> Purnawirawan TNI Rampas Motor Untuk Penuhi Keinginan Anak | Prigibeach Trenggalek

Purnawirawan TNI Rampas Motor Untuk Penuhi Keinginan Anak


Probolinggo, PrigiBeach.com

Purnawirawan TNI berinisial M (46), Kamis (22/10), sekitar pukul 16.30 (WIB), harus berurusan dengan Polisi, karena ulahnya yang diduga telah melakukan penipuan dan perampasan sebuah sepeda motor.

Polisi menyita BB dari tangan tersangka, berupa 1 unit Yamaha Mio warna merah, nopol N 4690 RO, serta sejumlah atribut militer yang digunakan tersangka saat melancarkan aksi kejahatan.

Penangkapan berawal ketika tersangka kedapatan melakukan tindak penipuan dan perampasan terhadap korban Doni Wahyudi (18), dan Edi Tri Kurniawan (17), keduanya warga JL Sunan Kali Jaga, Kelurahan Jati, Kota Probolinggo.

Kronologis kejahatan yang dilakukan M, sebagaimana disampaikan Doni, bermula dari dihentikannya kedua remaja yang sedang berboncengan itu persis di kawasan Kelurahan Wiroborang, Kota Probolinggo, pada 10 Oktober 2009 lalu. Kepada kedua korban, M. mengaku masih aktif berdinas sebagai TNI dari satuan Kodim 0820 Probolinggo dan selanjutnya meminta mereka agar mengantarkannya ke sebuah pom bensin di kawasan Desa Dringu.

"Waktu itu dia bilang kalau mobilnya sedang mogok karena kehabisan bensin," kata Doni. Selanjutnya, karena Doni, tak mau beboncengan tiga, diapun mengalah turun dari motornya dan meminta Edi, untuk memgantarkan M.

Sesampai di Pom Bensin Dringu, lagi-lagi M. berlagak seperti orang kebingungan. Disitu kemudian M.memaksa meminjam motor dan meminta Edi, menunggu sejenak. Alasannya motor tersebut akan dipakai membeli jirigen tempat bensin yang akan dibelinya.Setelah lama menunggu, ternyata M yang membawa sepeda motor Yamaha Mio pinjaman tersebut tak kunjung kembali, maka Edi menghubungi Doni dan menceritakan masalahnya.

Akhirnya kedua korban sepakat untuk segera melaporkan kasus itu ke polisi. Dari keterangan keduanya polisi pun melakukan penyelidikan. Hasilnya diketahui, pelaku kejahatan adalah M. seorang purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir Sersan Mayor.

Dijumpai di sel Mapolsek Dringu, M. mengaku khilaf. Pria beristri dua ini juga cerita terakhir bertugas di Kodam Udayana Bali, sebelum akhirnya pensiun dini pada tahun 1995. "Saya nekat gara-gara anak saya minta dibelikan motor. Saya khilaf," katanya.

Sementara itu, dari catatan polisi, tersangka diketahui juga pernah berurusan dengan penegak hukum terkait kasus pencurian kendaraan bermotor.(ded)

0 Komentar:

Poskan Komentar

Bila Anda suka dengan entry blog ini, sudilah menuliskan komentar di sini.
Terimakasih.