> Tidak Kuat Menderita Diabetes, Seorang Janda Tewas Bakar Diri | Prigibeach Trenggalek

Tidak Kuat Menderita Diabetes, Seorang Janda Tewas Bakar Diri


Nasib (pakai kaos menghadap kamera) saat dikonfirmasi.


Jasad korban saat di visum di RSUD Sudomo. (Dok. PrigiBeach.com).

Tidak Kuat Menanggung Diabetes, Janda Tewas Bakar Diri

Trenggalek, PrigiBeach.com

Rabu, 21/10, sekitar pukul 10.30 WIB, warga sekitar Hotel Widowati geger. Seorang janda nama Yamini, alias Calik, 75, warga jalan Sukarno-Hatta No. 4, persisnya di samping Hotel Widowati, Trenggalek, telah membakar dirinya sendiri hingga tewas.
Diduga aksi nekad ini dipicu karena yang bersangkutan sudah tidak kuat lagi menahan sakit diabetes yang telah dideritanya dalam kurun waktu selama 40 tahun.

Nasib, 42, anak semata wayang korban, mengaku rasa sakit yang diderita ibunya sudah lama dikeluhkan. Bahkan sebelum mengalami peristiwa tragis ini, Nasib disuruh ibunya untuk membangun makam ayahnya yang terletak di TPU Bagong. Kelurahan Surodakan, Trenggalek. Acara haul satu tahun kematian ayahnya diselenggarakan satu minggu sebelum sang ibu Yamini tewas secara mengenaskan itu.

Nasib juga mengatakan awalnya korban pukul 09.00 Wib disuapi istrinya, tiba-tiba ada suara mengeluh keras seperti orang yang sedang kesakitan. Ketika di cari arah suaranya, ternyata ibunya sendiri yang sudah didapati dalam kondisi tubuhnya terbakar. Nasib langsung bergegas mengambil air dari kamar mandi dan mengguyurnya sambil berteriak
minta tolong kepada warga sekitar. Tapi nasi sudah jadi bubur, sewaktu perjalanan ke RSUD dr. Sudomo nyawa korban tidak bisa tertolong lagi.

Kapolres Trenggalek, AKBP Drs. Desmawan Putra, SH.MH.,melalui KBO Iptu M. Khoiril, SH.MH, mengatakan bahwa hasil pemeriksaan sementara serta hasil olah TKP menunjukkan korban tewas murni karena membakar dirinya sendiri. Tidak ditemukan tanda-tanda adanya unsur tindak kekerasan atau kesengajaan yang menjurus tindak pidana, dari orang lain.

Hal itu dibenarkan juga oleh Harsono, tenaga medis RSUD Dr. Sudomo Trenggalek yang melakukan visum atas jasad korban."Korban mengalami luka bakar serius, lebih dari 70% tubuhnya melepuh. Saluran pernafasan tersumbat karena ada gangguan pada pembuluh jantung sebagai akibat tindakannya yang telah membakar diri", ujarnya kepada PrigiBeach.com.(pbc)

0 Komentar:

Poskan Komentar

Bila Anda suka dengan entry blog ini, sudilah menuliskan komentar di sini.
Terimakasih.