> Kaukus Daerah Tertinggal Terbentuk | Prigibeach Trenggalek

Kaukus Daerah Tertinggal Terbentuk


Jakarta, PrigiBeach.com

Sejumlah anggota DPD dan DPR dari daerah tertinggal mendeklarasikan terbentuknya Kaukus Parlemen Untuk Daerah Tertinggal yang akan berfungsi mendorong terencana dan terfokusnya pembangunan yang dilaksanakan di daerah tersebut. Kalangan anggota DPD yang hadir dalam acara deklarasi itu di ruang wartawan DPR Jakarta, Kamis (8/10) itu diantaranya Farouk Muhammad (NTB), Jacob jack Ospura (Maluku), Abraham Liyanto (NTT), Mervin Sadipun Komber (Papua). Sementara untuk anggota DPR yang hadir diantaranya Saleh Husein (Fraksi Hanura/NTT).

Menurut Farouk, kehadirannya di parlemen membawa amanat masyarakat setempat yang mengharapkan adanya perubahan nasib dan kesejahteraan. “Kondisi riil masyarakat setempat, seperti di NTB, NTT, Papua atau Maluku, hingga saat ini masih terkategori termiskin di negara ini. Di lain pihak, sumber daya alam dari daerah-daerah ini telah banyak dikuras,” katanya.

Jadi, ia menambahkan, pasti ada yang salah dalam pengelolaan negara ini dan kaukus yang digagas pembentukkannya saat ini akan berupaya memecahkan persoalan itu sekaligus mendorong perubahan yang lebih baik lagi. Dikemukakannya pula bahwa kaukus akan menjadi mitra kerja pemerintah dalam membangun daerah-daerah tertinggal dengan pola pembangunan yang lebih terintegrasi dan fokus pada kebutuhan masing-masing daerah tersebut. “Kita harus ikut dalam proses pembangunan didaerah tertinggal itu, muali dari proses perencanaan hingga evaluasinya,” ujar Farouk.

Senada dengan Farouk, Jacob Jack Ospura mengatakan bahwa pola pembangunan di daerah-daerah tertinggal yang dilakukan pemerintah sejak dulu hingga saat ini ternyata masih belum berubah, yakni selalu dengan pendekatan “top-down”. Karenanya, ia menambahkan, program-program pembangunan wilayah yang dilakukan seperti di daerah terisolasi di Maluku atau Papua masih belum menyentuh rakyat disana. “Pembangunan kedepan tidak boleh lagi untuk semua, tetapi harus oleh semua. Artinya rakyat setempat harus dilibatkan dalam proses pembangunan itu,” ujarnya.(ant)

0 Komentar:

Poskan Komentar

Bila Anda suka dengan entry blog ini, sudilah menuliskan komentar di sini.
Terimakasih.