> Razia Daging Gelonggongan | Prigibeach Trenggalek

Razia Daging Gelonggongan


  • Petugas Hanya Menemukan Daging Ayam Kebiru-biruan

Reporter : Nanang Masyhari

Trenggalek, Memo

Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek menggelar razia di sejumlah pasar tradisional dan kios daging serta tempat pemotongan hewan, Selasa (8/9/2009). Razia bertujuan untuk mengantisipasi beredarnya daging gelonggongan yang tak layak konsumsi selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1430 H.

Salah satu petugas dari Dinas Peternakan Trenggalek Budi Satriawan menuturkan, petugas sempat mencurigai daging ayam yang berwarna agak kebiru-biruan. “Namun, setelah kita cek dengan tester PH (tingkat keasaman, red), ternyata tidak ada masalah, dan masih layak konsumsi,” terang Budi Satriawan.

Yang menjadi sasaran razia adalah para pedagang daging di Pasar Pon Trenggalek, dan sejumlah pasar tradisional lain. Petugas memeriksa satu-persatu daging milik pedagang dengan menggunakan alat tester PH, untuk mengetahui kadar air, tingkat keasaman dan kwalitas daripada daging itu sendiri.

“Daging ayam yang kami temukan agak kebiru-biruan tersebut, tetap kami amankan untuk diperiksa lebih lanjut di dinas. Namun, secara pengamatan dan testes yang kami lakukan, kadar air pada daging tersebut masih dalam batas normal, dan tidak ada masalah,” imbuh Budi Satriawan.

Setalah memeriksa daging di Pasar Pon, selanjutnya petugas bergeser ke tempat pemotongan hewan yang ada di Jalan Yos Sudarso. Di tempat itu, petugas memeriksa kondisi fisik dari hewan potong. Antara lain, kondisi mata sapi, kaki hewan, termasuk cara berdirinya dan berat badan dari hewan itu sendiri.

Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengetahui apakah hewan potong tersebut masih bagus, dan sempurna, serta bisa menahan berat badannya. Mengingat, hewan yang digelonggong, tidak dapat menahan berat badannya

Lebih lanjut dipaparkan Budi, razia terus ditingkatkan utamanya mendekati lebaran nanti, dengan sasaran pasar-pasar tradisional. Mengingat, pada saat itu dicurigai banyak beredar daging gelonggongan yang biasanya berasal dari luar wilayah Trenggalek. (nng/Haz)

0 Komentar:

Poskan Komentar

Bila Anda suka dengan entry blog ini, sudilah menuliskan komentar di sini.
Terimakasih.