> Hadang Perkebunan, Ribuan Warga Ngancar Turun Jalan | Prigibeach Trenggalek

Hadang Perkebunan, Ribuan Warga Ngancar Turun Jalan




Reporter : Nanang Masyhari

Trenggalek, Memo

Ribuan warga yang berasal dari tiga desa yaitu, Sempu, Babatan dan Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri kembali bergejolak. Selasa (4/8/2009) mereka turun ke jalan untuk menghadang para pekerja Perkebunan PT. Sumbersari Petung yang hendak memanen cengkeh di lahan seluas 250 hektar yang kini masih dianggap bersengketa.

Ribuan warga yang terdiri dari para ibu rumah tangga (RT), kalangan pemuda sampai anak-anak itu memadati jalan raya yang menunju lokasi perkebunan. Ketua Paguyuban Petani Trisakti Samsianto mengatakan, para warga terpaksa turun ke jalan raya demi mempertahankan hasil perkebunan yang diklaim oleh perkebunan akan dipanen. "Pada tahun 2002 lalu, kami telah membayar tegakan atas ganti rugi tanaman kepada kuasa hukum perkebunan. Dengan besaran Rp 211 juta dihitung dari prosesntase 30 persen dari luas lahan 250 hektar. Jadi, kami berhak atas hasil tanamanan ini," terang Samsianto.

Sementara itu, saat warga bertahan di jalan, tiga kepala desa (Kades), bersama perwakilan warga dan pihak Polres Kediri menggelar diskusi. Musyawarah yang berjalan alot, dan menjemukan itu tetap tidak membuahkan hasil. Sampai akhirnya, warga dijanjikan untuk menunggu keterangan langsung dari Kapolres Kediri AKBP Benyamin MM.

Pinta Samsianto, sebagai wakil dari masyarakat di tiga desa itu agar warga tetap menikmati hasil dari tamanan yang telah dipetik dan menjadi sumber mata pencaharian mereka sejak tahun 2001 silam. Warga menganggap lahan yang telah dimenangkan oleh PT. Sumbersari Petung berdasar hasil keputusan MA tahun 2007 lalu itu, akan menjadi hak mereka. Tentunya, dengan proses Peninjauan Kembali (PK) yang saat ini tengah diurus oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pusat. (nngHaz)

0 Komentar:

Poskan Komentar

Bila Anda suka dengan entry blog ini, sudilah menuliskan komentar di sini.
Terimakasih.