> Anwar Supriadi Bantah Terima Mobil | Prigibeach Trenggalek

Anwar Supriadi Bantah Terima Mobil



Jakarta, 14/10/2009: Direktur Jenderal Bea Cukai Departemen Keuangan Anwar Supriadi dilaporkan Government Watch (Gowa) ke Komisi Pemberantasan Korupsi terkait dugaan penerimaan gratifikasi dua mobil dari seorang eksportir. Namun, Anwar Supriadi membantah laporan itu.


Repro: Detik.comSekretaris Eksekutif Gowa Andi W Syahputra kepada pers di Gedung KPK, Selasa (13/10) menjelaskan dalam surat pengaduan Gowa ke KPK disebutkan, pada 5 November 2006, Donny Panduwita, yang mengaku orang dekat Dirjen Bea Cukai Anwar Supriadi, meminta kepada Presiden Direktur CV Anugerah Abadi Teddy Mulyadi untuk membayar dua mobil Toyota Land Cruiser yang dipilih oleh Bowo, menantu Anwar, di ruang pamer Terminal Motor Kelapa Gading.


Dengan memberikan (membayar) dua mobil tersebut, jelas Andi, dijanjikan akan diberi kemudahan kepada CV Anugerah Abadi dalam proses impor. Lalu Teddy membayar dua mobil bernomor polisi B 7780 K dan B 181 RR itu. Namun, ternyata CV Anugerah Abadi tetap mengalami hambatan dalam proses impor.


Laporan itu dibantah keras oleh Anwar Supriadi yang memang mengaku punya menantu bernama Bowo. Namun, dia menegaskan sama sekali tidak kenal dengan Teddy dan tidak pernah menerima mobil itu. Bahkan ia tidak pernah melihat mobil itu. Sehingga ia menyebut hal ini sebagai upaya pembunuhan karakter, yang biasa dilakukan menjelang pergantian kabinet. ► ti/tsl

0 Komentar:

Poskan Komentar

Bila Anda suka dengan entry blog ini, sudilah menuliskan komentar di sini.
Terimakasih.