> Dirawat Dekat Kamar Mayat, Ortu Pasien 'Mencak-mencak' | Prigibeach Trenggalek

Dirawat Dekat Kamar Mayat, Ortu Pasien 'Mencak-mencak'



  1. Lima pasien suspect flu babi dirawat di RSUD Pelem
  2. Moi orang tua pasien mengeluhkan

Reporter : Nanang Masyhari

Trenggalek, Memo

Makmur (34), orang tua Sahrul (12), salah satu pasien suspect flu babi dari lima pasien yang diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pelem, Pare mencak-mencak. Wanita asal Banten itu mengeluhkan pelayanan rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut, dan kesal karena anaknya dirawat dekat dengan kamar jenazah. "Selama semalaman tidak disentuh perawat sama sekali, baru tadi padi diberi infus. Lihat saja, kamarnya kotor, dan dekat dengan kamar mayat. Bahkan, anak saya terus menangis karena nyamuknya banyak. Ini pelayanan seperti apa, kami sangat kecewa," ujar Moi, sapaan akrab Makmur, Kamis (30/7/2009) siang.

Tidak hanya itu saja, imbuh Moi, ketika datang di RSUD Pelem bersama keempat pasien dari santri Ponpes Tebu Ireng, Jombang, sempat tertahan diluar selama kurang lebih satu jam. "Baru setelah kami menelfun pengurus pondok, pasien dibawa ke UGD," keluh Makmur, yang juga seorang perawat itu.

Menanggapi keluhan keluarga salah satu pasien suspect virus H1N1 yang dirawat dikamar isolasi ruang Flamboyan itu, Humas RSUD Pelem Abdul Roziq meminta maaf. "Pertama kami minta maaf. Tapi yang pasti, sudah memberikan pelayanan terbaik. Ya, karena disini rumah sakit daerah, dan umurnya juga sudah lama, kondisinya sedemikian rupa," terang Abdul Roziq.

Abdul Roziq menambahkan, pihak rumah sakit akan memberikan layanan terbaiknya. "Empat dokter spesialis dan satu perawat terlatih akan bekerja maksimal," tandas Abdul Roziq.

Sementara itu, Kasi Rekam Medik RS HVA Tulungrejo, Pare Heru Susanto mengatakan, dua pasien susfect flu babi di RS HVA Tulungrejo, Pare pada Kamis (30/7/2009) sekitar pukul 01.00 WIB, dirujuk ke RS Saiful Anwar Malang. (nng/Haz)

0 Komentar:

Poskan Komentar

Bila Anda suka dengan entry blog ini, sudilah menuliskan komentar di sini.
Terimakasih.