> Wanita Stress Nekad Nyemplung Sumur | Prigibeach Trenggalek

Wanita Stress Nekad Nyemplung Sumur


Trenggalek PrigiBeach.com

Sial bagi Erna Puji Astuti (39) anak perempuan Sari Supipah(70) warga RT 02 RW 01 Desa Karangan Kecamatan Karangan Trenggalek ini, pasalnya aksi nekadnya untuk menghabisi nyawanya sendiri alias bunuh diri keburu ketahuan tetangganya. Perempuan yang belum pernah menikah ini nekat bunuh diri dengan masuk sumur miliknya.

Rabu (7/10) sekitar pukul 17.30 Wib, wanita yang dikenal lingkungannya mengalami gangguan kejiwaan atau stress ini tiba-tiba diketahui sudah masuk di dalam lubang sumur rumahnya. Awal mula yang mengetahui adalah Sugito (50) dan Waluyo (42) yang masih tetangga Erna. Menurut sumber Memo di TKP ketika itu muncul suara seperti orang yang sedang “ciblon” (belajar berenang–red) , juga secara bersamaan ada suara seperti orang kesakitan. Dua orang tetangga tersebut langsung mencari sumber suara. Kaget ketika suara itu arahnya justru dari lubang sumur milik Sari Supipah (70) yang tidak lain adalah ibu korban. Begitu melihat ke dalam sumur, Erna sudah mengambang di atas air dalam sumur. Akhirnya keduanya langsung berteriak minta tolong kepada warga yang lain. Gemparlah seluruh desa kala itu, ada yang membantu menaikkan dengan tampar, adapula yang mencarikan tangga bambu untuk mengevakuasi korban. Ketika Erna sudah bisa ditolong dari sumur, langsung dirujuk ke Puskesmas Karangan. Heran tidak ada luka yang serius pada diri korban, namun direkomendasi oleh pihak Puskesmas Erna harus menjalani rawat jalan.

Dijelaskan AKP Yasir Kapolsek Karangan kepada Memo Erna ini sudah lama mengalami gangguan jiwa, makanya sampai umur yang sudah tergolong “kasep”, wanita malang ini belum pernah menikah. Saudaranya menurut keterangan Polisi banyak pergi ke Pulau Kalimantan untuk mencari nafkah, malahan juga jarang sekali pulang ke Jawa hanya untuk menengok saja. “Kasihan, Mas, mereka keluarga tidak mampu “ ucap Yasir.

Kapolres Trenggalek AKBP Drs. Desmawan Putra SH,Mhum melalui Kabag Bina Mitra Kompol Jumadi membenarkan adanya peristiwa tersebut . “Karena ini murni atas inisiataif korban dan si korban ini mengalami gangguan jiwa atau stress maka kami juga menunggu hasil peyidikan dari Polsek setempat “ kata Jumadi.(pbc).

0 Komentar:

Poskan Komentar

Bila Anda suka dengan entry blog ini, sudilah menuliskan komentar di sini.
Terimakasih.