> Presiden SBY Prihatin dengan Tewasnya Munti TKI | Prigibeach Trenggalek

Presiden SBY Prihatin dengan Tewasnya Munti TKI

Jakarta, BNP2TKI (28/10) Kasus meninggalnya Munti Hani, TKI asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, akibat disiksa majikannya, mendapatkan perhatian dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Melalui Juru Bicaranya Dino Patti Djalal, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan keprihatinanya atas kejadian tersebut.

"Kita sangat prihatin dengan kejadian itu," kata Dino kepada wartawan di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (28/10). Apapun latar belakangnya, Presiden berharap yang penting keadilan harus ditegakkan.

Dino menegaskan kasus penyiksaan yang berujung meninggalnya Munti pada Senin (26/10) itu adalah tindakan kriminal. Meski ditengarai status Munti saat ini sudah termasuk kategori TKI illegal namun penyiksaan terhadap dirinya adalah masalah kriminal.

Pemerintah Indonesia, jelas Dino, mengharapkan pemerintah malaysia mengambil tindakan terhadap pelaku yang mengakibatkan tewasnya Munti untuk dibawa ke pengadilan. "Agar dapat diadili sesegera mungkin sesuai dengan hukum yang berlaku di Malaysia," kata Dino.

Dino Patti Djalal juga mengungkapkan, dalam waktu dekat ini presiden juga akan melakukan kunjungan ke Malaysia. Dalam pertemuan tersebut, permasalahan TKI akan menjadi salah satu topic yang kemungkinan akan dibahas antara kedua pemerintah.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Munti ditemukan dalam kondisi mengenaskan oleh kepolisian Malaysia di kamar mandi rumah majikannya. Ia ditemukan saat Polisi Malaysia melakukan penyerbuan ke sebuah rumah di kawasan Taman Sentosa, Klang Selangor, Selasa (20/10) sore dan menyelamatkan Munti Hani yang disiksa kedua majikannya.

Ketika diselamatkan, Munti Hani ditemukan dalam keadaan tangan dan kakinya terikat dan tidak sadarkan diri dengan luka-luka parah di bagian badannya. Menurut media massa Malaysia cedera yang dialami Munti Hani sangat parah karena terdapat luka hampir lima sentimeter sehingga terlihat tulang pada kakinya.

Setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit, Munti akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. Penyiksaan atas Munti ini menambah daftar panjang kasus kekerasan terhadap TKI yang dialami sejumlah TKI di Malaysia. (*)


0 Komentar:

Poskan Komentar

Bila Anda suka dengan entry blog ini, sudilah menuliskan komentar di sini.
Terimakasih.