujarnya.

Masih dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati mengatakan bahwa di era otonomi daerah seperti saat ini dimana Pemerintahan berbentuk desentralisasi, fraksi – fraksi di DPRD mempunyai kesempatan untuk membuat sinkronisasi kebijakan tentang daerah termasuk PKS di dalamnya sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Wakil Bupati juga berpesan partai politik harus mampu memahami tupoksinya masing-masing. Menurutnya, ada 3 hal mendasar yang harus diperhatikan sebagai acuan parpol untuk melaksanakan kebijakan partai politiknya masing-masing. Hal yang paling pokok adalah pendidikan politik. Melalui pendidikan politik, menurut politisi dari PKB tersebut akan memberikan gambaran kepada masyarakat tentang hak-hak berbangsa dan bernegara.

Tak kalah pentingnya, parpol juga harus mampu menciptakan situasi yang kondusif. Sehingga, mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, parpol harus mampu menyerap, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat melalui fraksi-fraksi di Kabupaten Trenggalek.

Dia akhir sambutannya, sesuai dengan himbauan dari Menteri Komunikasi dan Informatika Ir. Tifatul Sembiring, Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan internet yang sehat dan aman.

Secara resmi Musda II PKS dibuka oleh Wakil Bupati, Kholiq, SH, M.Si ditandai dengan pemukulan bedug.
Read more..

Pemkab Trenggalek: Optimalikan Obyek Wisata Guo Lowo dan Pantai Prigi

Wakil Gubernur Trenggalek, Drs. Syaifullah Yusuf atau biasa dipanggil Gus Ipul mengadakan kunjungan kerja di Kabupaten Trenggalek pada Jumat siang, 12 Nopember 2010. Dalam kunjungannya di Kabupaten Trenggalek, diawali dengan melaksanakan sholat Jumat di Masjid Joglo, Semarup Kecamatan Durenan.

Setelah selesai sholat Jumat, Gus Ipul segera menuju kawasan wisata Pantai Prigi dan diterima secara resmi oleh Bupati Trenggalek di Hotel Prigi Kec. Watulimo. Dalam sambutannya, Bupati Trenggalek, Dr. Ir. H. Mulyadi WR, MMT meminta kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Wakil Gubernur agar membantu upaya pengembangan objek wisata di kabupaten Trenggalek. Misalnya seperti pengadan eskalator atau terowongan di gua Lowo untuk memudahkan pengunjung masuk ke tempat wisata tersebut.

Menanggapi permintaan Bupati Trenggalek, Gus Ipul berjanji akan menyampaikannya kepada Gubernur Jawa Timur dan apabila biaya pengadaan tidak lebih dari 1 M, maka Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur akan mencukupinya. Selain itu, Gus Ipul juga menyinggung masalah Jalan Lintas selatan (JLS). Wakil Gubernur menyatakan bahwa Pemprov akan segera merealisasi JLS dan pada tahun 2013 JLS Pacitan – Malang diharapkan sudah terwujud.
Selanjutnya, Gus Ipul dan Bupati Trenggalek beserta rombongan mengunjungi Pantai Karanggongso dan Pantai Damas. Di Pantai Damas, Wakil Gubernur Jatim dan Bupati Trenggalek menerima aspirasi masyarakat sekitar. Mereka meminta agar listrik dapat segera masuk wilayah pantai damas. Selain itu, demi kenyamanan wisatawan, mereka juga meminta agar kawasan wisata pantai Damas diberi tempat duduk dan toilet, serta untuk mushola yang telah rusak untuk segera diperbaiki.

Aspirasi mayarakat itu ditanggapi Gus Ipul dengan meminta kepada Bupati Trenggalek untuk segera meminta PLN untuk segera memasang listrik di wilayah pantai Damas. Gus Ipul juga meminta kepada masyarakat untuk tidak membangun rumah secara permanen di lahan tersebut. Itu karena lahan tersebut adalah milik perhutani.

Setelah mengunjungi kawasan wisata guo lowo, Wagub Jatim segera menuju Pendopo untuk Transit. Sedangkan pada malam harinya, Gus ipul membuka Musda Pepadi Jawa Timur di halaman Kantor kecamatan Gandusari. Pembukaan Musda Pepadi tersebut ditandai dengan Pergelaran Wayang Kulit menampilkan Dalang Ki Purbo Asmoro dengan lakon Parikeset Jumeneng Noto dan dimeriahkan oleh pelawak Kirun, Sandirono dan Gareng.
Dalam sambutannya Gus Ipul menyatakan bahwa Dalang sebenarnya memiliki peran penting di masyarakat karena petunjukannya yang sarat akan pendidikan. Selanjutnya, Pemprov Jatim akan memberikan kesempatan kepada Para Dalang untuk terus berkiprah. Dalang melalui pergelaran wayang kulitnya diharapkan bersedia membantu Pemprov Jatim untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan dan turut menyukseskan pembangunan di Jawa Timur
Sedangkan Musda Pepadi Jawa Timur sendiri di gelar pada keesokan harinya di Hotel Hayam Wuruk. Terpilih sebagai Ketua Pepadi Jawa Timur yaitu Drs. Sinarto S.Kar, M.Si dari Taman Budaya Provinsi Jawa Timur menggantikan Dr. Jariyanto yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur dan terpilih sebagai Sekretaris adalah SUKATNO, S.Sn dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur.

Turut hadir dalam Musda Pepadi Jawa Timur adalah Ketua Pepadi Pusat, Eka cipta, SH.
Read more..

Trenggalek : Mitos Siap Gelar Event Se-Karesidenan Kediri, 20 November 2010

Trenggalek (prigibeach.com) - Club Mio Trenggalek Owners Society disingkat Mitos, begitu anak muda Trenggalek, Jawa Timur, yang gemar berkendara sepeda motor merk Yamaha ini menyebut klub kebanggaannya . Ada sejumlah 100-an anggota yang tergabung dalam kelompok kuda besi ini yang setiap malam Minggu cangkrukan di Alon-alon Trenggalek. Beranggotakan dari semua golongan, baik tua ataupun muda. Dari pejabat sampai penjual es keliling, semua tidak ada perbedaan, mereka kompak.

Dheby Debleng Ketua Klub Mitos kepada prigibeach.com mengatakan jika klubnya bersama panitia event akan mengundang para bikers Mio se-Eks Karesidenan Kediri pada hari Sabtu (20/11) nanti untuk kegiatan amal. Bertempat di alon-alon Kota Trenggalek, event ini akan diisi dengan kegiatan donor darah bersama dengan penggalangan dana untuk korban bencana di Indonesia saat ini.  "Pastinya kegiatan ini untuk Pray Indonesia, jadi bukan hura-hura," ujar pemuda kreatif yang kesehariannya membuka usaha bengkel.

Sementara itu Wira Cheping yang menakhodai Event organizer kegiatan tersebut mengaku telah mempersiapkan lebih dari 200-an undangan dan panggung atraksi untuk menghibur bikers yang hadir.  "Kemungkinan kita akan kebanjiran peserta, oleh sebab itu kita sudah bekerjasama dengan sponsor agar event ini sukses, Trenggalek tidak boleh memalukan," kata pimpinan "Eksist" event organizer ini dengan didampingi Dwiyan Panut manajernya.

Baik MITOS maupun EKSIST berharap pemerintah Kabupaten mendukung kegiatan tersebut. "Apapun ini natinya akan lebih memperkenalkan Kota Trenggalek kepada para bikers dari daerah lain termasuk potensi wisata Pantai Prigi," Pungkas Dheby. (haz)
Read more..

Mulyadi-Kholiq Bertekad: Tuntaskan Reformasi Birokrasi

Trenggalek (prigibeach.com) - Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten (BKD) Trenggalek, Jawa Timur, menyelenggarakan Rapat Koordinasi Teknis Kepegawaian, diikuti  77 orang pejabat/pengelola kepegawaian di masing-masing SKPD, bertempat di Hotel Prigi Kecamatan Watulimo, Trenggalek, selama 2 hari  9-10 Nopember.

Wakil Bupati Trenggalek, Kholiq, dalam sambutannya,menegaskan bahwa reformasi birokrasi di Kabupaten Trenggalek masih kurang sempurna. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, antara lain tingginya penyalahgunaan wewenang oleh beberapa pejabat, KKN yang masih merajalela dan kurangnya pengawasan dari lembaga-lembaga yang terkait.

"Otonomi daerah yang telah diberikan oleh Pemerintah Pusat seharusnya lebih bisa menjadikan daerah kita lebih berkembang tetapi dalam pelaksanaannya ternyata masih kurang sempurna", demikian Kholiq.

Selanjutnya Wakil Bupati menantang agar semua pejabat daerah ini menerapkan 8 etos kerja, yaitu profesi sebagai rahmat, amanah, panggilan, aktualisasi diri, ibadah, seni, kehormatan dan pelayanan. "Delapan Etos kerja ini adalah panduan untuk memotivasi kita agar tidak saja bekerja keras tetapi juga bekerja dengan berhasil", tandasnya.

Di akhir sambutannya, beliau mengutip ucapan dari salah satu Tokoh Nasional - Wakhid Hasyim, "Keberhasilan seseorang tergantung dari 2 hal, yaitu Disiplin dan Ikhlas". (haz) Related Posts with Thumbnails
Read more..

Blog Sahabat Saya

Recent Posts