> Trade Expo Indonesia 2009 BNP2TKI Targetkan Ribuan Peluang Kerja | Prigibeach Trenggalek

Trade Expo Indonesia 2009 BNP2TKI Targetkan Ribuan Peluang Kerja


Menurut rencana, TEI 2009 akan dibuka langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan dihadiri oleh para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Dua, termasuk Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat. Menurut Endang, sebelumnya pada tahun 2008, BNP2TKI berhasil mendapatkan permintaan TKI untuk 1.042 orang dari 13 negara (Bulgaria, Italia, Bahama, Amerika Serikat, Mozambik, Polandia, Sudan, Libya, Uni Emirat Arab, Aljazair, Jepang, Yunani dan Lebanon dengan perkiraan remitansi sebesar USD 18.804.000 (asumsi kontrak 1 tahun). (foto: arsip Trade Expo Indonesia ke-23, 21-25/10/2008)

Jakarta, BNP2TKI (26/10) Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) menargetkan ribuan penempatan TKI Formal pada Trade Expo Indonesia (TEI) yang akan berlangsung mulai tanggal 28 Oktober - 1 November 2009 di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kemayoran, Jakarta. Ribuan TKI Formal yang ditawarkan ini berasal dari sektor kesehatan, hospitality, konstruksi dan perminyakan.

Menurut rencana, TEI 2009 akan dibuka langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan dihadiri oleh para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Dua, termasuk Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat.

“BNP2TKI menargetkan bisa menjaring 2.100 penempatan Tenaga Kerja Indonesia melalui TEI 2009 ini,” harap Direktur Promosi BNP2TKI, DR. Endang Sulistyaningsih, di Jakarta, Senin (26/10).

Menurut Endang, sebelumnya pada tahun 2008, BNP2TKI berhasil mendapatkan permintaan TKI untuk 1.042 orang dari 13 negara (Bulgaria, Italia, Bahama, Amerika Serikat, Mozambik, Polandia, Sudan, Libya, Uni Emirat Arab, Aljazair, Jepang, Yunani dan Lebanon dengan perkiraan remitansi sebesar USD 18.804.000 (asumsi kontrak 1 tahun).

“Jadi pada TEI 2009, jumlah yang ditargetkan 2 (dua) kali atau 2.100 orang penempatan ,” harap Endang seraya mengatakan Stand BNP2TKI pada TEI 2009 akan berada di Hall A, PRJ Jakarta.

Agar target itu tercapai, kata Endang, BNP2TKI menyebarkan potensi dan brand image Tenaga Kerja Indonesia ke manca negara kepada potensi buyers Internasional baik melalui media (website BNP2TKI) maupun melalui email ke seluruh mitra BNP2TKI di pelbagai negara. Selain itu, targetnya juga mampu melakukan jejaring kerja dengan berbagai buyers sector jasa tenaga kerja Internasional maupun stake holder asing lainnya.

Endang optimis, target itu akan tercapai. Selain promosi yang sudah dilakukan, juga dalam setiap road show BNP2TKI, ke Afrika Utara, Timur Tengah, Australia, Mediterania dan Itali, serta negara-negara lain, promosi tentang Tenaga Kerja Indonesia yang berkulitas selalu dilakukan.

Endang mengakui, Trade Expo Indonesia (TEI) merupakan salah satu ajang pameran tahunan berskala Internasional yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) dengan mengundang calon buyers mancanegara, tidak saja di sector barang namun juga untuk sector jasa ketenagakerjaan. Sejak tahun 2007, BNP2TKI telah menggunakan event ini sebagai ajang untuk mempromosikan Tenaga Kerja Indonesia.

Endang mengungkapkan, pada tahun 2008, BNP2TKI menempati Stand Unggulan dengan mendapat dukungan dari Bank-Bank Pendukung TKI, Bursa Kerja Luar Negeri, Sekolah/ Profesi, Pusat/ Balai Pelatihan dan Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS).

Dia mengharapkan, pada Trade Expo Indonesia 2009, BNP2TKI dapat melakukan promosi TKI dengan kemasan lebih baik, dan mampu menarik minat pengusaha International untuk menggunakan Tenaga Kerja Indonesia.

Karena itu, lanjut Endang, BNP2TKI akan memamerkan setidaknya empat jenis sektor dengan berbagai jenis okupasi yaitu dari sector kesehatan (seperti TK Perawat dan care giver/care taker), sektor hospitality (land/sea/air-based seperti spa therapist, bartender, chef, sea/air crew), sector konstruksi (seperti insinyur dan pekerja bangunan) dan sector pertambangan/perminyakan (seperti welder, oil driller officers).

BNP2TKI selain melakukan pameran dalam bentuk display dan penyebaran printing material, serta atraksi tenaga kerja dari empat sektor, juga mengadakan Business Meeting antara calon pengguna TKI, termasuk memfasilitasi pertemuan serupa yang dilakukan dengan PPTKIS, International Trade Promotion Center (ITPC) dan para Atase Perdagangan dari berbagai negara di Perwakilan RI.

“Termasuk fasilitas penyusunan draft kesepakatan yang dihasilkan melalui Business Meeting yang dilakukan PPTKIS,” papar Endang. (zul)

0 Komentar:

Poskan Komentar

Bila Anda suka dengan entry blog ini, sudilah menuliskan komentar di sini.
Terimakasih.