> H. Soeharto Safari Ramadhan di Sukowetan | Prigibeach Trenggalek

H. Soeharto Safari Ramadhan di Sukowetan



Foto: (1) Bupati Soeharto saat membuka Lomba Tabuh Bedug;


(2) Lurah Sukowetan dan Sekdesnya,

(3) Jalan Desa Akses ke SMPN 3 Karangan, lebar aspal tikungan ditambah
(dok.: PrigiBeach.com)

• Jalan Penghubung SKPD dan Ekonomi Adalah Prioritas Pembangunan Infrastruktur di Desa-Desa

Trenggalek, PB.com

Selama Bulan Suci Ramadhan tahun ini, Bupati H. Soeharto menetapkan 3 agenda “silaturrahmi-publik”, yang pertama adalah lomba Tabuh Bedug tanggal 22-30 Agustus, namun meski lomba sudah usai kegiatan tabuh bedug berlangsung terus hingga hari Lebaran, yang kedua adalah bazar –pasar murah- yang dibuka sampai menjelang lebaran tiba. Kedua agenda tersebut dilaksanakan di depan Pendopo Agung Trenggalek, di jalan Pemuda. Agenda ketiga ialah safari silaturrahmi ke 14 kecamatan. Safari Ramadan ini dimulai Selasa (25/8) dan akan berakhir Kamis (17/09) mendatang.

Rabu (9/9) kemarin giliran masyarakat Kecamatan Karangan menerima kunjungan Bupati Soeharto, di tempatkan di Masjid Al-Huda, dusun Suru, Desa Sukowetan. Kemarin, tepat pukul 16.00 kurang 9 menit, diiringi kepala SKPD, muspida dan para Camat se-Kabupaten Trenggalek – H. Soeharto tiba di lokasi. Selain rombongan dari Pemkab, hadir pula kepala UPT, Ulama dan Kades se-kecamatan itu, serta seluruh tokoh Desa Sukowetan. Panitia sedikit jengah karena undangan dari tuan rumah ternyata belum hadir sementara Bupati dan rombongan telah tiba sesuai jadwal pukul 16.00 (WIB).

Menurut Joko Setyono Kabag Humas Pemkab Trenggalek, biasanya usai ceramah dilakukan diskusi atau dialog dengan warga, itulah sebabnya pejabat Tehnis juga dihadirkan. Namun kali ini dialog ditiadakan, karena Bupati ingin menyampaikan rasa terima kasih pada masyarakat Kecamatan Karangan yang telah memberikan partisipasi aktif dan konsisten dalam mendukung program Pemkab sekaligus membeberkan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan Pemkab hingga tahun 2010 bagi masyarakat dan wilayah Karangan .

H. Soeharto juga menyinggung tentang keharusan warga untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan utamanya menyangkut kebiasaan untuk berpola hidup sehat. Selanjutnya dia bertekad untuk konsisten meneruskan pembangunan infrastruktur pertanian serta jalan penghubung SKPD dan jalan penunjang perekonomian di desa-desa khususnya yang ada di Kecamatan Karangan. “Pemkab menyadari akan pentingnya infrastruktur jalan bagi penunjang laju perekonomian masyarakat pedesaan dan roda pemerintahan. Oleh sebab itu jalan penghubung antar SKPD dan penunjang ekonomi menjadi prioritas pembangunan infrastruktur di desa-desa”, katanya. “Dalam hal itulah, antara lain saat ini di Desa Sukowetan sedang dilakukan pengaspalan jalan demi mempermudah akses masyarakat menuju ke SMP Negeri 3 Karangan”.

Jalan yang dimaksud H. Soeharto adalah jalan desa yang menjadi jalur utama penghubung antara desa Sukowetan-Jatiprahu-Sumberingin (ke Utara) dan desa Sukowetan-Mlinjon-Karangan (ke Selatan). Pengaspalan jalan dikerjakan oleh CV Kanjeng Jimat Trenggalek, dengan volume 2.500 meter kali 3 meter, alokasi dana senilai Rp. 489 juta. Menurut masyarakat Sukowetan, pengerjaan jalan oleh CV Kanjeng Jimat ini cukup baik dan nampaknya lebih berkualitas dibanding pengaspalan jalan sebelumnya. “Pak Sukadi (direktur CV Kanjeng Jimat/red) sangat komunikatif dan selalu merespons keinginan masyarakat sesuai dengan spesifikasi proyeknya”, kata Kidi Prawoto, Ketua LMDH Desa Sukowetan.

Seusai acara Buka bersama, rombongan Bupati meluncur pulang melalui jalan tersebut. Menurut Drs. Sunani LS - Camat Karangan, pemkab akan mengkaji aspirasi masyarakat untuk secepatnya melanjutkan pengaspalan jalan ini hingga menembus desa Mlinjon dan Karangan. “Itu bukan hanya keinginan masyarakat, namun juga kepentingan pemerintah. Insyaallah masalah ini akan kami ajukan dalam PAK tahun 2009”, katanya, sambil menambahkan bahwa peserta yang menghadiri safari Ramadhan di Desa Sukowetan, Kecamatan Karangan jauh lebih banyak dibanding dengan di kecamatan lain. Selain tuan rumah, diperkirakan yang hadir lebih dari 300 tamu dengan kendaraan roda empat yang dihitung oleh Panitia sebanyak 31 buah.(Haz)

0 Komentar:

Poskan Komentar

Bila Anda suka dengan entry blog ini, sudilah menuliskan komentar di sini.
Terimakasih.