> SMAN 1 TRENGGALEK JUARA II KIR SE-JATIM | Prigibeach Trenggalek

SMAN 1 TRENGGALEK JUARA II KIR SE-JATIM

Bety Kartikasari, Wendha Agus, dan Arini Nur Hidayati (Hamzah)


Trenggalek, Memo

Bety Kartikasari, Wendha Agus, dan Arini Nur Hidayati, siswa Jurusan IPA SMAN 1 Trenggalek berhasil mengharumkan nama daerah ini dalam Lomba Karya Ilmiah Remaja Tingkat SMA se-Jawa Timur. Kreasi ketiga siswa ini terbilang istimewa dan kental dengan ciri khas daerah, yakni Kripik Kulit Singkong. Seperti diketahui, Trenggalek sangat potensial dengan singkong dan sudah dikenal oleh manca negara dengan tepung Cassava sebagai pengganti terigu. Betty, Wendha dan Nur Hidayati sangat tertarik untuk memanfaatkan limbah ketela pohon yang berupa kulit bagian dalamnya, yang selama ini dianggap sampah oleh masyarakat.

Hasil penerilitian ketiga siswa yang menyukai pelajaran kimia ini, membuktikan bahwa kulit dalam dari singkong (manihot utilissima) memang mengandung zat beracun HCN (Hitrogen Sianida atau asam sianida) yang pahit rasanya. Akan tetapi zat ini bisa dinetralisir dan dihilangkan dengan cara merendam dan merebusnya hingga matang. Setelah direbus dipotong-potong sesuai dengan selera, baru kemudian dibumbui dan digoreng untuk disajikan sebagai camilan berupa kripik kulit singkong yang gurih.

Lomba Karya Ilmiah Remaja setiap tahun diselenggarakan oleh Depdiknas dengan seleksi bertahap di tingkat Kabupaten, Propinsi dan Nasional. Karya yang meraih Juara Pertama dan Kedua tingkat Propinsi berhak diikutkan pada Tingkat Nasional. Trenggalek selama ini selalu aktif mengikuti dan seringkali meraih kejuaraan di propinsi, bahkan pernah pula hingga tingkat Nasional. Menurut Abu Mansur, Kepala Dinas Pendidikan Trenggalek, keberhasilan siswa SMAN 1 Trenggalek meraih Juara II Lomba KIR se-Jatim Tahun ini akan memotivasi sekolah lain untuk lebih jeli dan kreatif lagi agar bisa bersaing dengan mereka. ”Persaingan yang sehat dan dinamis antar sekolah akan berkembang. Kami menyarankan, agar para pembimbing mengarahkan siswa-siswinya untuk menggali potensi daerah dan mengangkat kreasi yang berciri khas”, demikian Abu Mansur.(Haz)

0 Komentar:

Poskan Komentar

Bila Anda suka dengan entry blog ini, sudilah menuliskan komentar di sini.
Terimakasih.